Durasi Baca: 7 menit
Topik: Menelusuri pesona sejarah, budaya, dan kuliner Sevilla di wilayah Andalusia, Spanyol.
Ikhtisar: Sevilla menawarkan perpaduan warisan Islam, bangunan bersejarah, budaya lokal, serta kuliner khas yang membentuk pengalaman wisata lengkap dalam satu kota.
Balikpapan TV - Hai Ces! Sevilla di Spanyol masih mempertahankan jejak peradaban Islam Andalusia melalui bangunan bersejarah, kawasan kota tua, hingga tradisi budaya yang hidup berdampingan dengan identitas Spanyol modern. Kota ini menjadi salah satu destinasi paling menarik di kawasan selatan negeri tersebut.
Kalau sedang mencari referensi wisata yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga kaya cerita, Sevilla layak masuk daftar perjalanan berikutnya. Banyak sisi menarik yang jarang disadari wisatawan. Ikuti terus sampai selesai, Ces!
Mengapa Sevilla begitu identik dengan sejarah Andalusia?
Sevilla merupakan ibu kota wilayah otonomi Andalusia sekaligus kota terbesar keempat di Spanyol. Letaknya berada di tepi Sungai Guadalquivir yang sejak dahulu menjadi jalur perdagangan penting di Semenanjung Iberia.
Perjalanan yang dibagikan kanal YouTube Nadya Keliling Eropa dimulai dari Stasiun Bus Plaza de Armas. Tidak lama setelah turun dari bus, nuansa Timur Tengah langsung terlihat melalui bentuk bangunan yang menghiasi kawasan sekitar terminal.
Jejak tersebut bukan tanpa alasan. Sevilla pernah menjadi bagian penting dari wilayah kekuasaan Islam di Andalusia selama beberapa abad sehingga banyak unsur arsitektur Arab masih dapat ditemukan hingga sekarang.
Narator video, Nadya, menggambarkan kekayaan sejarah kota tersebut.
"Kota Sevilla ini adalah rumahnya dari tarian Flamenco yang terkenal dan salah satu kota paling besar di Andalusia. Andalusia itu bekas pemerintahan Muslim Spanyol waktu tahun 1400-an, jadi ini kotanya dulunya Muslim sehingga ada banyak ornamen-ornamen Arab dan ada banyak juga masjid."
Selain sejarahnya, Sevilla juga dikenal memiliki iklim Mediterania dengan musim panas yang sangat hangat. Bahkan sejumlah referensi pariwisata menyebut kota ini sebagai salah satu kawasan dengan suhu tertinggi di Eropa pada musim panas.
Keberadaan taman-taman kota yang rindang menjadi pelengkap suasana. Pohon-pohon besar berusia ratusan tahun menghadirkan ruang teduh bagi warga maupun wisatawan.
Apa saja destinasi yang paling menarik di pusat Kota Sevilla?
Memasuki kawasan Sevilla Center, suasana kota berubah menjadi deretan jalan sempit berarsitektur klasik yang dipenuhi bangunan tua, toko kecil, restoran, hingga panggung pertunjukan tari Flamenco.
Salah satu lokasi yang dilewati ialah Plaza del Salvador. Di alun-alun ini berdiri Gereja Collegial del Divino Salvador yang menjadi salah satu bangunan bersejarah penting di Sevilla.
Bagi wisatawan, sebagian besar destinasi sejarah di kawasan tersebut menerapkan tiket masuk sekitar 6 hingga 7 Euro sesuai pengalaman yang dibagikan dalam video.
Perjalanan kemudian mengarah ke Katedral Sevilla, salah satu katedral Gotik terbesar di dunia yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO bersama Real Alcázar dan Archivo de Indias. Pengakuan UNESCO diberikan karena kawasan ini menggambarkan perkembangan sejarah penting antara peradaban Islam dan Kristen di Spanyol.
Baca Juga: Daya Tarik Pulau Sangalaki, Pulau Kecil yang Menyimpan Kekayaan Laut Indonesia
Yang membuat katedral ini unik adalah sebagian bangunannya memanfaatkan bekas masjid utama peninggalan Dinasti Almohad pada abad ke-12. Menara Giralda yang kini menjadi menara lonceng dahulu merupakan menara masjid dan masih mempertahankan ciri arsitektur Islam.
