Durasi Baca: 7 Menit
Ikhtisar: Tanjung Gading menawarkan wisata alam, pemandangan Waduk Manggar, perahu, spot foto, dan suasana santai untuk rekreasi keluarga.
Balikpapan TV - Hai Ces! Tanjung Gading di Karang Joang, Balikpapan Utara, menjadi destinasi wisata alam dengan pemandangan Waduk Manggar, spot foto, perahu, dan area santai.
Kalau biasanya Waduk Manggar dikenal sebagai sumber air baku kota, dari Tanjung Gading Ces bisa menikmati sisi wisatanya lebih dekat.
Apa yang membuat Tanjung Gading menarik untuk dikunjungi?
Tanjung Gading merupakan destinasi wisata yang berada di kawasan Karang Joang, Balikpapan Utara, tidak jauh dari Waduk Manggar.
Destinasi ini diluncurkan pada Desember 2023 dan berada di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 12, RT 17, Kelurahan Karang Joang.
Dalam video Katness Ping, perjalanan menuju lokasi dimulai dari kawasan simpang tiga Grand City, kemudian mengarah ke Kilometer 7 Jalan Soekarno-Hatta.
Perjalanan berlanjut menuju arah Samarinda hingga Kilometer 10 sebelum kendaraan masuk menuju Jalan Tepo. Rute tersebut kemudian melewati area bawah jalan Tol Balikpapan-Samarinda.
Setelah melewati sejumlah tanjakan dan turunan, perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Tanjung Gading.
Sesampainya di lokasi, pengunjung langsung menemukan suasana terbuka dengan pepohonan dan pemandangan Waduk Manggar.
Pada akhir pekan, terutama Minggu, kawasan wisata terlihat ramai didatangi pengunjung berdasarkan dokumentasi video tersebut.
Baca Juga: Deboekit Riverside Resort Balikpapan, Liburan Tepi Sungai dengan Konsep One-Stop Holiday
Seperti apa pemandangan Waduk Manggar dari Tanjung Gading?
Daya tarik utama Tanjung Gading berada pada panorama Waduk Manggar yang terbentang di kawasan tersebut.
Waduk Manggar bukan sekadar tempat rekreasi. Pemerintah Kota Balikpapan menyebutnya sebagai salah satu sumber utama air baku bagi kebutuhan kota. Waduk ini dibangun sejak 1982 dan memiliki kapasitas tampungan sekitar 16,3 juta meter kubik dalam salah satu data pemerintah kota.
Data penelitian Universitas Diponegoro mencatat luas genangan Waduk Manggar sekitar 403 hektare dengan kapasitas tampungan 16,27 juta meter kubik.
Angka tersebut membantu menjelaskan penyebutan sekitar 400 hektare dalam video Katness Ping. Jadi, angka 400 hektare lebih tepat dipahami sebagai pembulatan luas genangan, bukan berarti seluruh kawasan Waduk Manggar memiliki luas persis 400 hektare.
Dari Tanjung Gading, bentangan air tersebut menjadi latar utama untuk menikmati suasana alam.
Pemandangan bisa terasa berbeda tergantung kondisi musim. Saat curah hujan tinggi, permukaan air terlihat lebih penuh. Sebaliknya, kondisi kemarau dapat memengaruhi volume air karena waduk merupakan bagian penting dari sistem penyediaan air baku kota.
Penelitian mengenai Waduk Manggar juga mencatat bahwa waduk bersifat tadah hujan dan penyusutan air dapat terjadi lebih cepat ketika kondisi kering.
Apa saja yang bisa dilakukan di Tanjung Gading?
Tanjung Gading bukan hanya tempat datang, melihat waduk, kemudian pulang.
Dalam video Katness Ping, pengelola menyediakan sejumlah fasilitas yang dapat digunakan pengunjung untuk menikmati kawasan.
Di sepanjang area tepian waduk terdapat beberapa spot swafoto. Pengunjung dapat memanfaatkannya untuk berfoto dengan latar pepohonan dan bentangan air.
Ada pula fasilitas perahu yang menjadi salah satu aktivitas menarik untuk menikmati kawasan Waduk Manggar dari sisi yang berbeda.
Naik perahu memberikan pengalaman yang tidak didapat ketika pengunjung hanya duduk di tepian. Bentangan waduk dapat terlihat lebih luas ketika dinikmati dari atas permukaan air.
