BalikpapanTv.id - Bayangkan sudah jauh-jauh terbang ke Tanah Suci, eh malah ketahuan pakai atribut haji palsu. Apes banget, kan? Nah, itulah yang dialami 37 warga negara Indonesia (WNI) asal Makassar.
Mereka ditangkap polisi Arab Saudi di Madinah karena kedapatan memakai gelang haji, kartu identitas, bahkan visa haji palsu. Duh, kok bisa ya?
Baca Juga: Godaan Sabu Bikin Gelap Mata, Dua Sekawan di Bontang Terciduk Polisi
Awal Mula Kejadian:
Ceritanya, rombongan ini berangkat dari Indonesia ke Doha, lalu lanjut ke Riyadh. Sampai di Madinah, mereka naik bus menuju tempat yang mereka kira adalah Tanah Suci.
Tapi apesnya, di tengah jalan, bus mereka dihentikan polisi. Setelah diperiksa, ketahuan deh kalau atribut haji yang mereka pakai itu palsu semua.
Otak di Balik Aksi Nekat:
Ternyata, di balik aksi nekat ini ada dua orang koordinator yang jadi dalangnya. Seorang berinisial SJ, yang punya visa multiple berlaku setahun, dan satu lagi berinisial TL yang masih buron. Keduanya diduga kuat sebagai otak di balik pemalsuan atribut haji ini.
Baca Juga: Makan Bergizi Gratis: Transformasi Program Prabowo Subianto
Tanggapan Konjen RI Jeddah:
Konjen RI Jeddah, Yusron B. Ambarie, mengaku prihatin dengan kejadian ini. Beliau juga menegaskan bahwa pemalsuan dokumen adalah tindakan ilegal yang bisa berakibat fatal.
"Kami mengimbau seluruh WNI untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran haji yang tidak resmi," ujar Yusron.
Baca Juga: Gorengan Bercampur Narkoba : Polisi Gerebek Pembuataan Gorengan Campur Narkoba! Benarkah?
Hikmah dari Kejadian Ini:
Kejadian ini tentu jadi pelajaran berharga bagi kita semua. Bahwa menunaikan ibadah haji itu harus sesuai prosedur yang benar.
Jangan sampai niat baik malah berujung petaka karena tergiur jalan pintas yang ilegal.
Editor : Arya Kusuma