Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Menyingkap Pesona Nanga Parua Keindahan Air Terjun Tersembunyi di Sumbawa Barat

AdminBTV • Senin, 24 November 2025 | 16:23 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Balikpapan TV - Hai Cess! Air Terjun Nanga Parua di Sumbawa Barat, NTB, menawarkan pesona air terjun bertingkat dengan kolam toska alami yang jernih dan dalam.

Lokasinya berada jauh di balik perbukitan, aksesnya belum banyak diketahui wisatawan, serta menyimpan suasana tenang yang jarang tersentuh. Destinasi ini memberikan pengalaman alam yang masih asri, cocok untuk penjelajah muda yang mencari tempat sepi namun tetap memukau.

Kalau kamu butuh tempat healing yang tidak mainstream, artikel ini bisa membantu membuka wawasan tentang apa saja daya tarik di balik air terjun yang satu ini. Lanjutkan membaca, Cess—ada cerita menarik dari balik aliran air dan tebing batu Nanga Parua.

Apa yang membuat Air Terjun Nanga Parua terasa begitu alami?

Keaslian Nanga Parua terlihat dari vegetasi lebat yang mengelilingi aliran airnya. Lanskap bertingkatnya langsung menyapa sejak pengunjung tiba.
Kolam berwarna toska menjadi titik paling memikat karena warnanya muncul dari mineral alami. Airnya dalam dan tetap jernih meski debitnya berubah menurut musim.

Kenapa warna kolamnya bisa toska dan jernih?

Warna kolam muncul dari dasar batuan yang memantulkan cahaya matahari. Kombinasi mineral dan gerakan air menghasilkan warna khas itu.
Menurut warga sekitar, kolamnya sudah sejak lama dikenal sebagai “mata air yang menjaga dirinya sendiri” karena alirannya mengalir terus sepanjang tahun.

Kutipan Narasumber:
“Airnya itu tetap bersih walau musim berubah. Dari dulu seperti itu,” ujar salah satu warga yang biasa melintas menuju kebun.

Bagaimana kondisi akses menuju Nanga Parua?

Akses menuju air terjun masih bersifat alami. Jalur tanah membelah vegetasi dan melewati beberapa titik lembap.
Meski belum banyak papan penanda, rutenya masih bisa diikuti karena warga menggunakan jalan yang sama untuk aktivitas harian.

Baca Juga: Bagaimana Laziz Menghadirkan Mandhi Lamb Premium untuk Pecinta Kuliner Warga Balikpapan?

Apa daya tarik utama air terjun bertingkat ini?

Setiap undakan air menghadirkan karakter berbeda. Ada yang jatuh deras, ada yang mengalir lembut.
Kolam alami di bawahnya menjadi tempat favorit untuk menyegarkan badan sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
“Kalau pagi, sinar matahari kena semprotan air itu rasanya kayak lihat tirai cahaya,” tutur pemuda setempat yang menemani beberapa tamu lokal.

Kapan waktu ideal untuk menikmati suasana Nanga Parua?

Waktu paling pas berkunjung adalah pagi menjelang siang ketika matahari mulai menembus dedaunan.
Pada waktu itu, warna air terlihat lebih terang dan udara terasa lebih segar untuk berjalan kaki.

Tips Singkat Bermanfaat

Gunakan alas kaki anti-selip, karena beberapa batu tertutup lumut.
Bawa air minum, karena belum ada warung di dekat lokasi.
Berangkat lebih pagi, supaya perjalanan terasa lebih ringan dan bisa menikmati suasana hening.
Siapkan dry bag, menjaga barang penting saat mendekati kolam.

Air Terjun Nanga Parua menghadirkan lanskap bertingkat, kolam toska yang jernih, dan suasana hutan yang tenang—semua masih alami dan minim sentuhan wisatawan. Destinasi ini cocok buat kamu yang ingin rehat di alam tanpa keramaian. Yuk bantu sebarkan informasi ini, siapa tahu ada temanmu yang butuh inspirasi perjalanan!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' (yoga)

 

FAQ

1. Apakah Air Terjun Nanga Parua cocok untuk pemula?
Cocok, karena jalurnya tidak terlalu teknis, hanya perlu kehati-hatian di beberapa bagian lembap.

2. Apakah ada tiket masuk?
Belum ada informasi resmi mengenai tiket karena tempatnya masih alami dan dikelola masyarakat sekitar secara informal.

3. Apakah aman untuk berenang di kolam toska?
Kolamnya dalam, jadi pastikan hanya masuk air bila kamu mahir berenang dan tetap mengutamakan keselamatan.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Editor : Arya Kusuma
#Wisata alam tersembunyi #Sumbawa Barat #Air terjun bertingkat