Namun, karena Waduk Manggar memiliki fungsi penting sebagai sumber air baku, aktivitas wisata tetap perlu mengikuti ketentuan dan arahan pengelola kawasan.
Selain perahu dan spot foto, terdapat ayunan yang dapat digunakan untuk bersantai.
Di bagian bawah kawasan juga tersedia gubuk atau pondok yang berada di dekat tepian waduk. Area tersebut bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin duduk menikmati pemandangan.
Bagaimana kondisi akses menuju area bawah Tanjung Gading?
Salah satu hal yang cukup menarik dari video Katness Ping adalah kondisi akses di kawasan wisata.
Jalur masuk menuju area bawah telah menggunakan paving block. Kondisi tersebut membuat jalan lebih nyaman dilewati dan tidak mudah berubah menjadi jalur tanah berlumpur ketika hujan.
Namun, kondisi jalur tidak seluruhnya sama.
Untuk menuju pondok yang berada di bagian paling bawah, terdapat jalan yang masih berupa tanah alami dengan medan yang cukup menanjak dan menurun.
Dalam video, jalur tersebut terlihat perlu dilewati dengan lebih hati-hati setelah hujan karena permukaannya dapat menjadi licin.
Artinya, pengunjung sebaiknya membedakan antara area yang sudah ditata dengan paving block dan bagian alami yang masih mengikuti kontur kawasan.
Hal ini penting terutama bagi keluarga yang membawa anak kecil atau pengunjung yang ingin turun hingga bagian tepian waduk.
Kenapa Waduk Manggar penting bagi Balikpapan?
Di balik fungsi wisatanya, Waduk Manggar memiliki peran yang jauh lebih penting bagi kehidupan kota.
Waduk ini merupakan sumber air baku utama Balikpapan. Dokumen lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan menyebut Waduk Manggar sebagai salah satu sumber air baku utama dan mencatat kapasitas waduk sekitar 16 juta meter kubik.
Penelitian akademik juga mencatat pemanfaatan Waduk Manggar sebagai sumber air baku minum Kota Balikpapan dengan kapasitas pengambilan sekitar 900 liter per detik pada data penelitian tersebut.
Karena itu, pemandangan yang dinikmati wisatawan sebenarnya merupakan bagian dari sistem penyediaan air kota.
Kondisi tersebut membuat wisata di sekitar waduk memiliki sisi edukatif. Pengunjung dapat melihat bahwa ruang terbuka yang tampak seperti tempat rekreasi juga mempunyai fungsi vital bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Balikpapan dalam dokumen perencanaan juga menempatkan kawasan waduk dan embung dalam konteks sumber air baku, wisata, serta ruang terbuka hijau.
Baca Juga: Fruitcity Park Balikpapan: Tiket, Rainbow Slide, Mandi Bola hingga Bom-Bom Car
Kapan waktu yang cocok untuk datang ke Tanjung Gading?
Berdasarkan video Katness Ping, kawasan Tanjung Gading ramai dikunjungi pada hari Minggu.
Waktu kunjungan pagi hingga siang dapat menjadi pilihan untuk menikmati pemandangan dengan suasana yang lebih terang. Namun, kondisi keramaian tentu dapat berubah berdasarkan hari dan periode libur.
Jika ingin turun menuju pondok atau area tepian, kondisi cuaca juga patut diperhatikan.
Setelah hujan, jalur tanah menuju bagian bawah dapat menjadi licin. Pengunjung sebaiknya tidak terburu-buru ketika melewati medan tersebut.
Untuk kegiatan keluarga, area atas dapat menjadi pilihan yang lebih praktis karena terdapat spot foto, ayunan, dan area untuk menikmati pemandangan.
Sementara itu, pengunjung yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda dapat mencoba fasilitas perahu apabila layanan tersebut tersedia saat kunjungan.
Karena fasilitas wisata dapat berubah mengikuti pengelolaan kawasan, informasi tiket, tarif perahu, serta jam operasional sebaiknya dikonfirmasi langsung kepada pengelola sebelum berangkat.
Bagaimana pengalaman wisata keluarga di Tanjung Gading?
Daya tarik Tanjung Gading terletak pada kesederhanaannya.
Pengunjung tidak harus mencari wahana besar untuk menikmati akhir pekan. Melihat waduk, duduk di pondok, berfoto, menikmati udara terbuka, atau berkeliling menggunakan perahu sudah menjadi rangkaian aktivitas yang cukup untuk mengisi waktu luang.
Bagi keluarga, keberadaan ayunan dan area duduk memberikan alternatif aktivitas selain menikmati pemandangan.
