Doyam Seriam dan Doyam Dinding Olo, Air Terjun Tersembunyi di Desa Modang Paser yang Punya Tujuh Tin

Nasya Syafira • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:05 WIB
Air Terjun Doyam Seriam menghadirkan panorama alam hijau di Desa Modang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Air Terjun Doyam Seriam menghadirkan panorama alam hijau di Desa Modang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Durasi Baca: 7 Menit

Ikhtisar: Doyam Seriam dan Doyam Dinding Olo di Desa Modang, Kabupaten Paser, menawarkan panorama air terjun dan hutan alami. Perjalanan menuju lokasinya menghadirkan medan menantang, termasuk jalur licin dan curam.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Kalimantan Timur menyimpan banyak destinasi wisata alam yang belum terlalu dikenal luas. Salah satunya berada di Desa Modang, Kabupaten Paser, yakni kawasan Doyam Seriam dan Doyam Dinding Olo.

Keindahan kedua air terjun tersebut menjadi tujuan perjalanan tim Naturupi dalam video Mananjung Borneo Eka.2 | Air Terjun Doyam Dinding Olo & Doyam Seriam. Perjalanan yang mereka lakukan memperlihatkan perpaduan antara hutan hijau, aliran sungai, serta air terjun bertingkat yang masih terasa alami.

Namun, pesona Doyam Seriam tidak datang tanpa tantangan. Akses menuju beberapa titik membutuhkan tenaga ekstra karena terdapat jalan curam, permukaan licin, hingga sejumlah tangga yang kondisinya sudah kurang terawat.

Perjalanan Dimulai dari Balikpapan

Perjalanan tim Naturupi menuju Desa Modang dimulai dari Pelabuhan Penyeberangan Kotok, Balikpapan.

Setelah menyeberang menuju Penajam, perjalanan kemudian dilanjutkan melalui jalur darat. Dalam video disebutkan bahwa jarak dari Pelabuhan Penajam menuju lokasi tujuan sekitar 130 kilometer.

Perjalanan tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga jam hingga tim tiba di titik masuk kawasan air terjun.

Sebelum sampai ke kawasan hutan, rombongan melewati wilayah perkebunan yang didominasi pohon sawit. Setelah semakin mendekati lokasi tujuan, pemandangan perlahan berubah.

Perkebunan mulai berganti dengan hutan yang memiliki beragam jenis pepohonan alami.

Perubahan lanskap tersebut menjadi salah satu tanda bahwa perjalanan mulai memasuki kawasan dengan suasana alam yang lebih asri.

Baca Juga: Bandara IKN Segera Dibuka untuk Umum, Peluang Penerbangan Haji Makin Terbuka

Perjalanan Menuju Doyam Dinding Olo

Setelah menempuh perjalanan cukup panjang, rombongan akhirnya tiba di titik masuk Doyam Dinding Olo.

Karena waktu sudah mendekati malam, tim segera menuju lokasi untuk mendirikan tenda. Mereka kemudian bermalam dan menyiapkan makanan sebelum melanjutkan eksplorasi pada hari berikutnya.

Kegiatan berkemah menjadi bagian dari perjalanan karena lokasi air terjun cukup jauh dari titik awal perjalanan.

Suasana malam di tengah kawasan alam juga menjadi pengalaman tersendiri bagi rombongan yang melakukan perjalanan tersebut.

Perjalanan menuju Doyam Seriam melewati hutan alami dan jalur dengan medan cukup menantang.
Perjalanan menuju Doyam Seriam melewati hutan alami dan jalur dengan medan cukup menantang.

Doyam Seriam Memiliki Beberapa Tingkatan

Pada hari kedua, perjalanan dilanjutkan menuju Doyam Seriam.

Dalam video, tim menyebut mereka telah mencapai Doyam Seriam tingkat keempat dan masih berencana melanjutkan perjalanan menuju tingkat kelima, keenam, hingga ketujuh.

Hal tersebut membuat Doyam Seriam memiliki daya tarik tersendiri karena pengunjung dapat menemukan beberapa tingkatan air terjun dalam satu kawasan.

Setelah perjalanan dilanjutkan, tim akhirnya berhasil mencapai Doyam Seriam tingkat ketujuh, yang disebut sebagai tingkatan paling tinggi.

Di lokasi tersebut, rombongan menikmati suasana air terjun sebelum akhirnya bersiap melakukan perjalanan pulang menuju Modang.

Jalurnya Curam dan Licin

Keindahan Doyam Seriam harus dibayar dengan perjalanan yang cukup menguras tenaga.

Salah satu anggota tim menggambarkan kondisi jalur sebagai cukup melelahkan, dengan beberapa bagian yang curam dan licin. Tangga menuju air terjun juga disebut memiliki sejumlah bagian yang rusak.

Pada jalur menuju Doyam Seriam, terdapat bagian jalan yang sudah dibeton. Namun, kondisi yang kurang terawat membuat permukaannya ditumbuhi lumut sehingga menjadi licin.

Tangga kayu menuju air terjun juga mengalami kondisi serupa. Sebagian anak tangga dan pegangan tangga disebut sudah mulai rusak.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi rombongan ketika harus menuruni jalur menuju air terjun.

Beberapa Tingkatan Tidak Disarankan untuk Dikunjungi

Dalam perjalanan, tim Naturupi menyampaikan informasi mengenai kondisi beberapa tingkatan Doyam Seriam.

