Durasi Baca: 6 menit
Ikhtisar: Gusung Sanggalau menjadi salah satu tujuan wisata bahari dari Pulau Derawan dengan pasir putih, laut jernih, snorkeling, dan fenomena gusung yang berubah mengikuti pasang surut.
Balikpapan TV - Hai Ces! Kepulauan Derawan memang punya banyak cara untuk membuat wisatawan jatuh hati. Salah satunya Gusung Sanggalau, hamparan pasir di tengah laut yang bisa dicapai sekitar 10 menit menggunakan speedboat dari Pulau Derawan.
Ketika air sedang surut, pasir putih terlihat membentuk daratan kecil di tengah laut. Namun, begitu air mulai pasang, sebagian hamparan pasir perlahan menghilang dan tertutup air.
Fenomena pasang surut inilah yang membuat pengalaman berkunjung ke Gusung Sanggalau terasa berbeda. Wisatawan perlu menikmati waktunya sebelum permukaan air kembali meninggi.
Mengapa Gusung Sanggalau Jadi Tujuan Wajib di Derawan?
Gusung Sanggalau menawarkan pengalaman menikmati laut dengan suasana yang sangat terbuka. Airnya jernih, pasirnya putih, dan ketika kondisi sepi, wisatawan bisa merasakan sensasi seperti berada di pulau pribadi.
Dalam video Nala Saddam Family, perjalanan dari Pulau Derawan menuju Gusung Sanggalau menggunakan speedboat hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit.
Jarak yang relatif dekat membuat gusung ini dapat menjadi salah satu pilihan saat wisatawan menyusun agenda perjalanan di Kepulauan Derawan.
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Gusung Sanggalau bukan daratan permanen yang bisa dinikmati kapan saja dengan kondisi sama.
Perubahan pasang surut laut membuat luas pasir terus berubah. Ketika air mulai naik, wisatawan harus berpindah ke bagian yang lebih tinggi agar tidak terjebak di area yang mulai terendam.
Baca Juga: Danau Nyadeng di Merabu, Pesona Air Jernih yang Dicapai Lewat Sungai dan Hutan
Pasir Putih Menjadi Daya Tarik Utama
Hamparan pasir putih menjadi pemandangan utama Gusung Sanggalau. Kontras antara pasir terang dan air laut yang jernih menciptakan lanskap yang menarik untuk dinikmati.
Saat air sedang surut, area pasir menjadi tempat wisatawan berjalan-jalan, bermain air, dan menikmati suasana laut.
Kondisi yang sepi juga memberikan pengalaman berbeda. Dalam video tersebut, kreator menggambarkan suasana Gusung Sanggalau seperti berada di private island karena hanya mereka yang berada di lokasi.
Air Pasang Perlahan Menenggelamkan Gusung
Daya tarik Gusung Sanggalau sekaligus menjadi pengingat bahwa kawasan ini sangat dipengaruhi kondisi pasang surut.
Ketika air mulai pasang, bagian pasir yang sebelumnya menjadi tempat berpijak perlahan tertutup air. Wisatawan harus memperhatikan perubahan tersebut selama berada di lokasi.
Perubahan itu bahkan membuat pengunjung harus segera berpindah ke bagian pasir yang lebih tinggi sebelum air semakin dalam.
Karena itu, waktu kunjungan menjadi bagian penting dari pengalaman menikmati Gusung Sanggalau.
Apa yang Terjadi Ketika Air Laut Mulai Pasang?
Selain mengurangi luas hamparan pasir, arus air juga dapat membawa sampah ke sekitar gusung. Dalam video, kreator menunjukkan adanya sampah yang muncul ketika air mulai pasang.
Kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi wisatawan. Kebersihan kawasan laut tidak hanya bergantung pada pengelola, tetapi juga perilaku setiap orang yang berkunjung.
Sampah yang terbawa arus dapat mengurangi keindahan destinasi. Karena itu, wisatawan perlu membawa kembali sampah yang dihasilkan selama berada di kawasan wisata.
Menikmati gusung dengan bertanggung jawab akan membantu menjaga destinasi tetap menarik bagi pengunjung berikutnya.
Bagaimana dengan Aktivitas Snorkeling di Derawan?
Setelah menikmati Gusung Sanggalau, perjalanan dalam video dilanjutkan dengan snorkeling di sekitar Pulau Derawan.
Aktivitas tersebut menjadi pilihan menarik karena kawasan perairan Derawan memiliki terumbu karang dan populasi ikan yang disebut melimpah dalam video.
Bagi wisatawan yang menyukai aktivitas bawah laut, snorkeling dapat melengkapi pengalaman setelah menikmati panorama gusung.
Namun, kondisi tubuh juga perlu diperhatikan. Dalam video, aktivitas snorkeling akhirnya dihentikan setelah tubuh mulai kedinginan dan menggigil di dalam air.
Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas laut perlu disesuaikan dengan kondisi fisik dan situasi perairan.
Pulau Derawan Menawarkan Rangkaian Wisata Bahari
Perjalanan Nala Saddam Family tidak berhenti di Gusung Sanggalau dan Pulau Derawan. Rencana perjalanan berikutnya mencakup island hopping menuju sejumlah destinasi di Kepulauan Derawan.
