Durasi Baca: 7 Menit
Menyusuri Keindahan Sungai Amandit Lewat Bamboo Rafting di Loksado
Ikhtisar: Bamboo rafting di Loksado menawarkan pengalaman menyusuri Sungai Amandit dengan rakit bambu tradisional. Perjalanan ini menghadirkan panorama Pegunungan Meratus, udara segar, serta kehidupan masyarakat lokal yang masih menyatu dengan alam.
Balikpapan TV – Hai Ces! Bamboo rafting menjadi salah satu aktivitas wisata unggulan di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Wisata ini mengajak pengunjung menyusuri Sungai Amandit menggunakan rakit bambu tradisional sambil menikmati bentang alam Pegunungan Meratus yang masih asri.
Bukan sekadar menyusuri sungai. Setiap perjalanan menghadirkan pengalaman menikmati alam dari sudut yang berbeda.
Kalau berkunjung ke Loksado, aktivitas ini layak masuk daftar tujuan, Ces!
Mengapa bamboo rafting menjadi daya tarik utama wisata Loksado?
Perjalanan bamboo rafting biasanya dilakukan setelah wisatawan mengunjungi Air Terjun Haratai. Paket wisata dapat dipesan langsung melalui penginapan maupun penyedia jasa di kawasan Loksado sehingga cukup mudah diakses oleh pengunjung.
Satu rakit bambu dikenakan tarif sekitar Rp300.000 untuk sekali perjalanan. Kapasitas idealnya tiga hingga empat orang agar perjalanan tetap nyaman sekaligus aman saat mengikuti arus Sungai Amandit.
Selain biaya sewa rakit, wisatawan juga perlu menyiapkan biaya tambahan berupa penyewaan life jacket sebesar Rp10.000 per orang serta transportasi kembali menuju titik keberangkatan sekitar Rp25.000 per orang.
Perjalanan berlangsung sekitar 1,5 hingga 2 jam. Waktu tersebut terasa cukup untuk menikmati suasana sungai tanpa terburu-buru.
Dalam videonya, Deni, pembuat konten dari kanal Eksplorasi Archipelago, mengatakan:
Deni – Pembuat Konten Kanal Eksplorasi Archipelago:
"Untuk harganya sendiri sekitar Rp300.000 sekali jalan, idealnya untuk 3 sampai 4 orang biar tetap nyaman dan aman selama di perjalanan. Lalu ada tambahan biaya juga nih Guys, sewa live jacket sekitar Rp10.000 per orang dan akomodasi balik ke titik awal kita start tadi sekitar Rp25.000 per orang."
Selain bamboo rafting, kawasan Sungai Amandit juga menyediakan aktivitas river tubing menggunakan ban dalam bagi wisatawan yang ingin menikmati sensasi berbeda.
Baca Juga: Menyusuri Hutan Agatis di Desa Tujung, Menemukan Kantong Semar Alami di Kalimantan Utara
Apa yang membuat perjalanan di Sungai Amandit terasa istimewa?
Pengarungan dimulai dari kawasan Mountain Meratus Resort. Sepanjang perjalanan, rakit bambu mengikuti aliran Sungai Amandit yang diapit tebing batu, pepohonan rindang, serta perbukitan hijau yang menjadi ciri khas Pegunungan Meratus.
Suasana semakin terasa menyenangkan ketika udara sejuk berpadu dengan suara aliran sungai. Di beberapa titik, wisatawan dapat melihat lorong alami yang terbentuk dari pepohonan besar di kedua sisi sungai.
Perjalanan juga memperlihatkan kemampuan para joki rakit mengendalikan bambu mengikuti karakter arus sungai. Mereka memanfaatkan sebatang bambu panjang sebagai alat utama untuk mengarahkan rakit melewati setiap tikungan dan bagian sungai yang lebih deras.
Keahlian tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri karena memperlihatkan pengalaman panjang masyarakat lokal dalam memanfaatkan Sungai Amandit sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Bagaimana kehidupan masyarakat di sekitar Loksado?
Tidak hanya menikmati panorama alam, wisatawan juga dapat melihat aktivitas masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Pegunungan Meratus. Beberapa lereng bukit dimanfaatkan sebagai lahan pertanian untuk menanam padi gunung yang telah lama menjadi komoditas khas daerah tersebut.
Dalam video disebutkan bahwa beras gunung dijual sekitar Rp20.000 per liter dan dikenal memiliki aroma serta cita rasa yang khas. Produk lokal ini juga menjadi salah satu oleh-oleh yang sering dicari wisatawan setelah menikmati perjalanan bamboo rafting.
