Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

Bupati Barru Andi Ina Tekankan Anti Pungli di Setiap Lini! Dorong Digitalisasi PAD Demi Transparansi Keuangan Daerah

Arya Kusuma • Selasa, 21 Oktober 2025 | 18:30 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari membuka langsung High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sekaligus evaluasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) triwulan III tahun 2025 di lantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, Pj Sekda, para pimpinan OPD pengelola retribusi, camat, kepala desa, hingga direktur RSUD. Fokus rapat kali ini cukup jelas: membahas capaian PAD yang belum tembus target dan mendorong digitalisasi pembayaran daerah.

Kenapa Bupati Tekankan Inovasi Digital untuk PAD Barru?

Dalam arahannya, Bupati Andi Ina menegaskan pentingnya inovasi di tengah pemotongan Dana Transfer Pusat sebesar Rp 133 miliar.
“Kita belum mencapai target pendapatan yang seharusnya. Masih ada 2 bulan kurang lebih, semoga ini bisa dimaksimalkan,” ujarnya lugas.

Ia menekankan, tanpa terobosan digital, daerah akan kesulitan meningkatkan PAD. Karena itu, seluruh OPD pengelola pajak dan retribusi diminta segera mengoptimalkan sistem pembayaran digital seperti QRIS, virtual account, EDC, hingga mobile banking agar masyarakat lebih mudah bertransaksi.

Apa Langkah Konkret Pemerintah Barru Dorong Digitalisasi Pajak?

Sebagai bentuk dukungan penuh, Pemkab Barru bekerja sama dengan Bank Sulselbar (BPD) Barru untuk memastikan sistem pembayaran digital berjalan tanpa biaya tambahan bagi masyarakat.
Mulai tahun depan, seluruh pembayaran pajak dan retribusi—sekecil apapun nominalnya—wajib dilakukan secara digital.

“Ini bagian dari transparansi dan modernisasi pengelolaan keuangan daerah,” tegas Bupati.
Langkah ini juga menjadi upaya menjaga akuntabilitas dan mengurangi risiko kebocoran anggaran yang kerap terjadi pada sistem manual.

Bagaimana Pemkab Barru Menjaga Integritas Aparat di Lapangan?

Dalam momen yang sama, Bupati Andi Ina juga memberikan peringatan tegas terkait larangan pungutan liar (pungli).
“Jangan pernah berani-berani menarik pungutan liar untuk masyarakat kita. Kalau saya dapatkan itu, saya kasih pindah jauh-jauh,” ujarnya tanpa basa-basi.

Ia menyinggung hasil pertemuannya bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menekankan pentingnya integritas dan transparansi.
“Sekarang KPK bisa memantau semua. Tidak ada yang bisa disembunyikan, bahkan kalau pakai nomor luar negeri pun bisa dilacak. Jadi jagalah diri kita masing-masing. Bekerjalah dengan bersih agar bisa pensiun dengan tenang dan bahagia,” pesannya.

Baca Juga: SPPG Batupute Mendorong Ekonomi Lokal Barru! Andi Ina dan Andi Abustan Tegaskan Komitmen Antikorupsi di Program MBG

Apa Peran Camat dan Desa dalam Meningkatkan PAD Barru?

Bupati menyoroti pentingnya kontribusi camat dan kepala desa dalam mempercepat penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Selain itu, ASN juga diimbau segera melakukan balik nama kendaraan bermotor agar pajak kendaraan masuk ke kas daerah Barru.

Pemkab bahkan menyiapkan langkah inventarisasi data kendaraan bermotor dan wajib pajak potensial di tiap wilayah sebagai upaya menutup celah kebocoran pendapatan.
Wabup Abustan menambahkan, rata-rata capaian PBB desa dan kelurahan baru 73,8 persen. Ia pun mengajak seluruh perangkat daerah berinovasi mencari sumber pendapatan baru tanpa membebani masyarakat.

“Bulan depan akan kita evaluasi kembali untuk melihat perkembangan kinerja desa dan OPD,” ujarnya.

Apa Harapan Pemkab Barru di Akhir Tahun?

Menutup rapat, Bupati Andi Ina menyampaikan pesan yang menggugah semangat.
“Apa yang kita lakukan dalam tugas kita ini, insya Allah, adalah untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Barru, yang mana di antara mereka pasti ada keluarga kita,” tutupnya.

Seluruh peserta rapat pun menjawab serempak “Bisa!” saat Bupati menargetkan realisasi PAD mencapai 100% di akhir tahun.
Acara ini diakhiri dengan penyerahan hadiah bagi desa yang berhasil memenuhi target PAD, menandai semangat kolaboratif seluruh pihak dalam mewujudkan Barru yang digital dan transparan.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

 

FAQ

1. Apa itu TP2DD yang dibahas dalam rapat?
TP2DD adalah Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, lembaga koordinatif yang membantu pemerintah daerah mempercepat transformasi transaksi keuangan secara digital.

2. Mengapa digitalisasi penting untuk PAD Barru?
Karena sistem digital mempercepat transaksi, mengurangi kebocoran, dan meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

3. Apakah masyarakat akan dikenakan biaya tambahan dalam sistem pembayaran digital?
Tidak. Bank Sulselbar menjamin tidak ada biaya administrasi tambahan bagi masyarakat dalam setiap transaksi elektronik.

 

DISKLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menganalisa struktur artikel untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari memimpin rapat digitalisasi PAD bersama OPD di MPP Barru — semangat transparansi dan inovasi daerah.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari memimpin rapat digitalisasi PAD bersama OPD di MPP Barru — semangat transparansi dan inovasi daerah.

Editor : Arya Kusuma
#TP2DD Barru #Bupati Barru #digitalisasi daerah #PAD Barru