BalikpapanTv.id - Hai Cess! Ada kabar duka dari Samrinda yang bikin kita semua ikut merasakan kesedihan.
Hujan Deras Bawa Duka
Hujan deras yang mengguyur Samarinda beberapa waktu lalu ternyata membawa petaka. Seorang bocah perempuan berusia 3 tahun, Nur Afifah, harus kehilangan nyawanya setelah terseret arus banjir sungai di dekat rumahnya di kawasan Jalan Batu Cermin, RT 4, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara. Kejadian ini bikin kita semua ikut prihatin, ya.
Detik-detik Kejadian yang Pilu
Menurut cerita keluarga, Afifah awalnya lagi asyik bermain di sekitar rumah. Saat hujan deras, tiba-tiba aja dia terbawa arus sungai yang meluap. Afifah diperkirakan tenggelam sekitar pukul 16.40 Wita Neneknya Afifah, Emang (63) yang berusaha menyelamatkan bahkan sempat melompat kesungai, sayangnya nggak sempat menolong cucunya.
"Dia pasti kedinginan. Karena dia belum sempat pakai baju," ucap sang nenek sambil terus menangis. Kata-kata itu bikin hati siapa aja yang denger pasti ikut nyesek.
Baca Juga: Sekolah Banjir Lumpur Lagi! Siswa SD 019 Samarinda Pulang Lebih Awal, Kenapa Sih?
Pencarian yang Melelahkan
Mendengar kabar ini, tim SAR langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Bersama warga sekitar, mereka berusaha mencari Afifah. Setelah beberapa jam pencarian, akhirnya jasad Afifah ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
Belajar dari Kejadian Ini
Kejadian ini jadi pengingat buat kita semua, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir harus selalu waspada dan hati-hati, terutama kalau lagi musim hujan. Jangan biarkan anak-anak bermain di dekat sungai atau tempat-tempat yang berpotensi bahaya.
Yuk, kita sama-sama doakan Afifah agar diterima di sisi-Nya. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk melewati cobaan ini.