Begini Konsep Wuling Mitra EV Jadi Cafe Mobile Tanpa Mengubah Bentuk Aslinya

Arya Kusuma • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 18:27 WIB
Tampilan samping Wuling Mitra EV dengan pintu geser terbuka sebagai area pelayanan cafe mobile bergaya minimalis.
Tampilan samping Wuling Mitra EV dengan pintu geser terbuka sebagai area pelayanan cafe mobile bergaya minimalis.

Durasi Baca: 8 menit

Ikhtisar: Konsep ReMove mengeksplorasi Wuling Mitra EV sebagai cafe mobile dengan pintu geser dan ruang kargo fungsional.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Konsep ReMove ini mengeksplorasi Wuling Mitra EV sebagai cafe mobile di Balikpapan, dengan ruang kargo menjadi coffee bar tanpa mengubah dimensi kendaraan.

Menariknya, perubahan tidak perlu menyentuh siluet utama; pintu geser bawaan justru menjadi panggung pelayanan, sementara interior bekerja sebagai ruang usaha yang ringkas.

Bukan Mengubah Mobil, Melainkan Membaca Ulang Ruangnya

Bayangan sebuah cafe mobile sering langsung mengarah pada food truck dengan bodi besar dan perangkat masak mencolok. Konsep ini mengambil pendekatan berbeda.

Wuling Mitra EV diposisikan sebagai kendaraan dasar yang bentuk luarnya masih mudah dikenali. Perubahan utama berlangsung pada ruang kargo dan cara pintu geser digunakan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan karakter Mitra EV sebagai kendaraan komersial yang sejak awal diposisikan untuk berbagai kebutuhan usaha. Wuling memperkenalkannya pada 2025 sebagai kendaraan listrik komersial pertamanya di Indonesia.

Pada GIICOMVEC 2026, Wuling kembali menampilkan Mitra EV dalam beberapa aplikasi karoseri, mulai logistik, layanan medis, cold chain hingga transportasi publik. Aditya Triananto, Fleet & Commercial Vehicle Sales Manager Wuling Motors, menyebut Mitra EV sebagai “solusi kendaraan listrik yang fleksibel untuk berbagai sektor bisnis.” 

Pernyataan tersebut menarik jika dibawa ke ranah desain. Fleksibilitas tidak selalu harus berarti perubahan fisik yang besar.

Kadang, ruang yang sudah tersedia justru memiliki potensi paling menarik.

Baca Juga: Ioniq 5 vs Innova Zenix Hybrid: Teknologi Canggih Belum Tentu Menang di Pasar Mobil Bekas

Mengapa Pintu Geser Menjadi Kunci Desain?

Spesifikasi resmi Wuling 2026 mencatat Mitra EV Blind Van memiliki panjang 5.010 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.975 mm, dan wheelbase 3.050 mm. 

Kendaraan ini juga memiliki dual sliding door serta pintu belakang dengan bukaan hingga 270 derajat. Ruang kargonya mencapai 6,5 m³ pada versi Blind Van. 

Tiga hal tersebut menjadi modal utama konsep cafe mobile.

Tidak perlu membuat jendela pelayanan baru pada bodi. Tidak perlu memotong bagian samping kendaraan. Tidak perlu memperpanjang atap.

Pintu geser yang sudah tersedia cukup dibuka sebagai area interaksi antara barista dan pelanggan.

Di balik pintu tersebut, sebuah countertop dapat ditempatkan memanjang mengikuti sisi kendaraan. Mesin kopi, grinder, rak gelas, penyimpanan bahan, dan perangkat pembayaran disusun dalam satu zona kerja.

Hasilnya bukan food truck konvensional.

Dari sisi luar, ia masih terlihat sebagai Mitra EV. Dari sisi pelayanan, fungsinya sudah berubah menjadi coffee bar bergerak.

Dari Ruang Kargo 6,5 m³ Menjadi Cafe Mini

Ruang 6,5 m³ memang terdengar luas untuk sebuah cafe bergerak, tetapi angka volume tidak otomatis berarti seluruh ruang dapat digunakan untuk peralatan.

Kebutuhan manusia, penyimpanan, ventilasi, akses kerja, keamanan, dan distribusi bobot harus masuk perhitungan sejak awal.

Konsep ReMove membaginya menjadi tiga zona.

Pembagian Ruang fungsional
Pembagian Ruang fungsional

Zona pertama adalah coffee bar.

Area ini ditempatkan di balik pintu geser. Counter dibuat cukup untuk satu barista dengan pergerakan kerja yang ringkas.

