Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Gua Tapak Raja Dekat IKN Jadi Wisata Alam Favorit Baru Sepaku

AdminBTV • Kamis, 21 Mei 2026 | 14:57 WIB
Gua Tapak Raja dekat Titik Nol IKN menjadi destinasi wisata alam favorit baru masyarakat Kalimantan Timur. (BTV/AI)
Gua Tapak Raja dekat Titik Nol IKN menjadi destinasi wisata alam favorit baru masyarakat Kalimantan Timur. (BTV/AI)

Topik: Gua Tapak Raja Dekat Titik Nol IKN Jadi Wisata Alam Favorit Baru Kaltim
Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Gua Tapak Raja di Sepaku mulai mencuri perhatian wisatawan IKN karena akses mudah, suasana alami, dan tiket murah dengan tambahan atraksi wisata berbasis masyarakat lokal.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Gua Tapak Raja di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, makin ramai dibicarakan setelah disebut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Lokasinya hanya sekitar 30 kilometer dari Titik Nol IKN dan akses jalannya kini sudah jauh nyaman dibanding beberapa tahun lalu.

Bukan cuma soal gua alami. Tempat ini pelan tapi pasti berubah jadi paket wisata lengkap yang bikin pengunjung betah lebih lama. Dari suasana batu stalaktit sampai area danau dan jalur jogging, semuanya terasa hidup dan masih alami. Jadi wajar kalau banyak orang mulai penasaran seperti apa suasana aslinya di sana, Ces!

Baca Juga: Sungai Mahakam Samarinda 2026, Ruang Wisata dan Inspirasi Kota Tepian Modern

Bagaimana Gua Tapak Raja jadi magnet wisata dekat IKN?

Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur,, menyebut Gua Tapak Raja sudah siap menyambut wisatawan yang datang ke kawasan IKN. Faktor jarak jadi nilai kuat karena pengunjung kada perlu perjalanan terlalu jauh dari pusat kawasan Nusantara.

Menurut Ririn, kawasan Sepaku memang punya banyak daya tarik wisata. Mulai dari wisata budaya, hutan mangrove di Mentawir, sampai wisata alam berupa gua di Wonosari. Kombinasi itu membuat kawasan sekitar IKN mulai dilihat bukan sekadar pusat pemerintahan baru, tapi juga lokasi wisata yang menarik dikunjungi.

Saat meninjau langsung ke lokasi bersama wartawan dan kreator media sosial dari Samarinda, ia melihat kondisi dalam gua masih sangat alami. Bentuk batu dari tetesan air di dalam gua terlihat jelas, termasuk stalaktit dan stalagmit yang menjadi daya tarik utama pengunjung.

Apa yang membuat suasana Gua Tapak Raja terasa berbeda?

Jawabannya ada pada kesan alami yang masih dipertahankan. Saat masuk ke area gua, suasananya terasa dingin dan tenang. Batu-batu kapur yang terbentuk alami memberi pengalaman berbeda dibanding tempat wisata buatan yang serba modern.

Menariknya lagi, pengembangan wisata di sana kada cuma fokus pada gua. Pemerintah Desa Wonosari bersama dukungan sejumlah pihak mulai menambah atraksi pendukung agar pengunjung bisa menikmati lebih banyak aktivitas dalam satu kawasan.

Kasiyono selaku Kepala Desa Wonosari menjelaskan pengembangan wisata ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta PT Indexim Coalindo. Dukungan itu membantu menghadirkan fasilitas tambahan seperti flying fox dan jogging track.

Nah, pengunjung jadi kada cuma datang foto-foto lalu pulang pang. Ada aktivitas lain yang bisa dicoba sambil menikmati suasana alam sekitar, Ces!

Kenapa perkembangan wisata ini dianggap cepat?

Perubahan besar ternyata baru dimulai serius pada akhir 2020, saat pandemi COVID-19 masih berlangsung. Waktu itu kondisi lokasi masih minim fasilitas. Jalan menuju area wisata juga disebut cukup sulit dilalui.

