Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek Mimbar Opini

Ngaku Utusan Kejagung! Drama Penyamaran Jaksa Palsu di Kayu Agung, Terbongkar Saat Coba Temui Bupati

Arya Kusuma • Selasa, 7 Oktober 2025 | 09:30 WIB

Petugas Kejari OKI mengamankan pria berinisial BA di rumah makan Kayu Agung, mengenakan seragam jaksa palsu — aksi penyamaran yang berujung penangkapan dramatis.
Petugas Kejari OKI mengamankan pria berinisial BA di rumah makan Kayu Agung, mengenakan seragam jaksa palsu — aksi penyamaran yang berujung penangkapan dramatis.

Balikpapan TV - Hai Cess! Sebuah aksi nekat bikin geger dunia hukum di Sumatera Selatan! Seorang pria berinisial BA, yang ternyata bukan jaksa, nekat menyamar lengkap dengan atribut resmi Kejaksaan dan beraksi di Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Aksi ini berakhir pada Senin, 6 Oktober 2025, sekitar pukul 13.30 WIB, setelah Tim Kejari OKI berhasil mengamankan BA di sebuah rumah makan.

Langkah cepat ini bermula dari laporan mencurigakan sejak pagi hari, ketika BA terlihat mondar-mandir ke berbagai instansi penegak hukum di Sumatera Selatan, bahkan mencoba menghubungi pejabat Pemda OKI dengan mengaku sebagai utusan dari Kejaksaan Agung RI.

Aksi Penyamaran: Dari Seragam Hingga Pangkat Palsu

Pagi itu, sekitar pukul 08.00 WIB, BA datang ke Kejati Sumsel bersama dua rekannya yang berpakaian sipil. Mereka mencari Kasi Dal Ops Bidang Pidsus, tapi setelah tahu pejabat tersebut tak di tempat, BA langsung tancap gas menuju Kejari OKI.
Sekitar pukul 11.30 WIB, pria ini datang berpakaian lengkap ala Jaksa Madya (4A), lengkap dengan pin Jaksa, pin Persaja, dan name tag resmi. Dengan percaya diri, ia meminta bertemu Kajari, Kasi Pidum, dan Kasi Intel Kejari OKI, sambil menyinggung soal perkara Pidsus dan bahkan meminta dihubungkan dengan Bupati OKI.

Penyamaran Gagal Total, PNS Way Kanan Kedapatan Pakai Seragam Jaksa di OKI
Penyamaran Gagal Total, PNS Way Kanan Kedapatan Pakai Seragam Jaksa di OKI

Dalih Tugas dari Kejagung, Tapi Ketahuan Bohong

Gayanya meyakinkan, tapi isi omongannya bikin curiga. Saat bertemu Kasi Intel, BA berdalih tengah menjalankan tugas khusus dari Kejagung RI. Namun, setelah dicek ke berbagai pihak, tidak ada penugasan semacam itu.
Informasi tambahan dari Bagian Protokol Pemda OKI semakin memperkuat dugaan bahwa BA tengah mencoba "masuk" lewat jalur resmi untuk bertemu Bupati OKI. Begitu laporan lengkap masuk ke Kajari OKI, tim intel langsung bergerak cepat mengamankan BA di Rumah Makan Saudagar, Kayu Agung sebelum sempat melancarkan aksi lebih jauh.

Terungkap: PNS Way Kanan Menyamar Jadi Jaksa

Begitu dibawa ke Kejati Sumsel untuk diperiksa, topeng BA langsung terbuka. Ia bukan jaksa sama sekali, melainkan PNS aktif dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Way Kanan dengan pangkat III/D.
Dari hasil penggeledahan, petugas menyita sejumlah barang bukti: 1 handphone, KTP, kartu pegawai, KTA, name tag, dan satu stel baju gamjak Kejaksaan. Saat ini, BA masih menjalani pemeriksaan lanjutan untuk menentukan proses hukum berikutnya.

Kejaksaan Tegas: Tak Ada Ruang Bagi Oknum Peniru

Pihak Kejaksaan menegaskan sikapnya: tidak akan mentolerir siapa pun yang mencoreng nama lembaga penegak hukum. Dalam pernyataannya, pejabat Kejaksaan menekankan,

“Kami tidak akan mentolerir tindakan yang mencoreng integritas lembaga penegak hukum, khususnya Kejaksaan. Kami berkomitmen menjaga keadilan dan kepercayaan masyarakat.”
Kejaksaan juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan aparat hukum dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.

Tindakan cepat tim Kejari OKI jadi bukti nyata bahwa integritas hukum tak boleh main-main. Fenomena seperti ini juga jadi pengingat bahwa kepercayaan publik harus terus dijaga dengan transparansi dan ketegasan.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#PNS Way Kanan #jaksa palsu #Kejaksaan Agung RI #Kejari OKI