Pulau Manimbora, Pesona Pulau Tak Berpenghuni di Berau yang Bikin Betah

Nasya Syafira • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 21:38 WIB
Pulau Manimbora menampilkan pasir putih, pepohonan kelapa, dan laut jernih khas pesisir Berau. (BTV/AI)
Pulau Manimbora menampilkan pasir putih, pepohonan kelapa, dan laut jernih khas pesisir Berau. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Pulau Manimbora di Kalimantan Timur menawarkan suasana sepi, pasir putih, laut jernih, dan pengalaman menikmati alam tanpa hiruk-pikuk aktivitas manusia.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Bayangkan sebuah pulau kecil di tengah laut, hanya dihiasi pasir putih, pepohonan kelapa, dan suara ombak tanpa keramaian wisatawan. Gambaran tersebut terlihat dalam perjalanan menuju Pulau Manimbora, salah satu pulau tak berpenghuni di kawasan Berau, Kalimantan Timur.

Melalui video kanal YouTube Anak Pedalaman berjudul “SOLO CAMPING: 24 JAM SENDIRIAN DI PULAU TAK BERPENGHUNI - KALIMANTAN TIMUR - MANIMBORA ISLAND”, Pulau Manimbora diperlihatkan dari sisi yang berbeda.

Bukan sekadar tempat untuk berkunjung, pulau ini menjadi ruang untuk merasakan suasana alam secara lebih dekat. Perjalanan dilakukan menggunakan perahu motor dari kawasan pesisir Kepulauan Derawan menuju pulau kecil yang berada di tengah perairan.

Pulau Kecil dengan Hamparan Pasir Putih

Dari kejauhan, Pulau Manimbora terlihat seperti kumpulan pepohonan kelapa yang tumbuh di tengah laut.

Hamparan pasir putih mengelilingi kawasan pulau, sementara warna laut yang terlihat jernih memberikan kesan alami yang kuat.

Ketika perahu mendekati pesisir, tidak terlihat aktivitas manusia. Kondisi tersebut membuat suasana Pulau Manimbora terasa jauh berbeda dari destinasi wisata yang ramai.

Pulau ini justru menawarkan kesunyian

Baca Juga: Goa Losan Paser Bikin Penjelajah Berbalik Arah, Lorong Gelap hingga Hawa Panas Jadi Tantangan.

Perjalanan Menuju Pulau Manimbora

Perjalanan menuju Pulau Manimbora dalam video dimulai dari kawasan pesisir Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau.

Perahu motor kecil digunakan untuk melintasi perairan terbuka. Sepanjang perjalanan, hamparan laut menjadi pemandangan utama sebelum pulau mulai terlihat dari kejauhan.

Sesampainya di lokasi, perahu diarahkan menuju kawasan pasir putih di tepi pulau. Tidak terdapat keramaian atau aktivitas manusia yang terlihat di sekitar tempat pendaratan.

Kondisi tersebut membuat perjalanan terasa seperti memasuki sebuah tempat yang benar-benar terpisah dari kehidupan sehari-hari.

Solo Camping Selama 24 Jam

Keindahan Pulau Manimbora kemudian dinikmati melalui aktivitas solo camping selama 24 jam.

Setelah tiba, langkah pertama yang dilakukan adalah mengelilingi kawasan pulau. Tujuannya untuk mengetahui kondisi sekitar sekaligus menentukan lokasi yang tepat untuk mendirikan tempat berlindung.

Area yang teduh di bawah pepohonan rindang dekat pantai kemudian dipilih sebagai lokasi camping.

Persiapan dilanjutkan dengan memasang flysheet dan hammock. Perlengkapan tersebut dipasang dengan memperhatikan kondisi lingkungan serta kemungkinan angin laut dan hujan.

Sore Hari Menikmati Suasana Pantai

Ketika sore mulai tiba, suasana Pulau Manimbora berubah menjadi semakin tenang.

Aktivitas dilanjutkan dengan menyiapkan makanan menggunakan peralatan memasak outdoor. Air bersih dan bahan makanan yang digunakan merupakan perlengkapan yang telah dibawa sebelumnya.

Setelah aktivitas memasak selesai, waktu sore dimanfaatkan untuk menikmati pemandangan matahari terbenam.

Tidak ada suara kendaraan atau keramaian yang mengganggu. Hanya laut dan lingkungan alami pulau yang menjadi latar suasana.

Malam Hari Pulau Berubah Total

Ketika matahari menghilang, Pulau Manimbora memasuki suasana yang berbeda.

Kondisi pulau menjadi gelap dan sunyi. Suara ombak serta gesekan daun kelapa yang tertiup angin menjadi suara yang paling terasa.

Api unggun kemudian dinyalakan sebagai bagian dari aktivitas malam.

Kesunyian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa berada di pulau tak berpenghuni membutuhkan kesiapan untuk menghadapi lingkungan yang sepenuhnya alami.

Tidak ada keramaian. Hanya suara alam.

Pagi Hari Disambut Matahari Terbit

Setelah melewati malam, suasana Pulau Manimbora kembali berubah ketika pagi datang.

Cahaya matahari terbit perlahan menerangi kawasan pulau dan pantai. Pemandangan tersebut menjadi salah satu momen yang melengkapi pengalaman selama berada di lokasi.

Namun, perjalanan belum selesai.

