Outing Class Seru! Siswa MI SCM Balikpapan Antusias Kunjungi BTV, Melihat Proses Siaran Televis dan Belajar Jadi Reporter Cilik
AdminBTV• Selasa, 14 Oktober 2025 | 14:12 WIB
Bagaimana Sih Rasanya Masuk Studio TV? Begini Cerita Siswa MI SCM Balikpapan
Balikpapan TV - Hai Cess! Hari ini (14.10.2025), tawa dan semangat memenuhi Gedung Biru Kaltim Post, Balikpapan Utara. Para siswa MI Sentra Cendikia Muslim (SCM) Balikpapan datang dengan wajah ceria untuk mengikuti outing class seru ke Studio Balikpapan Televisi (BTV). Bukan sekadar jalan-jalan, kunjungan ini jadi momen bersejarah — pertama kalinya mereka melihat langsung dunia penyiaran yang selama ini cuma terlihat di layar kaca.
Sejak langkah pertama di lobi, antusiasme mereka sudah terasa. Rasa ingin tahu, kagum, dan semangat belajar berpadu dalam satu suasana yang meriah. Kegiatan ini bukan hanya menyenangkan, tapi juga membuka wawasan baru tentang bagaimana sebuah program acara bisa tersaji dengan apik di televisi.
Nah, penasaran seperti apa keseruan mereka belajar di balik layar BTV? Yuk, kita kulik bareng, Cess!
Apa Sih Tujuan Outing Class ke BTV Ini?
Program outing class di MI Sentra Cendikia Muslim memang jadi tradisi tahunan yang selalu dinanti. Tujuannya sederhana tapi penuh makna — belajar langsung dari lingkungan nyata, supaya siswa bisa melihat bagaimana ilmu yang mereka pelajari di kelas diterapkan di kehidupan sehari-hari. Tahun ini, pilihan destinasi jatuh ke Balikpapan Televisi, media televisi lokal yang dikenal dekat dengan masyarakat kota minyak.
Di sini, mereka diajak mengenal dunia penyiaran televisi dari balik layar. Mulai dari tugas kameramen, reporter, editor, hingga tim produksi — semua punya peran penting buat bikin tayangan yang kita lihat di layar TV. Anak-anak juga diperkenalkan dengan portal berita balikpapantv.id, tempat masyarakat bisa baca berita dan nonton siaran langsung (live streaming) Balikpapan Televisi secara online.
Menariknya lagi, kegiatan ini dipandu langsung oleh Arya, Redaktur Balikpapantv.id. Dengan gaya penyampaian yang santai dan mudah dipahami Anak-anak, Arya mengenalkan cara menulis berita lewat format “Adiksimba” (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana). Siswa pun diajak melihat ruang redaksi untuk langsung melihat sebuah berita dibuat.
Nggak cuma itu, suasana tambah seru saat para siswa diberi kesempatan mencoba jadi pembawa berita, host acara, dan reporter lapangan. Ada yang malu-malu di awal, tapi langsung percaya diri saat duduk di kursi penyiar dan berbicara di depan kamera, Tak sedikit yang terpukau, bahkan ada yang langsung bertanya, “Kak, ini tombol buat siarannya ya?”
Beberapa bahkan tampil layaknya host professional diatas panggung studio — lengkap dengan gaya bicara dan senyuman khas on-air.
Tawa dan tepuk tangan pun mengisi ruangan setiap kali satu siswa selesai mencoba perannya. Guru pendamping terlihat bangga melihat siswanya berani tampil dan berimajinasi tentang profesi masa depan. “Anak-anak jadi tahu kalau dunia kerja itu luas, dan belajar nggak harus selalu di dalam kelas,” ujar salah satu guru sambil tersenyum.
Banyak pertanyaan kritis dari Anak-anak mulai siapa yang mendirikan BTV, kapan didirikan, berapa banyak siarannya, jam berapa mulai siarannya kapan selesainya, sampai ke hal detil bagaimana acara bisa ditonton dirumah, pertanyaan yang seru, keingitahuan yang besar membuktikan betapa antusiasnya siswa mengikuti kegiatan ini.
