Balikpapantv.id - Hai Cess! Kisah malam di Samarinda berikut bukan sekadar dugem berlampu strobo, tapi ini soal 399 pil ekstasi, paket misterius, dan drama keluarga lengkap dengan “mami” yang raib bak ninja!
Paket Pink yang Bikin Curiga
Senin sore, 16 Juni 2025, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim bareng Bea Cukai Samarinda ngerasa “kepo” sama 1 paket nyentrik dari Jakarta.
Begitu dibuka, boom! 100 butir ekstasi merah muda berlabel “TMT” & “JL” mencolok mata. Aroma konspirasi langsung tercium, Cess!
Langkah Cepat Tim Gabungan
Gak pake lama, Tim Pemberantasan BNN Kaltim bareng Tim Penindakan Bea Cukai menelusuri penerima.
Nama ID, kasir di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pelabuhan, muncul di radar. Posisi? Persis di pinggir jalan: spot yang gampang disergap!
Penyerahan Paket Live di Lokasi
Pukul 16.40 WITA, kurir ekspedisi menyerahkan paket ke ID. Tim pun “diobok-obok” tempat itu tanpa basa-basi, ikut ironi lampu disko yang masih berkedip. ID tak sendiri, sang suami, IZ, ikut-ikutan juga, Cess!
Plot Twist di Parkiran THM
Sekitar 17.20 WITA, IZ diringkus di parkiran THM. Pasangan ini lantas digiring ke rumah kontrakan di Gang Bhakti, Jalan Pangeran Hidayatullah, masih di Kelurahan Pelabuhan. Di sinilah babak baru terbuka.
Gudang Mini di Rumah Kontrakan
Hasil penggeledahan bikin melongo: ekstasi merek TMT, Shell, MAYBACH, LV, Hello Kitty, MASERATI, hingga Tesla berhamburan. Total? 399 butir!
Tak ketinggalan 9 butir tambahan yang masih terselip rapi di laci kasir THM, Cess!
Pengungkapan Masih Berkembang
“Ya benar ada pengungkapan itu. Tapi sampai sekarang masih dilakukan pengembangan,” tegas salah satu pejabat BNN (16/6). Artinya, garis finis masih jauh, Cess!
Bisnis Haram Berkali-kali
Kepala Seksi Pemberantasan BNN Kaltim, AKP Dwi Bowo Leksono, menegaskan, “Katanya sudah sering pengiriman, sepertinya sekitar lebih enam kali pengiriman,” (25/6). Praktis, paket pink hanyalah pucuk es di gunung bernama jaringan gelap.
“Mami” MA Masuk DPO
ID dan IZ ternyata dikendalikan MA, eks karyawan THM yang kini berperan sebagai “mami”.
BNN langsung lempar nama MA ke Ditrektorat Interdiksi Deputi Pemberantasan BNN RI dan menempatkannya di Daftar Pencarian Orang (DPO). Misi pencarian resmi dimulai!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, ‘Bukan Sekedar Berita Biasa!’