Mesin espresso compact dapat ditempatkan di tengah. Grinder berada di sisi yang mudah dijangkau. Rak gelas dan bahan minuman ditempatkan pada kabinet bawah.

Zona kedua adalah storage.

Bagian belakang kendaraan digunakan untuk menyimpan bahan baku, kemasan, peralatan cadangan, serta perlengkapan operasional.

Pintu belakang 270 derajat dapat membantu proses memasukkan dan mengeluarkan barang saat kendaraan berada dalam posisi parkir. 

Zona ketiga adalah utilitas.

Tangki air, sistem pembuangan, perangkat kelistrikan tambahan, ventilasi, dan perlengkapan keselamatan perlu mendapat ruang tersendiri.

Di sinilah desain yang terlihat sederhana justru membutuhkan perencanaan serius.

Baca Juga: Ferrari CZ26, One-Off Berbasis SF90 Stradale dengan Kecepatan 328 Km/Jam

Estetikanya Bukan dari Body Kit

Konsep cafe mobile ini sengaja tidak menggunakan pendekatan modifikasi otomotif agresif.

Tidak ada overfender.

Tidak ada perubahan bumper.

Tidak ada roof extension.

Tidak ada bodi tambahan.

Tidak ada perubahan bentuk kaca.

Tidak ada pemindahan lampu atau roda.

Eksterior cukup menggunakan warna dasar kendaraan, identitas cafe yang tipis, aksen kayu, sedikit material matte, dan pencahayaan hangat pada area pintu geser.

Pendekatan tersebut bisa disebut OEM+, yakni mempertahankan karakter produk asli sambil menambahkan fungsi dan identitas baru.

Justru di sini nilai desainnya muncul.

Kendaraan tidak dipaksa menjadi sesuatu yang sama sekali baru. Ruang yang sudah ada diberi pekerjaan baru.

Wuling Sendiri Sudah Pernah Membawa Mitra EV ke Dunia Kuliner

Konsep ini bukan muncul tanpa konteks.

Pada Juli 2025, Wuling menampilkan Mitra EV hasil karoseri menjadi food truck yang dibuat Karoseri Delima Mandiri untuk restoran Bakmi Tjap 1000 Tahun.

Karoseri tersebut memiliki area masak di sisi kendaraan, meja pelayanan dengan TV digital, storage terbuka, awning, kursi lipat, serta roof rack multifungsi. 

Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors, ketika itu mengatakan, “manfaat dari mobilitas yang berkelanjutan bukan hanya milik kendaraan penumpang, tetapi juga harus bisa dirasakan oleh para pelaku bisnis di berbagai bidang.” 

Konsep Wuling Mitra EV sebagai cafe mobile dengan pintu geser terbuka dan coffee bar compact di ruang kargo.
Konsep Wuling Mitra EV sebagai cafe mobile dengan pintu geser terbuka dan coffee bar compact di ruang kargo.

Fakta tersebut penting karena membedakan konsep ReMove dari sekadar imajinasi visual.

Basis kendaraannya memang sudah pernah digunakan untuk kebutuhan usaha kuliner.

Yang dilakukan ReMove adalah mengambil pendekatan berbeda: mengurangi intervensi pada bodi dan menjadikan interior sebagai sumber perubahan fungsi.

Kenapa Tidak Membuat Jendela Pelayanan Baru?

Secara visual, membuat jendela pelayanan besar pada sisi kendaraan memang bisa menghasilkan tampilan food truck yang langsung terbaca.

Namun, konsep ReMove justru menghindarinya.

Pintu geser memiliki keuntungan sebagai elemen yang sudah tersedia dari pabrikan. Ketika ditutup, kendaraan kembali menjadi van dengan siluet aslinya.

Ketika dibuka, area tersebut berubah menjadi ruang pelayanan.

Perubahan fungsi terjadi melalui gerakan sederhana.

Pintu tertutup berarti perjalanan.

Pintu terbuka berarti cafe.

Inilah cerita desain yang ingin dibawa ReMove: satu ruang, dua fungsi, tanpa menghapus identitas awal kendaraan.

Baca Juga: Motor Listrik Awet Bukan Cuma Soal Baterai, 7 Kebiasaan Ini Wajib Dijaga

Spesifikasi 2026 Membuka Ruang untuk Konsep Usaha Bergerak

Pada halaman spesifikasi Wuling yang berlaku 2026, Mitra EV Blind Van tersedia dalam varian Long Range dan Premium Range.

Long Range menggunakan baterai 41,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 km berdasarkan siklus CLTC. Premium Range menggunakan baterai 56,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 km CLTC. Keduanya menggunakan motor permanent magnet synchronous dengan tenaga maksimum 75 kW dan torsi 180 Nm. 