Siswa MI Sentra Cendikia Muslim Balikpapan belajar dunia penyiaran di Balikpapan TV dengan penuh semangat dan tawa ceria.
Dari kegiatan outing kali ini, siswa MI Sentra Cendikia Muslim bukan cuma belajar soal media, tapi juga tentang, rasa percaya diri, dan pentingnya berpikir kritis. Mereka pulang dengan banyak cerita — dan mungkin, dengan mimpi baru untuk suatu hari bisa tampil di layar kaca beneran!
Salah satu siswa, Dafa Aria Gozan dari MI SCM Ring Road Gunung Bahagia, dengan polos tapi penuh semangat berkata “Senang, bahagia, seru, dan pengen ke sini lagi!”
Respons jujur itu menggambarkan segalanya. Bagi Dafa dan teman-teman, belajar kali ini terasa hidup. Tak ada buku tebal atau teori yang membuat jenuh, tapi praktek pengalaman langsung yang bikin mereka makin penasaran dengan dunia media.
Apa Kata Guru Pendamping Tentang Pengalaman Ini?
Bukan cuma siswa yang antusias, para guru juga menikmati setiap momen kunjungan ini. Salah satunya, Yani, guru MI Sentra Cendikia Muslim Balikpapan, mengaku mendapat banyak hal baru setelah melihat langsung dapur redaksi dan proses penyiaran BTV.
“Menjadi pengalaman yang bagus sekali, banyak pembelajaran dari sini. Selama ini kita hanya menikmati dari layar saja, tapi setelah berkunjung ke BTV jadi tahu, ‘oh ternyata di belakang layar seperti ini ya,’” ujarnya sambil tersenyum.
Bagi para guru, pengalaman ini penting untuk memperkaya cara mengajar di sekolah. Mereka percaya, belajar tak harus di kelas. Justru lewat kegiatan lapangan seperti ini, anak-anak bisa belajar berpikir kritis, berani bertanya, dan menghargai kerja keras orang lain di dunia profesional.
Apa Manfaat yang Bisa Dipetik dari Outing Class Ini?
Outing class seperti ini mengajarkan lebih dari sekadar teori. Anak-anak belajar berinteraksi, berani tampil, dan memahami proses komunikasi media yang selama ini mereka nikmati di rumah. Mereka bisa bertanya langsung ke praktisi — dan melihat bagaimana ide bisa berubah menjadi tayangan nyata.
Dari pengalaman itu, mungkin muncul mimpi-mimpi baru. Siapa tahu, suatu hari nanti, ada yang bercita-cita jadi jurnalis, presenter, atau bahkan sutradara. Semua berawal dari rasa ingin tahu sederhana di studio BTV hari itu. Selain itu, kegiatan ini juga melatih keberanian dan rasa percaya diri siswa. Belajar mengenal lingkungan kerja nyata dengan cara yang menyenangkan dan inspiratif.
Kunjungan MI Sentra Cendikia Muslim ke Balikpapan TV membuktikan bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja. Dari keceriaan Dafa hingga kekaguman Bu Yani, semuanya menggambarkan semangat belajar yang hidup dan dinamis.
Outing class ini bukan sekadar wisata edukatif, tapi juga jembatan menuju pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Di era digital seperti sekarang, pengalaman langsung seperti ini penting agar anak-anak tak hanya pintar di atas kertas, tapi juga tanggap menghadapi dunia nyata.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”
FAQ
Apa manfaat utama outing class bagi siswa sekolah dasar? Outing class membantu siswa memahami pelajaran secara nyata, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan melatih kemampuan sosial.
Mengapa Balikpapan TV dipilih sebagai lokasi outing class? Karena BTV adalah media lokal yang terbuka untuk edukasi publik, serta memberikan pengalaman langsung tentang dunia penyiaran televisi.
Apakah kegiatan seperti ini akan diadakan lagi tahun depan? Pihak sekolah berencana menjadikannya agenda tahunan karena manfaatnya yang besar bagi siswa.Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Kunjungan Pertamina Hulu Mahakam bersama media ke SMP Negeri 6 Anggana di Desa Sepatin, bagian dari program CSR Sekolah Negeri Terapung (Elmo/Prokal.co) Editor : Arya Kusuma