Pulau Sangalaki menjadi salah satu tujuan untuk melihat tukik atau anak penyu. Perjalanan kemudian direncanakan berlanjut ke Pulau Kakaban untuk snorkeling dan berenang bersama ubur-ubur.
Ada pula rencana mengunjungi Laguna Kehe Daing yang disebut memiliki keindahan tersendiri.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa wisatawan dapat menyusun perjalanan antarpulau dengan beragam pengalaman, mulai dari menikmati pasir putih hingga menjelajahi ekosistem laut.
Kuliner Seafood Melengkapi Perjalanan di Derawan
Setelah beraktivitas di laut, perjalanan dalam video dilanjutkan dengan makan malam di Shaggy Cafe yang berada tidak jauh dari penginapan di Vira Touris Cottage.
Beragam pilihan menu tersedia di tempat tersebut. Namun, ketika berada di kawasan pantai, hidangan laut menjadi salah satu menu yang ingin dicoba.
Wisata kuliner dapat menjadi pelengkap perjalanan wisata bahari. Setelah seharian menikmati laut, menikmati hidangan seafood menjadi bagian dari pengalaman perjalanan.
Hujan Mengubah Rencana Berkeliling Pulau
Pada pagi berikutnya, kondisi cuaca di Pulau Derawan berubah. Hujan turun sehingga rencana berkeliling pulau menggunakan sepeda tidak jadi dilakukan.
Kondisi seperti ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan wisata bahari. Aktivitas luar ruang sangat bergantung pada cuaca dan kondisi lingkungan.
Sebagai gantinya, perjalanan dilanjutkan dengan agenda island hopping menuju destinasi lain.
Bagi wisatawan, fleksibilitas menjadi penting ketika menyusun perjalanan ke kawasan kepulauan. Rencana perjalanan dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan laut.
Baca Juga: Rumah Ulin Arya Samarinda, Wisata Mini Farm dengan Satwa Jinak hingga Area Reptil
Poin Penting
-
Gusung Sanggalau dapat dicapai sekitar 10 menit menggunakan speedboat dari Pulau Derawan.
-
Daya tarik utamanya adalah pasir putih dan air laut yang jernih.
-
Hamparan pasir dapat semakin mengecil ketika air laut mulai pasang.
-
Wisatawan perlu berpindah ke bagian yang lebih tinggi ketika air mulai naik.
-
Sampah terkadang terbawa arus ketika kondisi pasang.
-
Snorkeling di sekitar Pulau Derawan menjadi salah satu aktivitas yang ditampilkan.
-
Terumbu karang dan populasi ikan menjadi daya tarik bawah laut.
-
Perjalanan juga mencakup rencana island hopping menuju Sangalaki, Kakaban, dan Laguna Kehe Daing.
-
Kondisi cuaca dapat memengaruhi rencana aktivitas wisata di Pulau Derawan.
Insight Redaksi
Gusung Sanggalau punya daya tarik yang sederhana tetapi kuat: pasir putih di tengah laut yang tidak selalu terlihat dalam bentuk yang sama.
Justru perubahan akibat pasang surut menjadi bagian dari pengalaman. Wisatawan datang ketika pasir masih terbuka, menikmati suasana, lalu harus memahami bahwa laut akan kembali mengambil ruangnya.
Catatan soal sampah juga penting, Ces. Destinasi bahari yang indah membutuhkan wisatawan yang ikut menjaga kebersihannya. Jangan cuma bawa pulang foto, tapi sampah juga dibawa pulang.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam yang sedang merencanakan liburan ke Kepulauan Derawan.
Penasaran dengan destinasi bahari lain di Kalimantan Timur? Ikuti terus Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu Gusung Sanggalau?
Gusung Sanggalau merupakan hamparan pasir yang menjadi salah satu tujuan wisata bahari dari Pulau Derawan.
2. Berapa lama perjalanan dari Pulau Derawan?
Dalam video Nala Saddam Family, perjalanan menggunakan speedboat dari Pulau Derawan menuju Gusung Sanggalau memakan waktu sekitar 10 menit.
3. Apa daya tarik utama Gusung Sanggalau?
Pasir putih, air laut yang jernih, serta suasana gusung yang dapat terasa seperti pulau pribadi ketika kondisi sepi.
4. Apakah Gusung Sanggalau selalu terlihat?
Tidak. Hamparan pasir dapat tertutup air ketika laut mulai pasang sehingga kondisi gusung berubah mengikuti pasang surut.
5. Apakah bisa snorkeling di Pulau Derawan?
Bisa. Dalam video, snorkeling dilakukan di sekitar Pulau Derawan dengan pemandangan terumbu karang dan populasi ikan.
6. Destinasi apa yang direncanakan setelah Pulau Derawan?
Perjalanan berikutnya mencakup island hopping menuju Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, dan Laguna Kehe Daing.
Sumber Informasi: Informasi utama artikel ini berasal dari video YouTube Nala Saddam Family berjudul “GUSUNG SANGGALAU WISATA WAJIB PULAU DERAWAN”, berdasarkan transkrip yang diberikan.