Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Tragedi Apartemen Parahyangan: Kisah Rahul Pinem dan Loncatan yang Mengguncang Negeri

Arya Kusuma • Selasa, 4 Juni 2024 | 05:30 WIB
Saat Rahul Pinem Atlet MMA akan melakikan terjun bebas
Saat Rahul Pinem Atlet MMA akan melakikan terjun bebas

BalikpapanTv.id - Pada hari Sabtu, 1 Juni, sebuah tragedi mengguncang kota Bandung. Seorang pemuda bernama Rahul Pinem tewas setelah melompat dari gedung Apartemen Parahyangan Residence yang berlokasi di Jalan Ciumbuleuit.

Peristiwa ini terekam dalam video dan menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, Rahul terlihat melompat dari ketinggian sekitar 50 meter.

Menurut laporan dari Polsek Cidadap, penyebab kematian Rahul diduga karena depresi. Namun, apa yang sebenarnya terjadi masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

“Ada masalah dengan pacarnya yang belum selesai,” kata Kepala Seksi Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung, John Erwin, kepada media. “Dari pihak pelatih MMA melakukan mediasi terhadap korban dan menelepon teman wanita korban tetapi tidak ada hasil.”

Sebelum melompat, warga dan petugas pemadam kebakaran berupaya menolong Rahul. Namun, upaya mereka tidak berhasil.

Seorang warga bernama Rita sempat mencoba membujuk Rahul untuk turun. Namun, Rahul menolak.

Rahul bahkan memberikan handphone-nya kepada Rita untuk menghubungi pacarnya. Dia berjanji akan turun jika bisa bertemu dengan pacarnya.

Pertarung MMA Mengakhiri Hidupnya Terjun dari sebuah Bangunan Bertingkat di Bandung
Pertarung MMA Mengakhiri Hidupnya Terjun dari sebuah Bangunan Bertingkat di Bandung

Sayangnya, upaya untuk menghubungi pacar Rahul tidak berhasil. Nomor teleponnya tidak aktif.

Petugas juga mencoba melakukan mediasi dengan Rahul. “Petugas mencoba melakukan mediasi dengan korban,” kata John Erwin.

Sebelum melompat, Rahul sudah mengalami pendarahan yang cukup banyak. “Korban sudah mengalami pendarahan yang cukup banyak dan susah dimediasi,” kata John.

Akhirnya, Rahul melompat dari ketinggian kurang lebih 50 meter. Dia terjatuh ke halaman lapangan basket apartemen.

Pada saat itu, tim penyelamatan dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama bertugas melakukan mediasi di Lantai GF dan tim kedua ditugaskan di lantai bawah.

Mereka sempat mencoba memasang kasur untuk mengantisipasi jatuhnya Rahul. Namun, upaya mereka tidak berhasil.

Tragedi ini meninggalkan banyak pertanyaan. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang mendorong Rahul untuk melompat?

Kasus ini masih dalam penyelidikan. Semoga keluarga dan teman-teman Rahul mendapatkan kekuatan dalam menghadapi masa yang sulit ini.

Editor : Arya Kusuma
#Apartemen Parahyangan #terjun bebas #Rahul Pinem #bandung