Balikpapan TV - Hai Cess! Anggapan bahwa batik itu kuno, kaku, atau hanya cocok untuk acara resmi kini sudah usang, Cess! Di era modern ini, batik justru tampil dengan napas baru—lebih muda, lebih segar, dan lebih modis berkat tangan-tangan kreatif pelaku UMKM lokal. Salah satunya datang dari Tangerang Selatan: Datik Daryanti, sosok di balik Datik Batik, yang sukses menyulap batik tradisional menjadi fesyen sehari-hari yang stylish dan berkarakter.
Bagaimana Perjalanan Datik Batik Dimulai?
Awalnya, Datik hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa yang jatuh cinta pada keindahan batik. Dari cinta itulah lahir niat besar untuk melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya bangsa ini. Pada tahun 2012, ia mendirikan Datik Batik, dibina langsung oleh Dinas Koperasi & UKM serta Dinas Perindustrian & Perdagangan Kota Tangerang Selatan.
Perlahan tapi pasti, Datik Batik mulai dikenal masyarakat. Ciri khas desainnya yang elegan namun tetap modern membuat banyak kalangan jatuh hati, mulai dari ibu-ibu, anak muda, hingga pekerja kantoran yang ingin tampil sopan tapi tetap gaya.
Apa yang Membuat Datik Batik Berbeda?
Nama “Datik Batik” sendiri sederhana, namun punya makna dalam. “Datik” diambil dari nama pendirinya, sementara “Batik” mewakili identitas utama karyanya. Keunikan utama brand ini terletak pada motif yang memadukan kearifan lokal dengan sentuhan modern, terinspirasi dari simbol-simbol khas Tangerang Selatan.
“Ciri khas Datik Batik terletak pada motifnya yang mengusung kearifan lokal, dipadukan dengan nuansa modern. Datik banyak terinspirasi dari simbol-simbol khas Tangerang Selatan, mulai dari anggrek vandoglas, kacang, kopi, bambu, hingga rumah blandongan,” ujar Datik.
Tak hanya sekadar busana, setiap lembar batik ciptaannya membawa cerita tentang asal daerah, alam, dan budaya. Dari motif yang sederhana hingga yang rumit, semua dibuat dengan metode hand-printing, cap, maupun tulis.
Baca Juga: BRIncubator Bantu Findmeera Naik Kelas, BRI Dorong UMKM Perempuan Makin Berdaya
Sejauh Mana Datik Batik Telah Melangkah?
Datik Batik bukan sekadar produk lokal, tapi karya yang sudah melangkah ke panggung nasional. Karya-karyanya kerap tampil dalam berbagai ajang fashion show, baik pemerintah maupun swasta. Salah satu momen bersejarah terjadi pada Hari Batik Nasional 2024, saat Datik Batik tampil di Swiss-Belhotel Serpong, di hadapan Ibu Walikota Tangerang Selatan dan jajaran pejabat daerah.
Tak hanya itu, Datik Batik juga dipercaya memproduksi seragam batik untuk acara pemerintahan dan hiburan. Puncak kebanggaannya datang pada tahun 2022, ketika Puteri Indonesia Banten 2022 tampil menawan mengenakan batik rancangan Datik—sebuah pengakuan nyata atas kualitas dan estetika karyanya.
Apa Peran BRIncubator dalam Perkembangan Datik Batik?
Tahun 2025 menjadi titik balik penting. Datik bergabung dengan program BRIncubator di bawah naungan Rumah BUMN BRI Jakarta. Dari sinilah, usahanya mendapat “bahan bakar” baru untuk tumbuh lebih besar.
“Selama ikut pelatihan dua minggu, saya belajar banyak dari mentor-mentor luar biasa. Mulai dari pemasaran, penjualan, sampai cara mengelola keuangan usaha secara efisien,” kata Datik.
Melalui program ini, Datik belajar bahwa bisnis tidak cukup hanya dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran. Harus ada strategi, perencanaan, serta evaluasi mendetail agar usaha terus bertahan dan berkembang.
Bagaimana Dampak Nyata Program BRIncubator Bagi UMKM?
Tak sekadar teori, BRIncubator juga memberikan pendampingan intensif, pelatihan branding, strategi pemasaran, hingga akses pendanaan usaha. Datik mengakui, dukungan finansial ini membuat produksinya meningkat pesat.
“BRI melalui program BRIncubator menghadirkan mentor-mentor berpengalaman sehingga UMKM bisa terus memperbaiki apa yang kurang dan apa yang perlu ditingkatkan. Saya juga diberi kesempatan ikut pameran-pameran bergengsi, jadi produk fesyen batik saya makin dikenal dan menjangkau pasar lebih luas,” ujarnya dengan semangat.
Sementara itu, Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan, “BRIncubator merupakan program pelatihan dan pendampingan bagi UMKM binaan Rumah BUMN yang sudah dikurasi. Tujuannya agar pelaku usaha siap menembus pasar ekspor dengan meningkatkan kapasitas dan daya saing.”
Seberapa Penting Peran BRI dalam Mendorong UMKM Naik Kelas?
Program ini adalah bukti komitmen BRI dalam mendorong UMKM untuk naik kelas dan berdaya saing global. Melalui pendekatan pelatihan yang terarah dan sistematis, serta pendampingan berkelanjutan, BRIncubator membantu UMKM tumbuh secara berkelanjutan.
“Melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses, UMKM didorong untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar,” pungkas Akhmad.
Kini, Datik Batik bukan sekadar brand, tapi representasi dari semangat perempuan Indonesia yang kreatif, berani, dan berdaya.
Kisah Datik membuktikan bahwa melestarikan budaya bisa sejalan dengan inovasi modern. Batik tak lagi hanya simbol tradisi, tapi juga ekspresi gaya hidup kekinian yang bisa menyatu dalam keseharian kita.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"
FAQ:
1. Apa itu program BRIncubator BRI?
BRIncubator adalah program pelatihan, pendampingan, dan pemberdayaan UMKM binaan BRI agar mampu berkembang, digitalisasi, dan siap ekspor.
2. Apa keunikan dari Datik Batik?
Motifnya mengangkat simbol khas Tangerang Selatan dan dipadukan dengan desain modern yang cocok untuk semua kalangan.
3. Bagaimana cara mendukung produk lokal seperti Datik Batik?
Dengan membeli produknya, membagikan kisah inspiratifnya, dan bangga mengenakan batik karya anak bangsa.