Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Transformasi Maratua dan Kakaban Menjadi Destinasi Wisata Premium, Ini yang Perlu Kamu Tahu!

Arya Kusuma • Sabtu, 2 November 2024 | 16:18 WIB

Maratua dan Kakaban, wisata premium Kaltim yang menawarkan keindahan eksklusif kelas dunia.
Maratua dan Kakaban, wisata premium Kaltim yang menawarkan keindahan eksklusif kelas dunia.

BalikpapanTv.id - Hai Cess! Siapa yang tak kenal dengan Maratua dan Kakaban? Dua ikon wisata yang menjadi andalan Kalimantan Timur ini siap menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan, khususnya bagi mereka yang gemar menjelajah keindahan alam bawah laut.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) berencana mengubah konsep wisata di Maratua dan Kakaban menjadi destinasi premium bertaraf internasional. Simak cerita seru di balik rencana ambisius ini!

Maratua dan Kakaban: Dari Wisata Populer ke Premium

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, punya visi besar untuk membawa Maratua dan Kakaban naik kelas sebagai destinasi wisata premium. Bukan tanpa alasan, dua pulau ini sudah terkenal di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam rencana besar ini, Pemprov Kaltim menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk menjamin kesiapan kawasan tersebut agar dapat bersaing di tingkat internasional.

“Dukungan dari masyarakat di Maratua sangat diperlukan,” ujar Akmal Malik, menekankan pentingnya partisipasi warga setempat.

Pariwisata Premium, Harga Premium

Menyulap wisata menjadi premium tentu punya konsekuensi, terutama dari segi biaya. Akmal Malik sendiri mengakui bahwa mengangkat kedua destinasi ini berarti memberi pengalaman eksklusif yang mungkin akan sedikit menguras kantong para wisatawan.

Namun, seperti yang ia katakan, “Meski harga terbilang tak murah, namun apa yang dihadirkan Maratua dan Kakaban jelas bukan barang murahan.” Kualitas wisata yang akan ditawarkan tentunya sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Pembatasan Pengunjung Demi Kelestarian Alam

Selain meningkatkan kualitas wisata, Pemprov Kaltim juga berencana membatasi jumlah pengunjung di Kakaban. Hal ini dilakukan demi melestarikan ekosistem laut, terutama menjaga keberadaan ubur-ubur tak menyengat yang menjadi daya tarik utama pulau ini.

Belajar dari pengalaman akhir 2023, ketika populasi ubur-ubur menurun drastis, pembatasan jumlah pengunjung dianggap sebagai langkah terbaik untuk menjaga keindahan alam Kakaban tetap lestari.

Fokus pada Pelatihan SDM dan Penguasaan Bahasa Asing

Dalam upaya mengembangkan wisata premium, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Yang perlu adalah peningkatan SDM, yang kami lakukan adalah melatih masyarakat bisa berkomunikasi dengan wisatawan menggunakan bahasa asing,” jelasnya.

Dengan demikian, wisatawan asing akan merasa lebih nyaman dan terbantu selama menikmati pesona Maratua dan Kakaban.

Kesadaran Masyarakat, Kunci Sukses Wisata Premium

Selain pelatihan, kesadaran masyarakat untuk mendukung pariwisata juga semakin meningkat. Menurut Ilyas, kini banyak pemerintah kampung yang secara mandiri melakukan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas SDM lokal.

Langkah ini menjadi indikator positif bahwa masyarakat mulai menyadari pentingnya pariwisata sebagai sumber pendapatan yang berkelanjutan.

Infrastruktur Ramah Lingkungan Jadi Prioritas

Tidak hanya mengedepankan pengalaman eksklusif bagi wisatawan, Pemprov Kaltim juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Infrastruktur yang akan dibangun di Maratua dan Kakaban nantinya dirancang ramah lingkungan, termasuk pengelolaan limbah yang ketat.

“Monitoring pengembangan Maratua dan Kakaban ditempuh berkala agar segala aspek yang diperlukan menjadi kawasan wisata premium terpenuhi,” jelas Akmal Malik.

Kolaborasi dengan Peneliti Demi Ekosistem Kakaban

Untuk memastikan ekosistem di Kakaban terjaga, Pemprov Kaltim menggandeng peneliti dari Universitas Mulawarman, Samarinda.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami penyebab migrasi ubur-ubur di atol Kakaban dan memastikan ekosistem laut tetap lestari.

Dengan pendekatan ilmiah ini, Pemprov Kaltim berupaya menjaga keanekaragaman hayati yang ada di Kakaban sebagai warisan alam bagi generasi mendatang.

Menuju Wisata Berkelas Dunia

Transformasi Maratua dan Kakaban menjadi destinasi premium merupakan langkah ambisius yang diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan internasional.

Dengan penataan yang cermat, harapannya dua permata di Kabupaten Berau ini dapat bersaing dengan destinasi kelas dunia lainnya. Tidak hanya menghadirkan pemandangan indah, tetapi juga pengalaman berharga yang sulit terlupakan.

Mengunjungi Maratua dan Kakaban, Lebih dari Sekedar Liburan

Rencana besar ini bukan hanya tentang meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memastikan bahwa pariwisata di Maratua dan Kakaban menjadi lebih berkelanjutan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Akmal Malik, “Karena ini bukan sekadar membangun destinasi, tapi juga tentang warisan untuk anak-cucu nantinya.” Dengan konsep wisata premium, Maratua dan Kakaban siap memberikan pengalaman yang tak hanya memuaskan, tapi juga mendidik dan menginspirasi.

Editor : Arya Kusuma
#Destinasi premium #kelestarian ekosistem #wisata maratua #wisata premium #Kakaban Kalimantan Timur