Balikpapan TV – Hai Cess! Air Terjun Tanah Merah di Samarinda Utara kembali jadi buah bibir karena keindahan alamnya yang unik dan suasana hening yang bikin pengunjung betah.
Terletak di Dusun Purwosari, Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, objek wisata ini berjarak sekitar 14 km dari pusat kota dan sudah lama jadi tujuan pelesiran warga Tepian. Air terjun yang ditemukan pada 1975 dan diresmikan sebagai destinasi wisata pada 1989 ini dikenal karena warna airnya yang kecokelatan-kemerahan akibat campuran tanah gambut di aliran sungainya. Lokasinya bisa dicapai lewat jalan poros Samarinda–Bontang, meski satu kilometer terakhir masih berupa jalan batu dan tanah.
Masuk lebih jauh, suasana hutan tropis langsung menyapa. Pohon-pohon besar seperti ulin dan gaharu berdiri anggun mengelilingi kawasan. Banyak warga bilang lokasi ini jadi tempat “lari sejenak dari riuh kota”. Walau aksesnya belum sempurna dan beberapa fasilitas mulai kurang terawat, pesona alamnya masih menyimpan daya tarik khas yang membuat pengunjung penasaran buat datang lagi. Ayo teruskan Cess, kisah lengkapnya menarik diulik!
Baca Juga: Bripda Alif Persembahkan Juara MTQ ke 53 untuk Brimob Kaltim, Bukti Harmoni Tugas dan Spiritualitas
Apa yang Membuat Air Terjun Tanah Merah Punya Daya Tarik Khas?
Air terjun ini punya karakter unik: tingginya sekitar 15 meter dengan aliran air yang lebih merayap di batu besar sebelum jatuh membentuk kolam. Warna air kecokelatan hingga kemerahan jadi ciri kuatnya.
Nuansa ini terbentuk dari tanah gambut di aliran sungai sekitar, sehingga air tidak sejernih air terjun kebanyakan. Meski begitu, justru inilah identitas alaminya yang jarang ditemui di tempat lain.
Bagaimana Kondisi Lingkungan dan Suasana di Sekitar Area Wisata?
Di sekitar air terjun, suasana hutan Kalimantan masih kerasa ‘hidup’. Pepohonan rindang memberi keteduhan dan aroma tanah lembap khas hutan hujan.
Terdapat tangga kayu di bukit yang memungkinkan pengunjung melihat panorama dari titik lebih tinggi. Meski indah, beberapa pengunjung menyebut ada tekanan lingkungan akibat aktivitas penambangan di sekitar kawasan.
Apa Saja Fasilitas yang Bisa Dinikmati Pengunjung?
Pengelola menyediakan berbagai fasilitas seperti toilet, bangku taman, gazebo, pendopo, warung makan, area parkir luas, kolam pemandian terpisah, dan panggung terbuka.
Ada juga arena outbond dan tempat pemancingan yang dulu cukup populer. Namun beberapa bagian disebut mulai kurang terawat, terutama area yang jarang digunakan.
Berapa Harga Tiket Masuk dan Biaya Parkirnya?
Harga tiket yang berlaku berkisar Rp 4.000–5.000 per orang. Tarif parkir motor sekitar Rp 1.000, sedangkan mobil mulai Rp 2.000 hingga Rp 5.000 tergantung informasi sumber.
Biaya ini membuat objek wisata ini termasuk ramah kantong, cocok untuk rekreasi santai bersama keluarga.
Apakah Aman untuk Bermain Air di Kolam Utama?
Kolam utama berukuran besar—bahkan disebut mencapai 500 meter—namun tidak diperkenankan untuk berenang.
Larangan ini muncul setelah adanya insiden tenggelam. Karena itu, pengunjung diminta tetap mematuhi aturan dan menjaga keselamatan selama berada di lokasi.
Mulai Terbuka Sejak 1975: Apa Cerita di Baliknya?
Air terjun ini ditemukan sekitar tahun 1975 oleh warga sekitar yang kala itu membuka jalur kebun. Setelah dinilai memiliki potensi wisata, kawasan ini ditetapkan sebagai objek wisata pada 1989.
Perjalanan panjang ini menjadikannya salah satu destinasi alami paling dikenal warga Samarinda Utara hingga kini.
Bagaimana Perjalanan Menuju Lokasi?
Dari pusat kota, perjalanan menempuh jarak sekitar 14 km. Masuk melalui jalur poros Samarinda–Bontang, kemudian berbelok menuju Tanah Merah.
Menjelang lokasi, pengunjung harus melalui sekitar satu kilometer jalan tanah berbatu—cukup menantang, apalagi saat hujan.
Suara Pengunjung Mengenai Keindahan Tanah Merah
“Tempatnya tenang. Air warnanya beda dan hutan sekitarnya masih adem,” ujar seorang pengunjung.
Sementara itu, pengunjung lain berkomentar, “Aksesnya lumayan. Tapi setelah sampai, suasananya bikin hilang lelah.”
Air Terjun Tanah Merah menghadirkan sensasi alam yang berbeda: air berwarna kemerahan, hutan yang masih alami, serta nuansa damai yang cocok untuk rehat dari rutinitas kota. Meski akses dan beberapa fasilitas masih perlu perbaikan, pesonanya tetap mengundang warga buat datang menikmati keindahan alam Kalimantan Timur.
Bagikan artikel ini ke kawan atau keluarga yang lagi cari referensi piknik dekat kota—siapa tahu mereka butuh inspirasi liburan singkat. Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' (Rafi)
FAQ
1. Apakah Air Terjun Tanah Merah cocok untuk wisata keluarga?
Ya, cocok. Banyak area terbuka, fasilitas dasar tersedia, dan suasananya tenang.
2. Apakah aman membawa anak kecil ke area air terjun?
Aman selama didampingi. Kolam utama tidak boleh digunakan untuk berenang.
3. Kapan waktu terbaik mengunjungi Air Terjun Tanah Merah?
Pagi atau sore saat cuaca cerah.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas dalam menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.
Editor : Arya Kusuma