Sebelum meninggalkan pulau, seluruh perlengkapan camping dirapikan kembali. Area yang digunakan juga dibersihkan agar tidak meninggalkan sampah.

Setelah semuanya selesai, perjalanan dilanjutkan dengan menaiki perahu untuk kembali menuju daratan utama.

Menikmati Alam Tanpa Meninggalkan Jejak

Salah satu hal penting yang terlihat dalam perjalanan tersebut adalah upaya menjaga kebersihan kawasan pulau.

Pulau yang masih sepi dari aktivitas manusia memiliki lingkungan yang perlu dijaga. Sampah yang ditinggalkan pengunjung berpotensi mengurangi keindahan sekaligus mengganggu ekosistem pesisir.

Karena itu, membersihkan kembali area setelah camping menjadi bagian penting dari perjalanan.

Keindahan tempat terpencil tidak akan bertahan apabila pengunjung hanya mengambil pengalaman tanpa menjaga lingkungannya.

Daya Tarik Pulau Manimbora

Daya tarik Pulau Manimbora dalam video bukan berasal dari fasilitas wisata yang lengkap.

Justru sebaliknya, kesederhanaan menjadi bagian yang paling menonjol.

Pasir putih, pepohonan kelapa, laut terbuka, serta suasana tanpa aktivitas manusia menciptakan pengalaman yang berbeda.

Bagi pencinta alam, kondisi tersebut memberikan kesempatan untuk menikmati lingkungan secara lebih dekat.

Namun, karakter pulau yang sepi juga membuat kesiapan menjadi hal penting. Perjalanan menuju lokasi membutuhkan perlengkapan dan perencanaan yang sesuai dengan kondisi alam.

Pulau Sepi yang Mengajarkan Banyak Hal

Pengalaman 24 jam di Pulau Manimbora memperlihatkan bahwa wisata alam tidak selalu harus identik dengan keramaian.

Terkadang, daya tarik sebuah tempat justru muncul dari kesunyian dan keterhubungannya dengan alam.

Perjalanan seperti ini juga mengingatkan bahwa wisatawan memiliki tanggung jawab untuk menjaga lokasi yang dikunjungi.

Semakin alami sebuah destinasi, semakin penting pula sikap pengunjung dalam menjaga kebersihannya.

Baca Juga: Hutan Lindung Sungai Wain Balikpapan Punya 9 Jenis Primata, Hutan Kecil dengan Keanekaragaman Hayati

Poin Penting

  1. Pulau Manimbora berada di kawasan Berau, Kalimantan Timur.

  2. Pulau ini digambarkan sebagai pulau tak berpenghuni dalam video Anak Pedalaman.

  3. Perjalanan menuju pulau dilakukan menggunakan perahu motor.

  4. Pulau memiliki hamparan pasir putih dan pepohonan kelapa.

  5. Aktivitas dalam video mencakup solo camping selama 24 jam.

  6. Tempat berlindung didirikan menggunakan flysheet dan hammock.

  7. Aktivitas selama berada di pulau meliputi memasak, menikmati sunset, dan sunrise.

  8. Perlengkapan serta sampah dirapikan sebelum meninggalkan lokasi.

Insight Redaksi

Pulau Manimbora menunjukkan bahwa kekayaan wisata Kalimantan Timur tidak hanya berada pada destinasi yang ramai dikunjungi.

Pulau kecil dengan suasana sunyi pun dapat memberikan pengalaman yang kuat. Pasir putih, laut terbuka, pepohonan kelapa, dan minimnya aktivitas manusia menjadi daya tarik tersendiri.

Namun, pengalaman tersebut juga membawa pesan penting: semakin alami sebuah destinasi, semakin besar tanggung jawab pengunjung untuk menjaganya.

Ingin mengenal lebih banyak destinasi unik di Kalimantan Timur? Selalu update info hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Di mana Pulau Manimbora berada?

Berdasarkan informasi dalam video, Pulau Manimbora berada di kawasan Berau, Kalimantan Timur, dan perjalanan dilakukan dari kawasan pesisir Kepulauan Derawan.

2. Apakah Pulau Manimbora berpenghuni?

Dalam video yang menjadi sumber artikel ini, Pulau Manimbora digambarkan sebagai pulau tak berpenghuni dan tidak terlihat aktivitas manusia ketika rombongan tiba.

3. Apa daya tarik Pulau Manimbora?

Daya tarik yang terlihat dalam video adalah pasir putih, laut jernih, pepohonan kelapa, suasana sepi, serta pemandangan matahari terbit dan terbenam.

4. Apa aktivitas yang dilakukan dalam video?

Aktivitas utama adalah solo camping selama 24 jam, termasuk mendirikan tempat berlindung, memasak, menikmati sunset, bermalam, melihat sunrise, dan membersihkan kembali area camping.

5. Apa yang dilakukan sebelum meninggalkan pulau?

Seluruh perlengkapan camping dirapikan dan area yang digunakan dibersihkan dari sisa sampah sebelum kembali menggunakan perahu.

Sumber Informasi: Video YouTube kanal Anak Pedalaman, “SOLO CAMPING: 24 JAM SENDIRIAN DI PULAU TAK BERPENGHUNI - KALIMANTAN TIMUR - MANIMBORA ISLAND”, berdasarkan transkrip yang diberikan pengguna.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Manimbora Island Pulau Manimbora Berau Wisata Berau pulau manimbora Wisata Kalimantan Timur