Menembus Jalur Tambang Kalimantan, Kisah Perjalanan Panjang Roadtrip Indonesia

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 12:05 WIB
Menyusuri jalur tambang Kalimantan membuka cerita alam, medan berat, dan kehidupan warga lokal (BTV/Ai)
Menyusuri jalur tambang Kalimantan membuka cerita alam, medan berat, dan kehidupan warga lokal (BTV/Ai)

Durasi Baca: 6 menit

Topik: Petualangan Jalur Tambang Pedalaman Kalimantan

Ikhtisar: Perjalanan Roadtrip Indonesia menyusuri jalur terpencil, jalur tambang batu bara, serta interaksi warga lokal di pedalaman Kalimantan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Roadtrip Indonesia menjelajahi jalur pedalaman dari Kutai Barat menuju Muara Teweh, Kalimantan Tengah, melalui jalan sepi, kawasan tambang batu bara, dan wilayah minim fasilitas yang penuh tantangan.

Perjalanan jauh ini bukan cuma soal medan berat, tapi juga cerita manusia yang ditemui sepanjang jalan. Banyak kejutan dari pelosok Kalimantan yang jarang terlihat, Ces!

Mengapa perjalanan menuju Muara Teweh menjadi tantangan tersendiri?

Tim Roadtrip Indonesia melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan “Seruling Senja” dari Kutai Barat menuju Muara Teweh, Kalimantan Tengah.

Sebelum memasuki kawasan pedalaman, mereka memastikan bahan bakar kendaraan terisi penuh karena jalur yang dilewati cukup jauh dari permukiman.

Rute tersebut dikenal memiliki jalan yang sepi dan beberapa bagian mengalami kondisi yang kurang baik.

Selama menjalani perjalanan lintas daerah selama delapan tahun, tim mengaku sempat memiliki kekhawatiran saat memasuki wilayah yang belum dikenal.

Namun, pengalaman bertemu berbagai masyarakat membuat perjalanan tersebut berubah menjadi kesempatan mengenal Indonesia lebih dekat.

Bagaimana jalur sepi justru mempertemukan Roadtrip Indonesia dengan warga lokal?

Saat melewati jalur penghubung Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, kendaraan yang banyak ditemui adalah truk tangki pengangkut CPO atau minyak sawit.

Di tengah kawasan yang didominasi hutan dan jalan panjang, tim bertemu warga lokal yang ternyata mengenali kendaraan “Seruling Senja”.

Beberapa orang mengetahui perjalanan Roadtrip Indonesia melalui kanal Youtube mereka.

Salah satunya Bang Topan yang membantu memberikan informasi mengenai pilihan jalur menuju Muara Teweh.

Pertemuan singkat tersebut menjadi pengalaman menarik karena informasi dari warga membantu menentukan perjalanan berikutnya.

Baca Juga: Menguak Pesona 14 Surga Tersembunyi di Berau yang Bikin Betah Liburan

Mengapa jalur tambang batu bara dipilih untuk menuju Muara Teweh?

Saat mencari rute tercepat, tim mendapatkan saran untuk melewati jalur holing tambang batu bara.

Menurut Bang Topan, jalur biasa membutuhkan waktu sekitar delapan jam, sedangkan jalur tambang dapat ditempuh sekitar empat jam.

Kalau sini 8 jam. Jauh. Kalau lewat tambang, ya 4 jam lah.

Setelah mendapatkan izin dari pos penjagaan perusahaan melalui petugas bernama Pak Muhammad Yahya, tim diperbolehkan melintasi jalur tersebut.

Sekitar pukul 11.00 siang, perjalanan memasuki kawasan tambang dengan tantangan berbeda.

Jalur tersebut digunakan bersama kendaraan besar pengangkut batu bara sehingga pengendara harus meningkatkan kewaspadaan.

Perjalanan pedalaman Kalimantan melewati jalur tambang menghadirkan tantangan kendaraan besar dan medan berat (BTV/Ai)
Perjalanan pedalaman Kalimantan melewati jalur tambang menghadirkan tantangan kendaraan besar dan medan berat (BTV/Ai)

Apa yang terlihat saat melewati kawasan tambang Kalimantan?

Sepanjang perjalanan, tim melihat aktivitas pertambangan dengan tumpukan batu bara yang membentang luas. Pemandangan tersebut memperlihatkan salah satu sisi kekayaan alam Kalimantan yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi daerah. Selain kawasan tambang, perjalanan juga memperlihatkan hamparan perkebunan sawit dan akasia yang luas. Namun, jalur tersebut memiliki keterbatasan karena minim fasilitas pemberhentian.

