Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Daya Tarik Pulau Sangalaki, Pulau Kecil yang Menyimpan Kekayaan Laut Indonesia

Ahla Najwa • Rabu, 8 Juli 2026 | 19:48 WIB
Pulau Sangalaki memadukan wisata bahari, konservasi penyu, dan kekayaan ekosistem laut di Kepulauan Derawan Berau (BTV/AI)
Pulau Sangalaki memadukan wisata bahari, konservasi penyu, dan kekayaan ekosistem laut di Kepulauan Derawan Berau (BTV/AI)

Durasi: 6 menit

Topik: Keunikan Pulau Sangalaki sebagai kawasan konservasi penyu dan wisata bahari unggulan.

Ikhtisar: Pulau Sangalaki menawarkan perpaduan wisata bahari, konservasi penyu, dan kekayaan ekosistem laut yang menjadikannya salah satu kawasan penting di Kepulauan Derawan sekaligus destinasi favorit pecinta alam.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pulau Sangalaki di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dikenal sebagai habitat penting penyu hijau dan penyu sisik sekaligus kawasan wisata alam yang mengedepankan konservasi. Pulau kecil di Kepulauan Derawan ini menjadi salah satu lokasi penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem laut Indonesia.

Kalau biasanya orang mengejar pantai yang ramai, Sangalaki justru menawarkan pengalaman berbeda. Alamnya masih terjaga dan setiap sudutnya menyimpan cerita kehidupan laut yang menarik untuk dikenali. Simak terus sampai selesai, Ces!

Apakah yang Membuat Pulau Sangalaki Begitu Penting?

Di balik ukurannya yang relatif kecil, Pulau Sangalaki memiliki peran besar bagi kelestarian satwa laut. Pulau ini termasuk dalam kawasan Taman Wisata Alam Pulau Sangalaki yang dikelola untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan aktivitas wisata.

Hamparan pasir putih Pulau Sangalaki menjadi habitat alami penyu sekaligus daya tarik wisata bahari unggulan (BTV/AI)
Hamparan pasir putih Pulau Sangalaki menjadi habitat alami penyu sekaligus daya tarik wisata bahari unggulan (BTV/AI)

Pantai berpasir putih yang mengelilingi pulau bukan hanya memanjakan mata wisatawan. Kawasan tersebut menjadi lokasi penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata) bertelur secara alami.

Keberadaan habitat peneluran ini menjadikan Sangalaki sebagai salah satu kawasan konservasi penyu paling penting di Indonesia. Setiap musim tertentu, puluhan hingga ratusan penyu datang ke pantai pada malam hari untuk meletakkan telurnya sebelum kembali ke laut.

Karena nilai ekologinya sangat tinggi, berbagai aturan diterapkan untuk memastikan aktivitas wisata tidak mengganggu proses alami satwa tersebut.

Baca Juga: Pink Beach Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Alam yang Sulit Dilupakan

Mengapa Pulau Sangalaki Menjadi Magnet Wisata Bahari?

Keindahan Pulau Sangalaki tidak berhenti di garis pantainya. Perairan di sekeliling pulau dikenal memiliki ekosistem terumbu karang yang sehat dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi.

Air laut yang jernih membuat wisatawan dapat menikmati pemandangan bawah laut bahkan dari permukaan saat melakukan snorkeling.

Perairan Pulau Sangalaki menjadi habitat pari manta, penyu, dan jalur migrasi paus yang menakjubkan (BTV/AI)
Perairan Pulau Sangalaki menjadi habitat pari manta, penyu, dan jalur migrasi paus yang menakjubkan (BTV/AI)

Bagi penyelam, Sangalaki juga dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk berjumpa pari manta atau manta ray. Satwa berukuran besar ini kerap terlihat melintas di beberapa titik penyelaman yang telah dikenal luas oleh komunitas penyelam internasional.

Tidak hanya itu, berbagai jenis ikan karang, bintang laut, moluska, hingga biota laut lainnya hidup berdampingan di kawasan ini. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya menjaga kualitas lingkungan laut agar ekosistem tetap stabil.