Sementara bagi pencinta fotografi, bentangan Waduk Manggar dapat menjadi latar yang cukup kuat, terutama ketika kondisi air dan langit sedang mendukung.
Yang tidak kalah menarik adalah konteks lingkungannya. Tanjung Gading memperlihatkan bagaimana kawasan sekitar sumber air dapat memiliki fungsi wisata, tetapi tetap perlu memperhatikan fungsi utamanya sebagai bagian dari sistem air baku.
Pengembangan kawasan wisata Tanjung Gading sendiri pernah melibatkan mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan melalui penyusunan masterplan kawasan. Program tersebut mencakup pemetaan kawasan dan visualisasi 3D untuk membantu penataan fasilitas wisata.
Artinya, Tanjung Gading masih memiliki ruang untuk berkembang dari sisi penataan fasilitas dan pengalaman pengunjung.
Poin Penting
-
Tanjung Gading berada di Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara.
-
Destinasi ini diluncurkan pada Desember 2023.
-
Akses dalam video Katness Ping melewati Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Tepo, dan kawasan bawah Tol Balikpapan-Samarinda.
-
Daya tarik utama adalah pemandangan Waduk Manggar.
-
Penelitian akademik mencatat luas genangan Waduk Manggar sekitar 403 hektare.
-
Waduk Manggar memiliki fungsi penting sebagai sumber air baku Kota Balikpapan.
-
Fasilitas yang terlihat dalam video antara lain spot foto, perahu, ayunan, dan pondok santai.
-
Jalur menuju area bawah sebagian masih berupa tanah alami dan dapat licin setelah hujan.
-
Pengunjung dapat menikmati kawasan sebagai tempat rekreasi keluarga sekaligus mengenal fungsi Waduk Manggar bagi kota.
Insight Redaksi
Tanjung Gading menarik bukan hanya karena menawarkan pemandangan waduk yang luas. Nilai wisatanya justru berada pada pertemuan antara rekreasi dan fungsi vital sebuah sumber air kota.
Dari tempat ini, pengunjung bisa melihat Waduk Manggar bukan sekadar hamparan air untuk latar foto, tetapi bagian dari infrastruktur lingkungan yang menopang kebutuhan Balikpapan.
Karena itu, pengalaman berwisata di Tanjung Gading juga membawa satu pesan sederhana: semakin menarik sebuah kawasan sumber daya alam, semakin penting pula menjaga kebersihan dan kelestariannya.
Kalau Ces sedang mencari tempat untuk menikmati suasana alam tanpa harus keluar jauh dari Balikpapan, Tanjung Gading bisa masuk daftar kunjungan akhir pekan.
Jangan lupa bagikan artikel ini ke keluarga atau teman yang sedang mencari alternatif wisata alam di Balikpapan. Siapa tahu akhir pekan berikutnya bisa menikmati Waduk Manggar dari sudut yang berbeda.
Dan setelah melihat Tanjung Gading, masih ada destinasi lain di Balikpapan dan Kalimantan Timur yang menyimpan cerita unik untuk dijelajahi. Balikpapantv.id siap menjadi teman update setia, bukan sekadar berita biasa.
FAQ
1. Di mana lokasi Wisata Tanjung Gading Balikpapan?
Tanjung Gading berada di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 12, RT 17, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Balikpapan.
2. Kapan Tanjung Gading mulai menjadi destinasi wisata?
Tanjung Gading diluncurkan sebagai destinasi wisata pada Desember 2023.
3. Apa daya tarik utama Tanjung Gading?
Daya tarik utamanya adalah pemandangan Waduk Manggar, ditambah spot foto, perahu, ayunan, dan pondok santai.
4. Berapa luas Waduk Manggar?
Penelitian akademik mencatat luas genangan Waduk Manggar sekitar 403 hektare. Angka ini menjadi dasar penyebutan sekitar 400 hektare dalam video.
5. Apakah Waduk Manggar digunakan sebagai sumber air minum?
Ya. Waduk Manggar merupakan salah satu sumber air baku utama untuk kebutuhan air bersih Kota Balikpapan.
Sumber Informasi: Kanal YouTube Katness Ping, video “Tempat Wisata Tanjung Gading Balikpapan!!! Bisa Lihat Waduk Manggar Yang Luasnya Sampai 400ha”, sebagai sumber utama informasi perjalanan, fasilitas, kondisi kawasan, dan pengalaman kunjungan.