Sistem pengisian CCS2 disebut mampu mengisi baterai dari 30 persen hingga 80 persen sekitar 30 menit. Penggeraknya menggunakan roda belakang dan kecepatan maksimum tercatat 115 km/jam. 

Untuk harga Jakarta yang berlaku sejak 1 Januari 2026, Wuling mencantumkan Mitra EV Blind Van Long Range mulai Rp328 juta dan Premium Range mulai Rp358 juta. 

Angka tersebut adalah harga kendaraan, bukan biaya menjadikannya cafe mobile.

Peralatan kopi, sistem air, furniture, kelistrikan tambahan, branding, pengerjaan interior, serta kebutuhan karoseri akan menjadi komponen terpisah.

Ada Satu Angka yang Tidak Boleh Diabaikan: 2.730–2.770 Kg

Wuling mencatat Gross Vehicle Weight atau GVW Mitra EV Blind Van sebesar 2.730 kg untuk Long Range dan 2.770 kg untuk Premium Range. 

Angka ini penting ketika kendaraan mulai diisi mesin espresso, grinder, tangki air, kabinet, bahan baku, baterai tambahan, perlengkapan pelayanan, dan manusia.

Volume kargo yang besar bukan berarti seluruh volumenya dapat diisi tanpa perhitungan.

GVW juga bukan angka payload.

Untuk menghitung kapasitas angkut aktual setelah modifikasi, bobot kosong kendaraan dan bobot seluruh perangkat harus diketahui terlebih dahulu.

Karena itu, desain cafe mobile yang matang perlu dimulai dari daftar perangkat dan bobotnya, bukan dari warna countertop.

Ini bagian yang sering kalah menarik dari visualisasi, padahal justru menentukan apakah konsep tersebut layak digunakan setiap hari.

Kelistrikan Cafe Tidak Bisa Asal Colok

Mesin kopi membutuhkan daya yang signifikan, terutama ketika menggunakan mesin espresso komersial.

Karena itu, perangkat cafe sebaiknya dirancang melalui sistem kelistrikan tambahan yang sesuai kebutuhan daya, proteksi, ventilasi, dan standar keselamatan.

Jangan menganggap baterai traksi kendaraan otomatis menjadi sumber listrik untuk seluruh perangkat cafe.

Konsep desain juga perlu memisahkan kebutuhan kendaraan dari kebutuhan operasional cafe agar sistem kendaraan tidak terganggu.

Untuk tahap produksi nyata, rancangan kelistrikan perlu dikerjakan teknisi atau karoseri yang memahami kendaraan listrik.

ReMove berada pada tahap eksplorasi desain. Karena itu, detail kapasitas inverter, instalasi, tangki, dan perangkat cafe belum boleh dianggap sebagai spesifikasi kendaraan.

Baca Juga: All New Kia Celtos: SUV 1.5L dengan Rasa Mobil yang Lebih Besar

Dari Event UMKM sampai Ruang Usaha Bergerak di Balikpapan

Konsep cafe mobile memiliki konteks yang menarik untuk Balikpapan.

 bazar UMKM juga menjadi bagian dari kegiatan rutin masyarakat di Balikpapan hampir setiap acara pemerintahan selalu ada  bazar UMKM. Fakta tersebut tidak berarti setiap event membutuhkan cafe berjalan.

Namun, ia menunjukkan adanya ruang kegiatan yang mempertemukan usaha, produk, komunitas, dan pengunjung.

Dalam konteks semacam itu, kendaraan cafe dapat berfungsi sebagai unit usaha yang berpindah sesuai agenda.

Konsep serupa juga dapat diarahkan untuk area perkantoran, private event, kegiatan komunitas, kawasan wisata, atau titik usaha temporer.

Bagi pemilik usaha, keunggulannya bukan hanya soal tampilan.

Kendaraan membawa ruang kerja menuju pelanggan.

Dari Kendaraan Niaga Menjadi Identitas Brand

Ada satu fungsi lain yang menarik dari cafe mobile: kendaraan menjadi media brand.

Wuling sendiri pernah menyebut hasil karoseri food truck Mitra EV memiliki roof rack yang dapat digunakan sebagai media promosi. 

Dalam konsep ReMove, pendekatan tersebut dibuat lebih minimal.

Brand cukup ditempatkan pada sliding door, panel belakang, menu board, cup, apron barista, dan elemen kecil lain.

Dengan begitu, kendaraan tidak terlihat seperti papan reklame berjalan.

Identitas cafe muncul ketika pintu dibuka dan aktivitas pelayanan dimulai.

Desain seperti ini juga membuat foto kendaraan memiliki dua wajah.

