Balikpapan TV - Hai Cess! Suasana malam di Jalan Jombang Raya, Pondok Pucung, Pondok Aren, mendadak berubah mencekam. Sekitar pukul 20.30 WIB, ledakan keras mengguncang kawasan tersebut dan menghancurkan gedung empat lantai milik Nucleus Farma, sebuah perusahaan farmasi. Getaran dan suara menggelegar terdengar hingga radius ratusan meter, membuat warga panik dan berhamburan ke luar rumah.
Belum diketahui apa penyebab pasti insiden ini. Namun, sejumlah warga yang berada tak jauh dari lokasi mengaku mendengar suara seperti bom. Ledakan itu memporak-porandakan bangunan utama, merusak gedung sekitar, dan menghancurkan satu unit mobil yang terparkir di dekatnya.
Ledakan Dahsyat di Tengah Malam
Kejadian ini berlangsung saat aktivitas di gedung sudah berhenti. “Tiba-tiba aja, suaranya keras banget, kaya bom,” ujar Sutrisno, warga yang sedang mencuci mobil tak jauh dari lokasi. Ia menuturkan, kepanikan langsung terjadi begitu suara ledakan terdengar. Warga berhamburan mencari arah asal ledakan, sementara debu dan pecahan kaca beterbangan di udara.
Bangunan empat lantai itu kini hanya menyisakan puing-puing. Bagian depan roboh, jendela-jendela hancur, dan kanopi ambruk ke jalan. Bahkan, gudang alat kesehatan di sebelahnya ikut terdampak — bagian depannya hancur, dua mobil di halaman pun rusak. Mobil Brio hitam remuk, sedangkan Range Rover putih tertutup debu tebal.
Tim Gegana Turun Tangan
Sekitar pukul 22.24 WIB, dua mobil taktis hitam milik Tim Gegana Polda Metro Jaya tiba di lokasi. Petugas berpakaian lengkap langsung menyisir reruntuhan untuk memastikan tidak ada bahan peledak tersisa. Polisi juga menutup sebagian akses menuju gedung demi keamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Garis polisi terbentang di dua bangunan terdampak, sementara aparat TNI dan kepolisian berjaga ketat. Warga yang sempat berkerumun diminta menjauh. Hingga pukul 23.11 WIB, proses penyisiran dan penyelidikan masih terus berlangsung. “Kami mensterilkan lokasi agar aman dari kemungkinan puing roboh,” kata AKP Junaedi, Kanitreskrim Polsek Pondok Aren.
Suara dari Warga Sekitar
Banyak warga masih kaget dengan insiden yang jarang terjadi di kawasan itu. “Gedung belakang Assembly, depan rumah almarhum Boy H. Bohari, meledak dari lantai 1 sampai 3, hancur berantakan,” tutur Rohidi, warga sekitar yang juga menyaksikan langsung pascaledakan.
Vino, pekerja di sekitar lokasi, menceritakan momen menegangkan saat atap tempatnya bekerja roboh akibat getaran. “Kami lagi ngobrol bertiga, tiba-tiba ledakan besar, atap jatuh nimpa tempat kami,” ungkapnya. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena gedung dalam kondisi tidak beroperasi saat kejadian.
Polisi Dalami Penyebab Ledakan
Meski belum ada keterangan resmi terkait pemicu ledakan, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa. Dugaan awal masih terbuka — mulai dari kemungkinan kebocoran bahan kimia hingga faktor teknis lainnya. Namun, untuk memastikan hal itu, polisi masih menunggu hasil penyelidikan laboratorium forensik.
AKP Junaedi menegaskan, pihaknya terus mendalami kasus ini. “Kami masih menyelidiki. Belum bisa disimpulkan penyebabnya. Yang jelas, area sudah kami amankan,” ujarnya. Hingga malam larut, petugas masih berjaga di lokasi untuk mencegah warga mendekat, sambil memastikan situasi benar-benar aman.
Peristiwa ini menyisakan trauma bagi warga Pondok Pucung dan menjadi peringatan penting tentang pentingnya keamanan di fasilitas industri, terutama yang berkaitan dengan bahan kimia atau farmasi. Semua berharap, penyebab ledakan segera terungkap agar kejadian serupa tak terulang lagi.
Yuk, bantu sebarkan info ini biar makin banyak yang waspada terhadap potensi bahaya di sekitar tempat kerja atau lingkungan industri.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"