Tidak jauh dari sana berdiri Real Alcázar de Sevilla, kompleks istana yang mulai dibangun pada abad ke-10. Setelah wilayah tersebut dikuasai kerajaan Kristen, bangunannya mengalami berbagai pengembangan tanpa menghilangkan karakter arsitektur Moor yang menjadi ciri khasnya.
Popularitas kompleks istana ini semakin meningkat setelah digunakan sebagai lokasi syuting serial Game of Thrones.
Wisatawan juga dapat mengikuti program Free Walking Tour, yaitu tur berjalan kaki bersama pemandu lokal. Peserta tidak dikenai tarif tetap dan biasanya memberikan tip secara sukarela setelah kegiatan selesai.
Mengapa Plaza de España menjadi ikon Sevilla?
Setelah beristirahat di taman yang memiliki danau kecil dengan kawanan bebek, perjalanan berlanjut menuju Plaza de España yang berada di kawasan Parque de María Luisa.
Bangunan megah ini dibangun pada 1928 untuk menyambut Pameran Ibero-Amerika. Bentuknya berupa setengah lingkaran besar dengan kanal air, jembatan, serta deretan keramik yang mewakili setiap provinsi di Spanyol.
Saat ini sebagian bangunan dimanfaatkan sebagai kantor pemerintahan, namun kawasan tersebut tetap terbuka sebagai destinasi wisata.
Keindahannya juga menarik perhatian industri perfilman. Plaza de España pernah menjadi lokasi pengambilan gambar Star Wars Episode II: Attack of the Clones serta The Dictator.
Kekaguman terhadap tempat ini disampaikan langsung oleh Nadya.
"Plaza de España ini adalah salah satu kota terbesar yang paling indah yang pernah aku datangin. Yang tadi itu super duper wah, next level deh. Ini benar-benar enggak bisa dideskripsikan karena indah banget, berasa aku dilempar ke tahun 1950-an."
Perjalanan hari itu ditutup dengan berjalan kaki sekitar tiga kilometer menuju terminal bus. Jika dihitung sejak pagi, total jarak yang ditempuh mencapai sekitar 15 kilometer.
Baca Juga: Wisata ke Desa Budaya Pampang, Yuk Mengenal Tradisi Suku Dayak Kenyah dari Dekat
Bagaimana pengalaman mencicipi kuliner khas Sevilla?
Menjelajahi kota bersejarah terasa kurang lengkap tanpa mencoba makanan lokal. Dalam sesi tanya jawab pada video, Nadya membagikan beberapa hidangan yang sempat dicicipi selama berada di Sevilla.
Menu pertama adalah mushroom sandwich atau roti isi jamur yang dipadukan dengan Tortilla Española, omelet kentang khas Spanyol yang menjadi salah satu makanan rumahan paling populer di negara tersebut.
Menurut Nadya, kedua makanan tersebut memiliki cita rasa yang lezat. Namun, ukuran porsinya tergolong kecil jika dibandingkan dengan harga sekitar 4 Euro untuk masing-masing menu.
Kuliner berikutnya adalah Papas a lo Pobre, hidangan sederhana yang berasal dari wilayah selatan Spanyol.
Nama makanan ini secara harfiah berarti "kentang orang miskin". Meski terdengar sederhana, hidangan tersebut justru menjadi salah satu menu tradisional yang masih banyak dijumpai di restoran maupun rumah tangga di Andalusia.
Kentang dimasak dengan cara digoreng sebentar, kemudian ditumis menggunakan minyak paprika, bawang, dan cabai. Pada beberapa penyajian, menu ini dilengkapi telur atau daging sebagai pelengkap.
Nadya memberikan kesan positif terhadap makanan tersebut.
"Ini namanya Papas a lo Pobre, artinya itu kentang orang miskin. Ini tuh makanan khas dari Spanyol juga, ditumis pakai cabai, bawang, dan minyak paprika. Rasanya enak banget dan gampang bikinnya."
Bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya lokal melalui makanan, Papas a lo Pobre menjadi salah satu pilihan menarik karena menggunakan bahan sederhana yang mudah ditemukan.
Tips menikmati wisata di Sevilla:
-
Datang pada pagi hari agar cuaca masih nyaman untuk berjalan kaki.
