Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Gebyar Literasi 2025 Jadi Wujud Nyata Kaltim Membangun Generasi Emas

AdminBTV • Selasa, 28 Oktober 2025 | 14:33 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV – Hai Cess! Kaltim kembali bikin gebrakan keren lewat Gebyar Anugerah Literasi 2025. Acara yang digelar di Gedung Olah Bebaya, Samarinda, ini bukan sekadar seremoni, tapi jadi bukti nyata kalau budaya literasi masih hidup dan tumbuh di Bumi Etam.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dengan semangat menyampaikan pesan yang kuat.
“Penganugerahan literasi bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan gerakan nyata dalam mencetak generasi emas yang cerdas, kreatif, dan berkarakter,” katanya.

Kalimat sederhana tapi dalam. Dari situ, kita bisa merasakan bahwa literasi di Kaltim bukan hanya soal buku atau membaca, tapi tentang membangun karakter dan cara berpikir yang lebih baik sejak dini.

Kenapa Gebyar Literasi 2025 Jadi Penting?

Karena acara ini bukan cuma tentang siapa yang menang lomba, tapi tentang bagaimana semangat membaca dan menulis bisa tumbuh di semua kalangan.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Anita Natalia Krisnawati, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah ikut ambil bagian.

Melalui penganugerahan ini, kami ingin menularkan semangat literasi ke seluruh pelosok Kalimantan Timur,” ucapnya 

Dari ucapannya terasa, bahwa literasi di Kaltim bukan cuma tanggung jawab sekolah, tapi juga keluarga dan masyarakat. Semua punya peran untuk menumbuhkan kebiasaan baik: membaca, menulis, dan berpikir kritis.

Baca Juga: Gerakan Pilah Sampah! Langkah Kecil Sekolah Rakyat Samarinda Menuju Sekolah Hijau

Apa Saja yang Menarik di Gebyar Literasi 2025?

Sejak Maret 2025, sudah banyak kegiatan digelar. Ada lomba perpustakaan sekolah, lomba resensi buku, lomba mewarnai, sampai lomba baca puisi untuk mahasiswa dan ASN. Semuanya dibuat untuk mendorong kreativitas dan menumbuhkan minat baca.

Ajang ini juga diramaikan dengan Talkshow Literasi bareng Bank Indonesia dan Musisi Literasi Indonesia, Ferry Curtis. Mereka bahas tentang pentingnya literasi ekonomi dan kreativitas di era digital sekarang. Suasananya santai tapi penuh makna—kayak ngobrol ringan tapi isinya daging semua.

Siapa Saja yang Berhasil Raih Penghargaan?

Beberapa nama muncul sebagai pemenang dan inspirasi.
Untuk kategori perpustakaan tingkat SMA/SMK/MA, MAN Insan Cendikia Paser keluar sebagai juara 1.
Kategori perpustakaan tingkat desa/kelurahan diraih oleh Perpustakaan Sumber Ilmu, Desa Binuang PPU.
Sementara juara 1 lomba baca puisi tingkat mahasiswa dan ASN dimenangkan oleh Awang Khalik dari Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur.

Setiap nama punya cerita perjuangan di baliknya. Dari ruang baca kecil di desa sampai kegiatan kampus, semua punya tujuan yang sama: menjaga semangat literasi tetap menyala.

Kenapa Literasi Jadi Kunci Masa Depan Kaltim?

Karena dari literasi lah lahir kemampuan berpikir, berinovasi, dan berempati. Seperti kata Anita, literasi bukan cuma tentang membaca dan menulis, tapi juga tentang bagaimana kita memahami dan merespon dunia di sekitar kita.

DPK Kaltim juga memperkuat langkah ini dengan menandatangani MoU bersama Bank Indonesia Kantor Wilayah Kalimantan Timur. Tujuannya sederhana: biar literasi bisa berkembang lebih luas, termasuk dalam bidang ekonomi dan digital.

Langkah ini menunjukkan kalau gerakan literasi di Kaltim bukan cuma untuk hari ini, tapi untuk masa depan.

Harapan untuk Generasi Emas Kaltim

Dari acara ini, Kaltim ingin membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
Gebyar Literasi 2025 bukan akhir, tapi langkah awal menuju masyarakat yang cinta pengetahuan.

Dari keluarga, sekolah, sampai ruang publik — semuanya diharapkan jadi bagian dari gerakan ini. Karena literasi bukan hanya tentang buku, tapi tentang bagaimana kita menyiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik.

 Jadi, intinya Cess, Gebyar Anugerah Literasi 2025 adalah cara Kaltim menunjukkan bahwa membaca, menulis, dan berpikir kritis masih keren di era digital. Mari kita dukung bersama, mulai dari hal kecil — misalnya, membaca satu halaman buku setiap hari.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia — “Bukan Sekadar Info Biasa!”

FAQ

1. Apa tujuan utama Gebyar Anugerah Literasi 2025?
Untuk menumbuhkan dan memperkuat budaya literasi di seluruh Kalimantan Timur.

2. Siapa yang bisa ikut kegiatan ini?
Semua kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, ASN, hingga masyarakat umum.

3. Bagaimana cara ikut gerakan literasi di Kaltim?
Bisa melalui program DPK Kaltim, komunitas baca, atau kegiatan literasi di sekolah dan lingkungan sekitar

Disclaimer

Artikel ini disusun berdasarkan kegiatan Gebyar Anugerah Literasi 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur.
Seluruh kutipan berasal dari pernyataan resmi narasumber pada acara tersebut.
Balikpapan TV menyajikan berita ini secara netral dan informatif untuk tujuan edukasi serta penguatan budaya literasi di Kalimantan Timur.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud  saat Gebyar Anugerah Literasi 2025 di Samarinda
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud saat Gebyar Anugerah Literasi 2025 di Samarinda

Editor : Arya Kusuma
#literasi Kalimantan Timur #pendidikan #Gebyar Literasi 2025