Gunung Embun Paser Diselimuti Kabut Tebal Saat Pagi, Begini Perjalanan Menuju Destinasi di Desa Luan

Nasya Syafira • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 17:24 WIB
Kabut pagi menyelimuti kawasan Gunung Embun Paser setelah rombongan menikmati suasana matahari terbit. (BTV/AI)
Kabut pagi menyelimuti kawasan Gunung Embun Paser setelah rombongan menikmati suasana matahari terbit. (BTV/AI)

Durasi Baca: 7 Menit

Gunung Embun di Desa Luan, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menawarkan pengalaman wisata berbeda lewat kabut pagi yang menyelimuti kawasan pegunungan.

Ikhtisar: Gunung Embun di Kabupaten Paser menjadi tujuan perjalanan kanal YouTube Jelajah Blazer yang berangkat pada malam hari menggunakan kendaraan Chevrolet Blazer. Rombongan menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam sebelum tiba di lokasi sekitar pukul 22.00.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Ada tempat di Kalimantan Timur yang justru menarik untuk didatangi sebelum matahari muncul. Namanya Gunung Embun, destinasi di Desa Luan, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser.

Dalam video Jelajah Blazer, perjalanan menuju lokasi dilakukan malam hari. Rombongan melewati kawasan perkebunan kelapa sawit dengan kondisi jalan yang berubah-ubah.

Beberapa bagian jalan dapat dilalui dengan kendaraan biasa, tetapi terdapat pula titik yang cukup ekstrem hingga rombongan memilih mengambil jalur alternatif melalui Desa Lolo.

Setelah sampai di lokasi, suasana berubah ketika pagi datang. Kabut tebal menyelimuti kawasan Gunung Embun dan menciptakan panorama yang menjadi daya tarik utama perjalanan tersebut.

Buat bubuhan yang suka berburu suasana pagi dari ketinggian, tempat ini punya cerita perjalanan yang menarik, Ces!

Bagaimana perjalanan menuju Gunung Embun Paser?

Perjalanan menuju Gunung Embun dimulai pada malam hari menggunakan Chevrolet Blazer.

Rute yang ditempuh melewati kawasan perkebunan kelapa sawit dengan kondisi jalan yang tidak sepenuhnya mulus, tetapi juga tidak seluruhnya rusak.

Dalam perjalanan, rombongan menemukan salah satu titik yang dinilai cukup berisiko bagi kendaraan.

Mereka kemudian memilih memutar melalui jalur Desa Lolo untuk menghindari bagian jalan yang berpotensi membuat kendaraan kandas.

Menurut penjelasan dalam video, jalur alternatif tersebut dapat ditempuh kendaraan tanpa fitur double gardan.

Bahkan, kendaraan roda dua juga disebut dapat melewati jalur tersebut.

Setelah perjalanan sekitar 1,5 jam, rombongan akhirnya tiba di kawasan Gunung Embun atau yang juga dikenal sebagai Gunung Boga.

Baca Juga: Baru di Tarakan! Kawasan Wisata Ratu Intan Tawarkan Panorama Pantai dan Fasilitas Lengkap

Apa saja fasilitas yang tersedia di Gunung Embun?

Rombongan tiba sekitar pukul 22.00 dan mendapati suasana lokasi relatif sepi.

Meski berada di kawasan wisata alam, Gunung Embun dalam video disebut sudah memiliki sejumlah fasilitas untuk pengunjung.

Penerangan tersedia selama 24 jam sehingga pengunjung yang datang malam hari tetap dapat beraktivitas di area wisata.

Terdapat pula fasilitas MCK atau toilet dan musala bagi pengunjung.

Warung makan juga disebut beroperasi selama 24 jam.

Hal lain yang cukup membantu wisatawan adalah ketersediaan jaringan telekomunikasi dan internet di kawasan tersebut.

Fasilitas tersebut membuat perjalanan menuju Gunung Embun tidak hanya mengandalkan suasana alam, tetapi juga memiliki sarana pendukung bagi pengunjung yang ingin bermalam.

Kenapa kabut pagi menjadi daya tarik Gunung Embun?

Bagian paling menarik dari perjalanan terjadi ketika pagi mulai tiba.

Hamparan kabut tebal menyelimuti kawasan Gunung Embun sebelum matahari semakin tinggi.

Pemandangan tersebut menciptakan suasana yang berbeda dibandingkan kondisi lokasi pada malam sebelumnya.

Dalam video dijelaskan bahwa kabut pagi biasanya bertahan hingga sekitar pukul 08.00.

Setelah matahari semakin kuat, kabut perlahan menghilang.

Momen singkat tersebut menjadi alasan tersendiri bagi pengunjung untuk berada di lokasi sejak pagi.

Selain kabut, rombongan juga menikmati pemandangan matahari terbit yang berpadu dengan lanskap alam di sekitar kawasan.

Suasana pagi kemudian dilanjutkan dengan sarapan sebelum rombongan merapikan perlengkapan.

Berapa biaya memasang tenda di Gunung Embun?

Gunung Embun juga dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana malam sekaligus menunggu kabut pagi.

Dalam video, biaya untuk memasang tenda disebut sebesar Rp20.000.

Dengan bermalam, pengunjung memiliki kesempatan lebih besar untuk menikmati suasana kawasan sejak malam hingga pagi.

