Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Menyapa Buaya dari Dekat di Penangkaran Teritip Balikpapan, Wisata Edukatif yang Bikin Merinding

AdminBTV • Sabtu, 20 Desember 2025 | 07:26 WIB
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Di timur Kota Balikpapan, tepatnya di Desa Teritip, berdiri sebuah kawasan konservasi dengan suasana tropis yang khas, pagar besi kokoh, kolam-kolam luas, dan penghuni bersisik yang bikin merinding sekaligus penasaran. Penangkaran Buaya Teritip bukan sekadar tempat melihat buaya dari kejauhan, tapi ruang edukasi yang hidup, tempat manusia dan satwa buas saling mengenal batas. Di sini, buaya muara yang besar, buaya siam yang langka, hingga buaya sepit dengan moncong ramping dirawat dan dikonservasi, berdampingan dengan aktivitas pengunjung yang tertib dan terarah.

Penasaran kenapa tempat ini terus ramai didatangi bubuhan dari berbagai daerah? Tahan dulu jempol ikam buat scroll ke mana-mana. Baca pelan-pelan sampai habis, karena setiap sudut Penangkaran Buaya Teritip punya cerita, aktivitas, dan informasi penting yang sayang dilewatkan, Cess!

Baca Juga: Operasi Lilin 2025, Kota Balikpapan Pastikan Natal dan Tahun Baru Aman

Apa saja pengalaman utama yang bisa dirasakan di Penangkaran Buaya Teritip?

Penangkaran Buaya Teritip menawarkan pengalaman langsung yang jarang ditemui di tempat lain. Pengunjung bisa melihat banyak buaya dari berbagai usia dan ukuran yang ditempatkan sesuai habitatnya. Ada kandang dengan air tenang, ada pula area yang menyerupai kondisi alam, sehingga pengamatan terasa lebih nyata dan edukatif sejak langkah pertama masuk kawasan.

Tak berhenti di situ, pengunjung juga diberi kesempatan memberi makan buaya dengan melempar daging ayam. Aktivitas ini dilakukan dengan pengawasan instruktur dan aturan yang jelas demi keselamatan bersama. Momen buaya menyambar pakan sering jadi titik paling ditunggu, sekaligus pengingat bahwa satwa ini tetap predator alami.

Bagi ikam yang suka mengabadikan momen, tersedia pula sesi foto menggendong buaya berukuran kecil. Buaya yang digunakan sudah diberi pengaman dan ditangani petugas berpengalaman. Deg-degan pasti ada, tapi rasa puas setelahnya, nah’ itu sudah, bikin cerita liburan jadi beda.

Jenis buaya apa saja yang dikonservasi di kawasan Teritip ini?

Salah satu daya tarik utama Penangkaran Buaya Teritip adalah keberagaman jenis buaya yang dikonservasi. Ada buaya muara, spesies terbesar di dunia, dengan tubuh panjang dan rahang kuat. Habitat aslinya di sungai hingga pantai, dan kemampuannya hidup di air tawar maupun asin membuatnya dikenal sebagai predator tangguh.

Selain itu, ada buaya siam yang statusnya terancam punah dan masuk kategori kritis menurut IUCN. Buaya air tawar ini hidup di danau, sungai, dan rawa. Di Kalimantan Timur, keberadaannya dikenal di kawasan Rawa Mesangat. Di penangkaran, buaya siam dirawat sebagai bagian dari upaya konservasi dan edukasi publik.

Tak ketinggalan buaya sepit dengan moncong runcing dan ukuran lebih kecil. Habitat alaminya di sungai, rawa, dan hutan mangrove Asia Tenggara. Populasinya terus menurun akibat deforestasi dan perburuan ilegal. Terakhir, ada buaya hybrid hasil persilangan buaya muara dan siam, yang mampu beradaptasi di berbagai kondisi air.

Aktivitas unik apa yang bikin pengunjung betah berlama-lama?

Selain interaksi dengan buaya, Penangkaran Buaya Teritip juga menghadirkan pengalaman lain yang tak kalah menarik. Di kawasan ini, pengunjung bisa melihat gajah dan bahkan naik gajah sambil berkeliling area tertentu. Aktivitas ini jadi favorit keluarga karena memberi perspektif berbeda tentang satwa besar yang jinak namun tetap berwibawa.

Ada pula area penjualan suvenir yang berkaitan langsung dengan buaya. Pengunjung dapat membeli minyak buaya, gigi buaya, hingga kerajinan kulit buaya seperti dompet dan ikat pinggang. Semua bahan berasal dari buaya yang memang dikembangbiakkan untuk kepentingan komersial sesuai ketentuan yang berlaku.

Biar kunjungan makin nyaman, ada beberapa tips singkat yang bisa ikam pegang. Datang lebih pagi agar cuaca masih bersahabat, ikuti semua petunjuk petugas, dan siapkan kamera dengan baterai penuh. Bagikan juga info ini ke kekawalan ikam supaya sama-sama paham aturan dan nilai edukasinya, pahamlah ikam.

Berapa harga tiket dan bagaimana akses menuju lokasi?

Untuk masuk ke Penangkaran Buaya Teritip, pengunjung dewasa dikenakan tiket Rp 30 ribu, sementara anak-anak Rp 15 ribu. Beberapa aktivitas memiliki biaya tambahan, seperti foto dengan buaya Rp 10 ribu, memberi makan buaya Rp 10 ribu, dan naik gajah Rp 30 ribu. Semua biaya ini diinformasikan secara terbuka di lokasi.

Penangkaran ini berada di Desa Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan. Jam operasionalnya dari pukul 08.00 hingga 17.00 Wita. Dari pusat kota, jaraknya sekitar 26 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 55 menit menggunakan kendaraan.

Meski jaraknya lumayan, perjalanan menuju lokasi menawarkan suasana yang berbeda dari hiruk pikuk kota. Begitu sampai, rasa capek biasanya langsung terbayar. Ya’kalo ikam suka wisata edukatif yang nyata dan berkesan, tempat ini layak masuk daftar kunjungan, Cess.


Penangkaran Buaya Teritip menghadirkan pengalaman melihat, mengenal, dan belajar tentang buaya langsung di habitat konservasi. Dari interaksi terarah, ragam spesies langka, hingga aktivitas edukatif dan suvenir khas, semuanya tersaji dalam satu kawasan.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham nilai konservasi dan wisata edukatif lokal.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”(KHOIRUL)

 

FAQ

  1. Apakah aman berkunjung ke Penangkaran Buaya Teritip bersama anak-anak?
    Ya, selama mengikuti petunjuk petugas dan aturan yang berlaku di area penangkaran.

  2. Apakah semua aktivitas sudah termasuk tiket masuk?
    Tidak, beberapa aktivitas seperti foto dengan buaya, memberi makan buaya, dan naik gajah dikenakan biaya tambahan.

  3. Kapan waktu terbaik berkunjung ke Penangkaran Buaya Teritip?
    Datang pagi hari disarankan agar cuaca lebih nyaman dan aktivitas bisa dinikmati lebih maksimal.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Photo
Photo

Editor : Arya Kusuma
#Penangkaran Buaya Teritip #buaya muara #Balikpapan Timur