Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Wisata Alam & Budaya Menyatu di Pasar Tumpah Pringgondani Balikpapan Timur

AdminBTV • Selasa, 11 November 2025 | 14:46 WIB
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Pasar Tumpah Pringgondani, destinasi wisata kreatif di Balikpapan Timur, kini jadi magnet baru buat warga lokal maupun wisatawan. Berlokasi di Kelurahan Teritip, tepatnya sekitar Jalan Gunung Binjai, pasar ini bukan cuma tempat belanja, tapi juga ruang interaksi budaya yang hidup — di mana uang kayu, kuliner tradisional, dan suasana desa berpadu jadi satu pengalaman yang susah dilupain.

Kalau kamu bosan dengan suasana mall dan ingin sesuatu yang lebih alami, unik, dan penuh warna lokal, Pasar Tumpah Pringgondani wajib masuk daftar akhir pekanmu. Yuk, lanjut baca — biar tahu kenapa tempat ini viral di Balikpapan Timur dan sering masuk liputan wisata hits Kalimantan!

Baca Juga: Serunya Siswa SKB Balikpapan Barat Belajar Langsung Multimedia di Balikpapan TV!

Apa Itu Pasar Tumpah Pringgondani dan Di Mana Lokasinya?

Pasar Tumpah Pringgondani adalah pasar wisata kreatif yang berdiri di tengah kawasan hijau Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur. Lokasinya memang agak di pinggir kota, tapi justru itu yang bikin suasananya asri dan beda dari pasar kebanyakan.

Akses ke sana paling nyaman pakai kendaraan pribadi. Walau beberapa bagian jalan (sekitar 1,5 km) masih rusak menurut laporan Kaltim Post, pemandangan sekitar bikin perjalanan terasa menyenangkan. Alamat tepatnya di sekitar Jalan Gunung Binjai, arah Teritip. Kalau kamu suka petualangan kecil sebelum sampai tujuan, jalan menuju pasar ini justru jadi bagian seru dari pengalaman.

Apa yang Bikin Pasar Ini Unik dan Beda dari yang Lain?

Bayangin suasana pasar di tengah pepohonan tropis, lengkap dengan musik tradisional, aroma jajanan desa, dan pengunjung yang tersenyum saling sapa. Nah, itulah nuansa Pasar Tumpah Pringgondani.

Salah satu keunikan utamanya adalah sistem “uang kayu” — alat tukar khusus yang digunakan di area pasar. Kamu bisa menukarnya di pintu masuk, lalu pakai buat belanja makanan, kerajinan, atau oleh-oleh. Seru dan menambah kesan otentik. Menurut laporan Balikpapan TV, konsep ini memang dirancang agar pengunjung punya pengalaman belanja yang edukatif, unik, dan ramah budaya.

Kapan Pasarnya Buka dan Apa Saja Fasilitasnya?

Pasar Tumpah Pringgondani buka tiap Sabtu dan Minggu serta di hari libur nasional. Aktivitas biasanya dimulai pagi sekitar pukul 07.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 14.00 WITA. Suasana pagi di sini paling juara — udara masih sejuk, matahari belum terlalu terik, dan jajanan baru keluar dari wajan.

Fasilitasnya pun terus ditingkatkan. Kini sudah tersedia area duduk santai, spot foto Instagramable, dan area parkir yang lebih tertata. Penataan pasar dilakukan supaya pengunjung nyaman, tapi tetap mempertahankan nuansa alami khas pedesaan Kalimantan Timur.

Apa yang Bisa Kamu Lakukan di Sana?

Jangan bayangkan cuma belanja ya, Cess. Di Pasar Tumpah Pringgondani kamu bisa mencicipi kue-kue tradisional, minum jamu racikan lokal, hingga membeli hasil kebun warga sekitar. Produk UMKM lokal jadi bintang utama di sini — mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner rumahan.

Buat yang suka suasana edukatif, kamu juga bisa belajar tentang tanaman lokal, kebudayaan desa, dan aktivitas khas masyarakat Teritip. Kaltim Post mencatat bahwa pasar ini jadi ruang belajar budaya sekaligus tempat wisata alam yang menenangkan. Kalau beruntung, kamu bisa datang pas digelar “Pasar Keramat” — event khusus di minggu pertama tiap bulan yang biasanya menampilkan pertunjukan budaya khas daerah.

Bagaimana Dampak Pasar Ini untuk Warga Sekitar?

Nggak sekadar tempat nongkrong, Pasar Tumpah Pringgondani juga menggerakkan ekonomi lokal. Banyak UMKM dan pedagang kecil terbantu karena bisa berjualan di sini tanpa biaya besar. “Kami senang, pasar ini bantu kami jualan sambil kenalkan produk lokal,” kata salah satu pedagang yang diwawancara oleh Kaltim Post.

Tak heran, pasar ini masuk dalam 15 besar nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2025 — bukti bahwa konsep wisata berbasis masyarakat bisa sukses kalau dikelola dengan kreatif. Tantangannya sekarang tinggal satu: perbaikan infrastruktur jalan agar akses menuju lokasi makin mudah.

Pasar Tumpah Pringgondani bukan sekadar tempat belanja, tapi ruang wisata budaya yang hidup — memadukan ekonomi lokal, tradisi, dan kreativitas warga Balikpapan Timur. Dari konsep uang kayu sampai suasana alam terbuka, semuanya dirancang buat bikin pengunjung merasa “pulang ke akar budaya”.

Yuk, dukung wisata lokal dengan berkunjung ke Pasar Tumpah Pringgondani akhir pekan ini. Siapa tahu, kamu malah nemu inspirasi baru di tengah pasar yang penuh cerita ini.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!' (Rafi)

 

 

FAQ

1. Di mana lokasi tepat Pasar Tumpah Pringgondani?
Berada di Jalan Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, Kalimantan Timur.

2. Apakah Pasar Tumpah Pringgondani buka setiap hari?
Tidak, pasar ini buka setiap Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional mulai pukul 07.00–14.00 WITA.

3. Apakah ada tiket masuk?
Tidak disebutkan ada tiket masuk, tapi pengunjung perlu menukar uang dengan “uang kayu” di pintu masuk untuk transaksi di dalam pasar.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Suasana Pasar Tumpah Pringgondani Balikpapan Timur — pengunjung bertransaksi pakai uang kayu di tengah nuansa desa alami.
Suasana Pasar Tumpah Pringgondani Balikpapan Timur — pengunjung bertransaksi pakai uang kayu di tengah nuansa desa alami.

Editor : Arya Kusuma
#Desa Wisata Teritip #Pasar Tumpah Pringgondani #Wisata Balikpapan Timur