Namun, pengalaman tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kondisi perjalanan dan kesiapan perlengkapan masing-masing.

Rombongan dalam video juga menunjukkan pentingnya merapikan perlengkapan setelah menikmati lokasi.

Area kemping dibersihkan sebelum mereka meninggalkan kawasan wisata.

Apa kendala saat perjalanan pulang?

Perjalanan ternyata belum selesai ketika rombongan meninggalkan Gunung Embun.

Saat hendak pulang, roda kendaraan sempat terperosok ke sisi kiri jalan.

Posisi tersebut membuat badan kendaraan menggantung sehingga rombongan membutuhkan bantuan untuk mengeluarkannya.

Warga setempat dan pengunjung lain yang menggunakan kendaraan berwarna putih kemudian membantu proses evakuasi.

Kendaraan akhirnya berhasil dikeluarkan dari posisi tersebut.

Peristiwa itu memperlihatkan bahwa kondisi jalan tetap perlu diperhatikan, terutama ketika kendaraan melewati jalur tanah dengan permukaan yang tidak selalu rata.

Menariknya, ketika perjalanan dilakukan pada siang hari, kondisi jalur terlihat lebih jelas.

Jalan tanah keras yang cukup lebar terlihat dapat dilalui kendaraan hingga rombongan kembali mencapai Tugu Desa Lolo.

Apa pesan penting dari perjalanan Gunung Embun?

Selain memperlihatkan panorama alam, perjalanan Jelajah Blazer juga membawa pesan mengenai kebersihan kawasan wisata.

Setelah menikmati pemandangan, rombongan merapikan perlengkapan dan membersihkan area yang digunakan untuk berkemah.

Menjaga kebersihan menjadi bagian penting agar daya tarik Gunung Embun tetap dapat dinikmati pengunjung berikutnya.

Fenomena kabut pagi yang hanya bertahan beberapa jam juga membuat pengalaman di Gunung Embun terasa bergantung pada waktu.

Datang terlalu siang berarti berpotensi melewatkan momen ketika kawasan masih diselimuti kabut.

Karena itu, pengalaman wisata di Gunung Embun bukan hanya soal mencapai lokasi.

Perjalanan malam, suasana perkemahan, matahari terbit, kabut pagi, hingga kondisi jalan saat pulang menjadi satu rangkaian pengalaman yang membuat destinasi ini menarik untuk dijelajahi.

Buat bubuhan yang ingin menikmati suasana Gunung Embun, satu hal penting jangan sampai tertinggal: sampah yang dibawa masuk harus dibawa kembali keluar. Alam yang indah paling enak dinikmati kalau tetap bersih, Ces!

Baca Juga: Mengapa Orang Mudah Menghakimi di Media Sosial? Psikolog Ungkap Penjelasannya Lewat Kasus Yurizal

Poin Penting

Insight Redaksi

Gunung Embun menarik bukan hanya karena kabut paginya, tetapi juga karena pengalaman perjalanan menuju lokasi. Jalur perkebunan, pilihan rute alternatif, fasilitas bermalam, hingga momen matahari terbit membuat destinasi ini memiliki cerita lengkap. Bagi wisatawan dari Balikpapan dan daerah lain di Kalimantan Timur, Gunung Embun memperlihatkan bahwa perjalanan menuju sebuah tempat dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri.

Kalau bubuhan pernah menikmati kabut pagi di Gunung Embun atau punya destinasi Paser favorit lainnya, boleh bagikan pengalaman tersebut. Siapa tahu jadi rekomendasi perjalanan berikutnya, Ces!

FAQ

1. Di mana lokasi Gunung Embun?

Gunung Embun berada di Desa Luan, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

2. Gunung Embun juga dikenal dengan nama apa?

Dalam video Jelajah Blazer, lokasi ini juga disebut sebagai Gunung Boga.

3. Kapan waktu kabut pagi di Gunung Embun biasanya terlihat?

Dalam video disebutkan kabut pagi biasanya bertahan hingga sekitar pukul 08.00 sebelum berangsur menghilang.

4. Berapa biaya memasang tenda di Gunung Embun?

Dalam video, biaya memasang tenda disebut sebesar Rp20.000.

5. Apa saja fasilitas yang tersedia di lokasi?

Fasilitas yang disebut meliputi penerangan 24 jam, MCK atau toilet, musala, warung makan 24 jam, serta jaringan telekomunikasi dan internet.

6. Bagaimana kondisi jalan menuju Gunung Embun?

Dalam perjalanan yang direkam Jelajah Blazer, kondisi jalan bervariasi. Sebagian jalur berupa jalan tanah dan terdapat titik yang cukup ekstrem sehingga rombongan memilih rute alternatif melalui Desa Lolo.

Sumber Informasi: Video YouTube: Jelajah Blazer || JELAJAH GUNUNG EMBUN - Desa Luan, Kec. Muara Samu KAB. PASER - KALTIM. Artikel ini disusun berdasarkan transkrip dan rangkuman video yang diberikan sebagai bahan redaksi. Informasi mengenai rute, fasilitas, biaya tenda, kondisi kabut, dan pengalaman perjalanan mengikuti keterangan dalam video.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
wisata Gunung Embun Gunung Embun Kalimantan Timur Gunung Embun Paser