Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Transformasi Pendidikan Digital! Bukan Sekadar Bagi-Bagi Smartboard, Inilah Visi Besar Pemerintah di Balik Program Digitalisasi Sekolah

Arya Kusuma • Kamis, 9 Oktober 2025 | 08:52 WIB

Guru Jadi Kunci Sukses Transformasi Digital Pendidikan, Ini Strategi Pemerintah
Guru Jadi Kunci Sukses Transformasi Digital Pendidikan, Ini Strategi Pemerintah

Balikpapan TV - Hai Cess! Pemerintah tengah tancap gas memperkuat digitalisasi pembelajaran di seluruh Indonesia. Tapi nih, jangan salah paham dulu—program ini bukan sekadar proyek bagi-bagi perangkat seperti smartboard atau smart TV. Lebih dari itu, ini adalah langkah besar membangun ekosistem pendidikan digital yang menyeluruh dan berkelanjutan, dari Sabang sampai Merauke.

Prof. Ojat Darojat, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK, menegaskan hal ini dalam perbincangan dengan tim Jaringan Promedia di Jakarta. Ia menekankan bahwa digitalisasi bukan soal perangkat, melainkan soal sistem. “Tujuan pemerintah bukan hanya mengirim barang ke sekolah-sekolah, tetapi membangun infrastruktur dan konten pembelajaran yang memungkinkan sekolah mengakses materi berkualitas, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Digitalisasi yang Bukan Sekadar Bagi-Bagi Barang

Masih banyak yang salah paham, Cess! Di lapangan, program digitalisasi sering disalahartikan sebagai proyek pengadaan semata. Padahal, seperti yang dijelaskan Prof. Ojat, pemerintah juga menyiapkan jaringan internet, daya listrik, hingga solusi energi alternatif seperti solar panel dan genset untuk daerah tanpa listrik.
“Banyak yang hanya melihat pemerintah membagi-bagi perangkat, padahal kami juga menyiapkan jaringan internet, daya listrik, bahkan di daerah terpencil memakai solar panel atau genset. Ini semua demi memastikan perangkat itu benar-benar bisa digunakan,” jelasnya tegas.

Baca Juga: Ledakan Besar Hancurkan Nucleus Farma! Tim Gegana Sisir Reruntuhan Gedung Nucleus Farma Usai Ledakan Malam di Tangerang Selatan

Pendekatan Kontekstual Sesuai Kebutuhan Daerah

Kemenko PMK saat ini mengintegrasikan digitalisasi pembelajaran dengan kebutuhan lokal. Sekolah-sekolah di wilayah dengan infrastruktur memadai akan mendapat paket lengkap perangkat dan konten digital, sementara yang belum terjangkau listrik akan didukung panel surya dan jaringan satelit.
Konsep ini memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal dalam transformasi digital. “Kami tidak ingin ada kesenjangan baru antara kota dan desa. Semua anak berhak mendapat akses pendidikan digital,” ujar Ojat.

Prof. Ojat Darojat jelaskan visi besar digitalisasi pembelajaran Kemenko PMK—membangun ekosistem pendidikan digital menyeluruh, bukan sekadar distribusi perangkat.
Prof. Ojat Darojat jelaskan visi besar digitalisasi pembelajaran Kemenko PMK—membangun ekosistem pendidikan digital menyeluruh, bukan sekadar distribusi perangkat.

Kunci Sukses: Guru dan Konten Berkualitas

Selain infrastruktur, digitalisasi pendidikan juga menuntut kesiapan sumber daya manusia, terutama guru. Pemerintah menegaskan bahwa transformasi ini bukan cuma soal teknologi, tapi juga peningkatan kapasitas pengajar.

“Kami ingin memastikan guru-guru juga dilatih agar bisa menggunakan teknologi ini dengan benar. Digitalisasi tanpa kesiapan manusia tidak akan efektif,” tutur Prof. Ojat. Maka, pelatihan guru menjadi agenda penting dalam strategi nasional ini.

Media Jadi Garda Depan Edukasi Publik

Asisten Deputi Riset Teknologi dan Kemitraan Industri, Katiman, menyoroti pentingnya peran media dalam menyampaikan pesan yang utuh soal program ini. Menurutnya, banyak persepsi keliru muncul karena informasi yang tersebar di masyarakat tidak lengkap.
“Program pemerintah sering kali niatnya baik, tapi yang diterima masyarakat potongan-potongan. Maka kami berharap media bisa menjadi mitra strategis untuk menjelaskan secara utuh,” ujarnya.

Digitalisasi pendidikan, lanjut Katiman, bukan semata tren global, melainkan jalan menuju kesetaraan mutu pendidikan nasional. “Anak-anak di pelosok harus punya akses pembelajaran yang sama dengan anak-anak di kota besar. Di situlah makna sebenarnya dari digitalisasi pembelajaran,” katanya menutup perbincangan dengan nada optimis.

Digitalisasi pendidikan bukan cuma soal perangkat, tapi tentang masa depan yang lebih setara, Cess!
Jadi, yuk dukung langkah ini dengan terus sebarkan pemahaman yang benar.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#ekosistem pendidikan digital #kemenko pmk #Digitalisasi Pendidikan #Prof Ojat Darojat