Sekarang kondisinya berbeda jauh. Jalan menuju lokasi sudah bagus dan kawasan wisata mulai tertata. Perubahan itu terjadi karena dukungan banyak pihak dan dorongan pengembangan pariwisata di sekitar IKN.

Selain gua utama, sekarang kawasan ini juga punya:

Kehadiran fasilitas tambahan itu membuat pengunjung punya pilihan aktivitas yang lebih beragam. Ada yang datang menikmati alam, ada pula yang sekadar santai menikmati suasana sore sambil nongkrong di area kafe.

Berapa harga tiket dan bagaimana dampaknya untuk warga?

Harga tiket masuk Gua Tapak Raja tergolong murah, yakni Rp10 ribu per orang. Dengan harga itu, pengunjung sudah bisa menikmati seluruh area wisata yang tersedia di lokasi.

Pengunjung juga bebas membeli makanan, minuman, hingga aksesori dari pelaku UMKM warga sekitar. Dampaknya terasa langsung ke masyarakat karena aktivitas wisata ikut menggerakkan ekonomi lokal.

Kasiyono mengungkapkan hingga April tahun ini, pendapatan kawasan wisata tersebut sudah mencapai Rp120 juta. Angka itu menunjukkan minat pengunjung mulai tumbuh cukup cepat sejak kawasan ini dikenal publik.

Yang menarik, pengembangan wisata ini juga dibarengi program penghijauan berbasis masyarakat. Jadi fokusnya kada cuma mendatangkan wisatawan, tetapi juga pemulihan lahan dan pengurangan dampak pemanasan global.

Apa yang membuat wisata alam seperti ini mulai diminati?

Banyak pengunjung sekarang mencari tempat yang suasananya alami dan kada terlalu padat. Gua Tapak Raja hadir di momentum yang pas ketika wisata berbasis alam mulai kembali diminati.

Lokasinya dekat kawasan IKN juga memberi keuntungan tersendiri. Orang yang penasaran melihat perkembangan IKN bisa sekalian mampir menikmati wisata alam sekitar Sepaku dalam satu perjalanan.

Buat bubuhan yang suka suasana adem dan pengalaman berbeda dari hiruk pikuk kota, tempat seperti ini mulai terasa menarik untuk masuk daftar perjalanan akhir pekan. Nah itu sudah, tinggal pilih waktu datangnya saja sih, Ces!

Baca Juga: Infrastruktur Pesisir Biduk-Biduk Dorong Wisata dan Ekonomi Berau 2026

Poin Penting:

Insight: Pengembangan Gua Tapak Raja menunjukkan wisata sekitar IKN mulai bergerak dengan karakter berbeda. Kada melulu gedung besar atau proyek modern, tapi juga alam yang masih terjaga. Ini penting pang karena wisatawan sekarang sering mencari pengalaman yang terasa nyata dan dekat dengan lingkungan lokal. Kalau pengelolaan tetap dijaga rapi dan warga terus dilibatkan, kawasan seperti ini bisa jadi identitas wisata baru Kalimantan Timur yang kadada terasa dibuat-buat. Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang paham potensi wisata sekitar IKN, Ces!

Ikuti terus info wisata, perkembangan IKN, dan cerita lokal menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

  1. Di mana lokasi Gua Tapak Raja?
    Gua Tapak Raja berada di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
  2. Berapa jarak Gua Tapak Raja dari Titik Nol IKN?
    Sekitar 30 kilometer dengan akses jalan yang sudah mudah dilalui.
  3. Berapa harga tiket masuk Gua Tapak Raja?
    Tiket masuk dipatok Rp10 ribu per orang.
  4. Apa saja fasilitas tambahan di kawasan wisata ini?
    Ada flying fox, jogging track, Danau Tapak Raja, Ekoriparian Tapak Raja, dan Cafe Tapak Raja.
  5. Apa daya tarik utama Gua Tapak Raja?
    Suasana gua alami dengan formasi stalaktit dan stalagmit yang masih terjaga.
my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Desa Wonosari #Gua Tapak Raja #Titik Nol IKN