-
Gunakan alas kaki yang nyaman karena banyak objek wisata dapat dijelajahi dengan berjalan kaki.
-
Sisihkan anggaran tiket masuk sekitar 6–7 Euro untuk beberapa bangunan bersejarah sesuai pengalaman perjalanan.
-
Coba pertunjukan Flamenco untuk mengenal budaya Andalusia secara langsung.
-
Luangkan waktu menikmati kuliner lokal, termasuk Tortilla dan Papas a lo Pobre.
Baca Juga: Bukit Batu Dinding di Kalimantan, Panorama Tebing Alami yang Mulai Dilirik Wisatawan
Mengapa Sevilla layak masuk daftar destinasi impian?
Sevilla menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan dalam satu kota. Warisan sejarah, arsitektur, seni pertunjukan, ruang terbuka hijau, hingga kuliner lokal berpadu membentuk identitas yang khas.
Kota ini juga memperlihatkan bagaimana bangunan bersejarah dapat terus dimanfaatkan tanpa menghilangkan nilai budaya yang dimilikinya.
Bagi pencinta sejarah, Sevilla menghadirkan jejak panjang peradaban Islam Andalusia. Sementara bagi penggemar fotografi, hampir setiap sudut kota menyajikan latar yang menarik, mulai dari gang-gang klasik hingga plaza megah yang menjadi ikon Spanyol.
Perjalanan yang dibagikan kanal YouTube Nadya Keliling Eropa menunjukkan bahwa Sevilla bukan sekadar kota wisata. Di balik setiap bangunan dan jalanannya tersimpan cerita panjang mengenai percampuran budaya yang masih terasa hingga sekarang.
Kombinasi tersebut menjadikan Sevilla sebagai salah satu destinasi yang mampu menghadirkan pengalaman wisata sejarah sekaligus budaya dalam satu perjalanan.
Baca Juga: Menilik Peran Strategis Bukit Bangkirai Sebagai Benteng Paru-Paru Hijau Penyangga Lingkungan IKN
Poin Penting:
-
Sevilla merupakan ibu kota Andalusia dan kota terbesar keempat di Spanyol.
-
Kota ini masih mempertahankan banyak peninggalan arsitektur Islam dari masa Andalusia.
-
Katedral Sevilla dan Real Alcázar menjadi bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
-
Plaza de España merupakan ikon wisata sekaligus lokasi syuting beberapa film terkenal.
-
Papas a lo Pobre menjadi salah satu kuliner tradisional khas Andalusia yang masih populer.
-
Perjalanan dalam video ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 kilometer dalam sehari.
Insight Redaksi: Sevilla memperlihatkan bahwa warisan sejarah dapat menjadi kekuatan ekonomi ketika dirawat secara konsisten. Dari sudut pandang Balikpapan, pelajaran yang bisa dipetik adalah pentingnya menjaga identitas lokal sambil membuka ruang bagi pariwisata berkualitas. Kada selalu harus membangun destinasi baru, pang merawat yang sudah dimiliki sering kali memberi nilai yang jauh lebih besar. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang mengenal kisah menarik dari berbagai belahan dunia, Ces.
Masih penasaran dengan cerita perjalanan unik, sejarah dunia, dan rekomendasi destinasi yang penuh inspirasi? Ikuti terus update info hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Mengapa Sevilla dikenal sebagai kota warisan Islam?
Karena Sevilla pernah menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Islam di Andalusia sehingga masih menyimpan banyak bangunan dan ornamen bergaya Arab.
2. Destinasi apa yang paling terkenal di Sevilla?
Katedral Sevilla, Real Alcázar de Sevilla, Plaza del Salvador, dan Plaza de España menjadi tujuan wisata utama.
3. Apa makanan khas yang dicoba dalam perjalanan ini?
Mushroom sandwich, Tortilla Española, dan Papas a lo Pobre.
4. Berapa jarak berjalan kaki selama perjalanan di Sevilla?
Sekitar 15 kilometer dalam satu hari.
Sumber Informasi: Informasi ini sudah tayang sebelumnya di Media Youtube @Nadya Keliling Eropa, dengan judul "Indahnya SEVILLA - Warisan Islam Andalusia Spanyol". Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel Balikpapantv.id.