Kombinasi pantai alami, terumbu karang, dan satwa laut menjadikan Pulau Sangalaki sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata sekaligus pembelajaran tentang konservasi.

Bagaimana Upaya Konservasi Dilakukan di Pulau Sangalaki?

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur menjelaskan bahwa Taman Wisata Alam Pulau Sangalaki memiliki fungsi utama sebagai kawasan pelestarian alam yang juga dimanfaatkan untuk wisata berbasis konservasi.

Pengelolaan kawasan dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari perlindungan habitat penyu, pengawasan aktivitas wisata, hingga edukasi kepada pengunjung mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Pengunjung yang datang juga diimbau mengikuti aturan selama berada di kawasan konservasi. Misalnya, menjaga jarak saat mengamati penyu, tidak menggunakan cahaya berlebihan pada malam hari, dan tidak menyentuh satwa liar.

Pendekatan tersebut bertujuan agar aktivitas wisata tetap memberikan manfaat ekonomi tanpa mengurangi fungsi ekologis kawasan.

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat sekitar menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan Pulau Sangalaki. Kesadaran bersama dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan konservasi jangka panjang.

Baca Juga: Infrastruktur Pesisir Biduk-Biduk Dorong Wisata dan Ekonomi Berau 2026

Apa Saja Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan?

Pulau Sangalaki menawarkan berbagai pengalaman yang berbeda dibanding destinasi wisata pantai pada umumnya.

Pulau Sangalaki menjadi destinasi favorit menikmati penyu, terumbu karang, serta pari manta di habitat alaminya indah (BTV/AI)
Pulau Sangalaki menjadi destinasi favorit menikmati penyu, terumbu karang, serta pari manta di habitat alaminya indah (BTV/AI)

Beberapa aktivitas favorit wisatawan meliputi:

1. Mengamati penyu bertelur
Pada musim tertentu, wisatawan dapat menyaksikan penyu naik ke pantai dengan pendampingan petugas agar proses alami tetap terjaga.

2. Snorkeling menikmati terumbu karang
Perairan dangkal di sekitar pulau menghadirkan panorama bawah laut yang kaya warna dan biota.

3. Menyelam bersama pari manta
Beberapa titik penyelaman menjadi lokasi favorit untuk melihat manta ray berenang di habitat alaminya.

4. Menikmati suasana pulau yang alami
Pulau Sangalaki menawarkan ketenangan yang sulit ditemukan di kawasan wisata yang lebih ramai.

5. Wisata edukasi konservasi
Selain berlibur, pengunjung juga dapat mengenal pentingnya menjaga populasi penyu dan ekosistem pesisir melalui informasi yang tersedia di kawasan konservasi.

Keindahan Pulau Sangalaki menunjukkan bahwa wisata alam tidak selalu identik dengan pembangunan besar-besaran. Justru daya tarik utamanya terletak pada alam yang masih terjaga serta kehidupan satwa liar yang tetap berlangsung secara alami.

Melihat langsung penyu bertelur menjadi pengalaman yang paling banyak dicari wisatawan. Namun, kegiatan tersebut hanya dapat dilakukan dengan mengikuti ketentuan petugas agar penyu tidak mengalami gangguan selama proses bertelur maupun kembali ke laut.

Pendekatan ini menjadi bagian penting dari konsep wisata berbasis konservasi. Pengunjung menikmati keindahan alam sekaligus ikut menjaga habitat satwa yang dilindungi.

Mengapa Pulau Sangalaki Penting bagi Kalimantan Timur?

Pulau Sangalaki bukan hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Berau, tetapi juga memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah dengan kekayaan wisata bahari kelas dunia.

Selama ini, Kepulauan Derawan dikenal melalui panorama laut yang memikat. Kehadiran Pulau Sangalaki melengkapi daya tarik tersebut karena menawarkan pengalaman yang berbeda, yakni menyaksikan langsung kawasan konservasi penyu yang masih aktif hingga saat ini.

Selain mendukung sektor pariwisata, keberadaan kawasan konservasi juga memberikan manfaat bagi penelitian, pendidikan lingkungan, dan perlindungan keanekaragaman hayati laut Indonesia.