Keberadaan lahan pertanian di sepanjang perbukitan menunjukkan hubungan erat antara masyarakat dengan alam. Sungai dan pegunungan bukan hanya menjadi objek wisata, tetapi juga sumber kehidupan yang terus dimanfaatkan secara turun-temurun.
Baca Juga: Kisah Perjalanan ke Long Nawang, Dari Pernikahan Adat hingga Keindahan Sungai Kayan
Apa yang perlu dipersiapkan sebelum mencoba bamboo rafting?
Wisatawan disarankan mengenakan pakaian yang nyaman dan mudah kering karena selama perjalanan rakit akan beberapa kali terkena percikan air sungai.
Menggunakan life jacket juga menjadi hal yang penting demi menjaga keselamatan selama pengarungan. Meski arus Sungai Amandit relatif bersahabat, perlengkapan keselamatan tetap harus digunakan sesuai arahan pemandu.
Selain itu, membawa pakaian ganti, kantong kedap air untuk menyimpan barang elektronik, serta minuman secukupnya dapat membuat perjalanan menjadi lebih nyaman.
Setelah sekitar dua jam menyusuri Sungai Amandit, rakit akan tiba di titik akhir penjemputan. Dari lokasi tersebut, wisatawan kembali menuju titik awal menggunakan kendaraan yang telah disediakan penyedia jasa wisata.
Poin Penting
-
Bamboo rafting merupakan salah satu wisata unggulan di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
-
Pengarungan dilakukan menyusuri Sungai Amandit menggunakan rakit bambu tradisional.
-
Tarif satu rakit sekitar Rp300.000 untuk tiga hingga empat orang.
-
Terdapat biaya tambahan life jacket Rp10.000 per orang dan transportasi kembali Rp25.000 per orang.
-
Durasi perjalanan berkisar 1,5 hingga 2 jam.
-
Wisatawan dapat menikmati panorama Pegunungan Meratus, tebing batu, hutan hijau, serta kehidupan masyarakat lokal.
-
Selain bamboo rafting, Sungai Amandit juga menawarkan aktivitas river tubing.
Insight Redaksi
Bamboo rafting di Loksado menunjukkan bahwa wisata alam tidak selalu harus identik dengan aktivitas yang memacu adrenalin. Menyusuri Sungai Amandit justru memberi ruang bagi wisatawan untuk menikmati ketenangan, mengamati kehidupan masyarakat sekitar, sekaligus melihat keindahan Pegunungan Meratus dari sudut yang berbeda. Pengalaman seperti ini menjadi nilai lebih yang sulit ditemukan di destinasi lain. Kada heran kalau banyak pengunjung memilih kembali menikmati wisata ini saat berkunjung ke Kalimantan Selatan, Ces. Jika berencana datang, memilih waktu ketika kondisi cuaca mendukung akan membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan pemandangan sungai terlihat semakin memikat.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang mengenal pesona wisata alam Loksado dan Sungai Amandit.
Masih banyak destinasi menarik yang layak dijelajahi di Kalimantan. Ikuti terus update terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Berapa harga bamboo rafting di Loksado?
Tarif bamboo rafting sekitar Rp300.000 untuk satu rakit dengan kapasitas ideal tiga hingga empat orang.
2. Berapa lama durasi bamboo rafting di Sungai Amandit?
Perjalanan menyusuri Sungai Amandit berlangsung sekitar 1,5 hingga 2 jam, tergantung kondisi arus sungai.
3. Apakah ada biaya tambahan selain sewa rakit?
Ya. Wisatawan perlu menyiapkan biaya sewa life jacket sebesar Rp10.000 per orang dan transportasi kembali ke titik awal sekitar Rp25.000 per orang.
4. Apa saja yang sebaiknya dibawa saat bamboo rafting?
Disarankan membawa pakaian ganti, alas kaki yang nyaman, kantong kedap air untuk barang elektronik, serta menggunakan pelampung selama perjalanan.
5. Apakah tersedia aktivitas lain selain bamboo rafting?
Selain bamboo rafting, wisatawan juga dapat mencoba river tubing yang tersedia di kawasan Sungai Amandit.
Sumber Informasi
Informasi ini telah tayang sebelumnya di media YouTube @Eksplorasi Archipelago, dengan judul "NYESEL KALAU GAK NONTON! Serunya Bamboo Rafting Loksado yang Diakui UNESCO!". Artikel ini dipublikasikan kembali dengan angle dan gaya jurnalistik Balikpapantv.id berdasarkan informasi dalam video.
Editor : Arya Kusuma