Baca Juga: Surga Tersembunyi Kaltim: Menguak Misteri Danau Dua Rasa Labuan Cermin Berau

Pengendara perlu memperhitungkan kebutuhan perjalanan karena tidak banyak tempat untuk beristirahat. Medan panjang dan kendaraan berat yang melintas membuat perjalanan membutuhkan konsentrasi tinggi.

Kawasan tambang Kalimantan memperlihatkan aktivitas industri, perkebunan luas, dan tantangan perjalanan (BTV/Ai)
Kawasan tambang Kalimantan memperlihatkan aktivitas industri, perkebunan luas, dan tantangan perjalanan (BTV/Ai)

Bagaimana masyarakat lokal membuat perjalanan semakin berkesan?

Setelah berhasil melewati jalur tambang, tim akhirnya menemukan tempat singgah di Simpang Penayan.

Di lokasi tersebut, mereka bertemu kelompok pemuda Karang Taruna dari Benangin yang memberikan sambutan hangat.

Pertemuan itu menjadi momen sederhana yang memperlihatkan keramahan masyarakat daerah.

Sebelumnya, Om Daeng dari CVI Kutai Timur juga mengapresiasi perjalanan Roadtrip Indonesia yang memasuki tahun kesembilan.

Baca Juga: Rekomendasi 6 Tempat Wisata Hits di Bontang untuk Liburan Akhir Pekan Keluarga

Perjalanan selama ini dari udah mau masuk ke tahun kesembilan ya Bang ya, saya pikir luar biasa karena betul-betul survive di jalan seperti apa. Masuk di wilayah yang daerahnya bagus, kadang-kadang dapat wilayah-wilayah yang pelosok. Yang bikin saya salut lagi, untuk blusukan itu kan butuh biaya tuh Bang, ternyata dibarengin usaha-usaha ya, enggak harus menunggu ke sini ke situ lah istilahnya.

Setelah melewati perjalanan panjang, tim akhirnya memilih beristirahat di Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara.

Perjalanan berikutnya direncanakan menuju Palangkaraya dan Banjarmasin.

Apa pelajaran dari perjalanan lintas wilayah Kalimantan?

Perjalanan Roadtrip Indonesia memperlihatkan bahwa menjelajah daerah terpencil membutuhkan persiapan dan kemampuan membaca kondisi sekitar.

Beberapa hal penting saat melewati jalur panjang:

  1. Pastikan kendaraan siap sebelum berangkat
    Bahan bakar dan kondisi kendaraan menjadi faktor utama saat melewati wilayah minim fasilitas.

  2. Gunakan informasi warga lokal
    Masyarakat sekitar sering memiliki pengetahuan mengenai kondisi jalan yang sedang dilalui.

  3. Waspadai jalur kendaraan berat
    Jalur tambang memiliki aktivitas truk besar sehingga perlu perhatian ekstra.

  4. Siapkan kebutuhan perjalanan
    Perjalanan panjang membutuhkan perencanaan karena fasilitas umum terbatas.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Perjalanan ini menunjukkan sisi Kalimantan yang kada hanya tentang kota besar, tetapi juga jalur panjang yang mempertemukan manusia dengan alam dan aktivitas ekonomi. Ikam yang handak menjelajah wilayah Bumi Etam, pang jangan cuma lihat tempat tujuan. Perhatikan jua perjalanan menuju sana. Kadada cerita besar tanpa melewati jalan panjang, Ces.

Bagikan artikel ini ke kawalan ikam agar semakin banyak yang mengenal cerita perjalanan unik dari pedalaman Kalimantan.

Penasaran dengan cerita lain dari pelosok Kalimantan yang jarang terlihat? Ikuti terus informasi menarik hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

  1. Dari mana perjalanan Roadtrip Indonesia dimulai menuju Muara Teweh?
    Perjalanan dimulai dari wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur menuju Muara Teweh, Kalimantan Tengah.

  2. Mengapa tim memilih jalur tambang batu bara?
    Jalur tambang dipilih karena dapat memangkas waktu perjalanan dari sekitar delapan jam menjadi empat jam.

  3. Siapa yang membantu memberikan informasi jalur alternatif?
    Bang Topan membantu memberikan informasi mengenai jalur tambang menuju Muara Teweh.

  4. Apa nama kendaraan yang digunakan Roadtrip Indonesia?
    Tim menggunakan kendaraan bernama “Seruling Senja” selama perjalanan lintas wilayah.

Sumber Informasi: Informasi ini sudah tayang sebelumnya di Media Youtube @Roadtrip Indonesia, dengan judul “TERPENCIL! MENEMBUS JALUR BATUBARA, Petualangan Ekstrem di Pedalaman Kalimantan!”. Di-publikasikan kembali berupa artikel dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Roadtrip Indonesia Muara Teweh Jalur tambang batu bara