Keseimbangan antara pelestarian dan pemanfaatan wisata menjadi nilai yang terus dijaga agar generasi berikutnya masih dapat menikmati kekayaan alam yang sama.

Baca Juga: Gua Tapak Raja Dekat IKN Jadi Wisata Alam Favorit Baru Sepaku

Tips Berkunjung ke Pulau Sangalaki:

Supaya pengalaman wisata semakin nyaman sekaligus ikut mendukung konservasi, beberapa hal berikut patut diperhatikan.

1. Ikuti seluruh arahan petugas konservasi
Aturan yang diterapkan bertujuan melindungi penyu dan satwa liar lainnya.

2. Hindari menggunakan lampu terang saat malam hari
Cahaya berlebihan dapat mengganggu penyu yang sedang naik ke pantai untuk bertelur.

3. Jangan menyentuh penyu maupun telur penyu
Pengamatan dilakukan dari jarak aman agar proses alami tetap berlangsung.

4. Gunakan perlengkapan snorkeling dan menyelam secara bertanggung jawab
Pastikan tidak menginjak maupun merusak terumbu karang selama berada di laut.

5. Bawa kembali sampah pribadi
Kebersihan kawasan menjadi tanggung jawab bersama demi menjaga kualitas lingkungan pesisir.

Pulau Sangalaki membuktikan bahwa destinasi wisata terbaik bukan hanya dinilai dari keindahan panoramanya. Nilai utamanya justru terletak pada kemampuan kawasan tersebut mempertahankan kehidupan satwa liar dan ekosistem laut yang masih sehat.

Semakin banyak wisatawan memahami pentingnya konservasi, semakin besar pula peluang Pulau Sangalaki tetap menjadi rumah yang aman bagi penyu, pari manta, dan berbagai biota laut lainnya. Wisata dan pelestarian pun dapat berjalan beriringan tanpa saling mengorbankan.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Pulau Sangalaki memperlihatkan bahwa aset wisata paling bernilai justru lahir dari alam yang dijaga, bukan yang diubah secara berlebihan. Kalimantan Timur memiliki modal besar untuk mengembangkan wisata bahari berkualitas tanpa kehilangan identitas lingkungannya. Itu pang yang membuat kawasan seperti Sangalaki berbeda. Kada hanya menawarkan pemandangan, tetapi juga menghadirkan pengalaman memahami pentingnya konservasi. Nilai seperti ini patut terus dijaga bersama, Ces.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang mengenal Pulau Sangalaki sekaligus memahami mengapa kawasan konservasi memiliki peran penting bagi masa depan laut Indonesia.

Masih banyak destinasi alam Kalimantan Timur yang menyimpan kisah menarik. Update terus informasinya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Di mana lokasi Pulau Sangalaki?
Pulau Sangalaki berada di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

2. Mengapa Pulau Sangalaki terkenal?
Karena menjadi habitat penyu hijau dan penyu sisik serta memiliki kawasan laut yang kaya terumbu karang dan pari manta.

3. Apa status kawasan Pulau Sangalaki?
Pulau Sangalaki merupakan Taman Wisata Alam yang mengutamakan konservasi sekaligus wisata berbasis alam.

4. Apa aktivitas wisata yang dapat dilakukan di Pulau Sangalaki?
Wisatawan dapat snorkeling, menyelam, mengamati penyu bertelur sesuai aturan, dan menikmati wisata edukasi konservasi.

5. Mengapa wisatawan harus mematuhi aturan selama berkunjung?
Agar habitat penyu, terumbu karang, dan ekosistem laut tetap terjaga sehingga fungsi konservasi dapat berlangsung berkelanjutan.

Sumber Informasi: Artikel ini disusun berdasarkan informasi dari Wikipedia Indonesia, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur (BKSDA Kaltim) mengenai Taman Wisata Alam Pulau Sangalaki, serta IndonesiaJuara dengan artikel Pulau Sangalaki, Surga Kecil Penyu di Kepulauan Derawan. Seluruh informasi diperbarui dengan angle dan gaya penulisan khas balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Penyu dan Manta #Pulau Sangalaki #Wisata Berau