Balikpapan TV - Hai Cess! Taman Bunga Rozeline di Penajam Paser Utara kembali jadi buah bibir warga pesisir setelah suasananya yang adem, luasnya ruang hijau, dan fasilitas ramah keluarga bikin banyak pengunjung betah berlama-lama.
Lokasinya yang berada di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, menyimpan cerita, fungsi sosial, dan pesona visual yang makin digandrungi.
Taman yang berdiri di lahan sekitar 1,3 hektar ini dulunya dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada sosok Rozeline—istri mantan Bupati PPU Andi Harahap. Kini, ruang hijau ini bukan hanya tempat santai, tapi juga titik kumpul keluarga dan titik foto favorit kaum muda.
Yuk lanjut baca sampai bawah, Cess, biar kamu paham kenapa tempat ini jadi ikon rekreasi murah meriah di PPU!
Baca Juga: Waduk Sesulu Penajam Paser Utara Hari Ini: Antara Keindahan, Harapan, dan Tantangan Lingkungan
Bagaimana Asal-Usul Taman Bunga Rozeline Jadi Ikon PPU?
Taman ini berdiri sebagai ruang hijau publik yang diberi nama langsung dari istri mantan Bupati PPU, Rozeline. Identitas taman ini tidak lepas dari unsur memorial, sekaligus upaya menghadirkan ruang terbuka yang layak bagi masyarakat.
Penamaan tersebut kemudian berkembang jadi daya tarik tersendiri, bukan hanya karena nilai historisnya, tetapi juga karena taman ini terus dirawat dan dikembangkan dalam berbagai program daerah, terutama dalam hal ruang hijau dan rekreasi warga.
Apa Saja Fasilitas yang Bikin Pengunjung Betah Berlama-Lama?
Fasilitas taman terbilang lengkap mulai dari gazebo santai, jalur pedestrian, pepohonan rindang, hingga danau kecil di tengah area yang jadi spot foto favorit. Ada juga taman bermain anak dan kolam berisi ikan yang seru ditonton bareng keluarga.
Lengkapnya fasilitas pendukung seperti area swafoto, musholla, dan kamar mandi umum bikin tempat ini ramah anak, ramah keluarga, dan ramah dompet. Apalagi tiket masuknya masih gratis, hanya dikenakan biaya parkir kendaraan.
Kenapa Taman Ini Ditetapkan Sebagai Ruang Bermain Ramah Anak?
Beberapa waktu lalu, Taman Bunga Rozeline mendapat pengakuan nasional lewat sertifikasi sebagai Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA). Hal ini diberikan setelah fasilitas, kenyamanan, dan keamanan lingkungannya dinilai memenuhi standar.
Dalam prosesnya, pemerintah PPU juga mendorong peningkatan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan pagar pengaman di area kolam agar anak-anak bisa bermain lebih aman.
Sejauh Mana Akses dan Rencana Pengembangannya ke Depan?
Taman ini mudah dijangkau dari pusat kota Penajam—bahkan cuma beberapa menit dari Kantor Bupati. Lokasinya yang strategis bikin taman selalu ramai baik di pagi hari untuk olahraga ringan maupun di sore hari untuk santai.
Ke depan, ada rencana revitalisasi dan pengembangan ruang hijau, termasuk memperkuat area pengamanan dan menata ruang agar tetap nyaman bagi pengunjung. Bahkan, beberapa wacana lama tentang kegiatan UMKM dan kuliner malam sempat muncul sebagai peluang tambahan.
Taman Bunga Rozeline berhasil menghadirkan ruang hijau yang nyaman, aman, dan penuh suasana hangat bagi warga Penajam Paser Utara.
Mulai dari cerita sejarahnya, fasilitas keluarga, penghargaannya sebagai ruang ramah anak, sampai rencana pengembangannya, semuanya menambah nilai taman ini sebagai destinasi favorit.
Kalau menurutmu artikel ini bermanfaat, bagikan ke teman-temanmu biar makin banyak yang tahu tentang ruang hijau cantik satu ini.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!" (Rafi)
FAQ
1. Di mana lokasi Taman Bunga Rozeline?
Berada di Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Kalimantan Timur.
2. Berapa biaya masuk ke Taman Bunga Rozeline?
Gratis. Pengunjung hanya membayar parkir jika membawa kendaraan.
3. Apa fasilitas utama untuk anak?
Taman bermain, kolam ikan, dan area bersertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.