Menurut informasi yang mereka dapatkan di lokasi, tingkat tiga, dua, dan satu disarankan untuk tidak dikunjungi karena medan menuju area tersebut sangat curam dan sulit diakses.

Informasi tersebut penting bagi calon pengunjung yang ingin mengeksplorasi kawasan Doyam Seriam.

Keinginan untuk mencapai seluruh tingkatan air terjun sebaiknya tidak mengesampingkan kondisi medan. Jalur yang sulit dan licin membutuhkan kehati-hatian ekstra.

Keindahan Alam Desa Modang

Terlepas dari tantangan perjalanan, kawasan Doyam Seriam dan Doyam Dinding Olo menawarkan suasana alam yang menarik.

Video menggambarkan Desa Modang dengan pepohonan hijau, langit terbuka, serta aliran sungai yang menjadi bagian dari lanskap alam.

Kawasan hutan yang dilalui tim juga memperlihatkan perubahan suasana dari perkebunan menuju pepohonan alami.

Keberadaan air terjun bertingkat semakin memperkuat karakter wisata alam kawasan tersebut.

Bukan Sekadar Perjalanan Menuju Air Terjun

Eksplorasi Doyam Seriam dan Doyam Dinding Olo memperlihatkan bahwa perjalanan menuju destinasi alam dapat menjadi pengalaman tersendiri.

Rombongan tidak hanya menikmati air terjun, tetapi juga harus melewati perjalanan darat yang panjang, bermalam di kawasan alam, menghadapi jalur licin, serta menyesuaikan rencana ketika kendaraan mengalami kendala.

Dalam video, kendaraan yang digunakan untuk perjalanan sempat mengalami kerusakan sehingga sebagian perjalanan menuju Doyam Seriam dilakukan dengan berjalan kaki.

Situasi tersebut membuat perjalanan menjadi lebih menantang, tetapi sekaligus memberikan pengalaman eksplorasi yang berbeda.

Wisata Alam yang Membutuhkan Persiapan

Doyam Seriam dan Doyam Dinding Olo dapat menjadi gambaran bahwa wisata alam tidak selalu identik dengan akses yang mudah.

Kondisi jalur yang disebutkan dalam video menunjukkan pentingnya persiapan sebelum melakukan perjalanan. Pengunjung perlu memperhatikan kemampuan fisik, kondisi medan, serta informasi akses yang tersedia.

Terlebih lagi, beberapa tingkatan air terjun memiliki medan yang disebut sangat curam dan sulit diakses.

Karena itu, keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama ketika menjelajahi kawasan alam seperti Doyam Seriam.

Poin Penting

Baca Juga: 50 Ribu Hektare Sawit di Kaltim Masuk Standar Berkelanjutan

Insight Redaksi

Doyam Seriam dan Doyam Dinding Olo memperlihatkan sisi lain wisata alam Kalimantan Timur. Bukan hanya pemandangan air terjunnya yang menjadi daya tarik, tetapi juga perjalanan panjang melewati perkebunan, hutan, serta medan yang menantang.

Kawasan seperti ini menunjukkan bahwa masih terdapat destinasi alam di Paser yang menawarkan pengalaman eksplorasi berbeda. Namun, keindahan tersebut perlu diimbangi dengan kehati-hatian, terutama karena sejumlah jalur disebut licin, curam, dan kurang terawat.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam yang suka menjelajahi wisata alam Kalimantan Timur.

Ikuti terus informasi wisata dan destinasi tersembunyi Kalimantan Timur hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Di mana lokasi Doyam Seriam?

Doyam Seriam berada di Desa Modang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, berdasarkan informasi dalam video Naturupi.

2. Apa saja destinasi yang dikunjungi dalam video?

Video tersebut mendokumentasikan perjalanan menuju Doyam Dinding Olo dan Doyam Seriam.

3. Berapa tingkatan Doyam Seriam?

Dalam video disebutkan terdapat hingga tujuh tingkatan, dan tim berhasil mencapai tingkat ketujuh yang disebut sebagai tingkat paling tinggi.

4. Apakah semua tingkatan Doyam Seriam aman dikunjungi?

Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam video, tingkat tiga, dua, dan satu disarankan untuk tidak dikunjungi karena medannya sangat curam dan sulit diakses.

5. Bagaimana kondisi jalur menuju Doyam Seriam?

Beberapa bagian jalur disebut curam dan licin. Jalan yang sudah dibeton juga ditumbuhi lumut, sedangkan sejumlah tangga kayu dan pegangan tangga mulai mengalami kerusakan.

6. Berapa jarak perjalanan dari Pelabuhan Penajam?

Dalam video disebutkan jarak dari Pelabuhan Penajam menuju lokasi tujuan sekitar 130 kilometer.

Sumber Informasi: Artikel ini disusun berdasarkan transkrip video YouTube kanal Naturupi berjudul “Mananjung Borneo Eka.2 | Air Terjun Doyam Dinding Olo & Doyam Seriam” yang diberikan dalam percakapan. Informasi mengenai lokasi, perjalanan, kondisi jalur, tingkatan air terjun, serta pengalaman tim diambil dari materi tersebut. Tidak ada informasi tambahan yang dianggap sebagai fakta di luar sumber.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Doyam Dinding Olo Wisata Paser Wisata Kalimantan Timur Air Terjun Doyam Seriam