Saat bergerak, ia tampil sebagai kendaraan niaga modern.

Saat berhenti, ia berubah menjadi ruang hospitality.

Cafe mobile dapat ditempatkan dimanapun
Cafe mobile dapat ditempatkan dimanapun

Ada Pelajaran Bisnis dari Konsep Ini

Pada kompetisi Move Your Hustle yang menggunakan Mitra EV sebagai basis pengembangan ide usaha, Wuling melibatkan Danang Wiratmoko, Anthony Leong, dan Ridwan Hanif sebagai juri.

Anthony Leong, Ketua Bidang BUMN BPP HIPMI, menyampaikan, “tidak hanya kreativitas dalam pemanfaatan Mitra EVnya saja, tetapi juga bagaimana bisnis itu solutif, terukur dari sisi market yang dituju dan rencana bisnis yang terukur agar bisa tumbuh.” 

Kutipan tersebut cocok menjadi pengingat untuk konsep cafe mobile.

Visual yang bagus memang bisa membuat orang berhenti melihat.

Namun, bisnis membutuhkan alasan agar kendaraan itu terus bergerak.

Menu harus terukur.

Waktu pelayanan harus masuk akal.

Kebutuhan air dan listrik harus dihitung.

Lokasi berjualan harus jelas.

Biaya modifikasi juga harus dibandingkan dengan potensi pendapatan.

Jadi, cafe mobile bukan proyek dekorasi kendaraan.

Ia adalah ruang usaha kecil yang kebetulan memiliki mesin dan roda.

ReMove: Perubahan Besar Tidak Selalu Membutuhkan Modifikasi Besar

Di sinilah konsep Wuling Mitra EV cafe mobile menjadi menarik.

Perubahan utamanya tidak berada pada eksterior.

Tidak ada usaha untuk membuat kendaraan terlihat seperti sesuatu yang bukan dirinya.

Pintu geser menjadi counter.

Ruang kargo menjadi workstation.

Bagian belakang menjadi storage.

Interior menjadi ruang brand.

Eksterior hanya mendapatkan sentuhan visual yang diperlukan.

Pendekatan tersebut membuat desain terasa realistis untuk dikembangkan karena titik beratnya berada pada fungsi.

Wuling sendiri menggambarkan Mitra EV sebagai kendaraan yang fleksibel untuk berbagai sektor bisnis. Pada 2026, berbagai aplikasi karoseri yang ditampilkan di GIICOMVEC kembali memperlihatkan bagaimana platform tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan yang berbeda. 

Maka, cafe mobile adalah satu kemungkinan dari banyak kemungkinan.

ReMove hanya mengajukan pertanyaan yang lebih sederhana:

Kalau ruang kargo bisa menjadi ruang usaha, mengapa harus selalu diperlakukan sebagai tempat menyimpan barang?

Poin Penting

Insight Redaksi

Bagi redaksi, kekuatan konsep ini bukan pada gaya food truck, melainkan disiplin mempertahankan bentuk kendaraan. Di Balikpapan, ruang usaha bergerak punya peluang hadir di event, bazar UMKM, atau kawasan perkantoran. Pang, desain yang rapi harus bertemu operasional yang masuk akal agar estetika tidak berhenti sebagai pajangan. Ruang kargo harus dihitung sejak awal.

Kalau konsep ini dibawa ke Balikpapan, fokuskan menu ringkas, listrik aman, dan desain gampang bongkar pasang, Ces!

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam yang sedang mencari ide usaha bergerak atau punya ketertarikan pada desain kendaraan dan cafe.

Ruang kecil kadang memiliki fungsi yang jauh lebih besar ketika cara melihatnya ikut berubah. Pantau terus eksplorasi desain, ruang, kendaraan, dan ide usaha dari Balikpapan TV.

Dari van niaga menjadi ruang kopi berjalan, ReMove mengajak ikam melihat fungsi baru tanpa menghapus karakter lama. Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apakah Wuling Mitra EV Cafe Mobile ini sudah diproduksi Wuling?

Belum. Konsep cafe mobile dalam artikel ini merupakan eksplorasi desain ReMove, bukan varian resmi Wuling.

2. Apakah bentuk asli Mitra EV perlu dipotong?

Tidak dalam konsep ini. Pintu geser bawaan digunakan sebagai area pelayanan sehingga tidak diperlukan perubahan ekstrem pada bodi.

3. Berapa kapasitas ruang kargo Mitra EV Blind Van?

Wuling mencatat kapasitas kargo hingga 6,5 m³ untuk Mitra EV Blind Van.

4. Apakah semua mesin cafe dapat dipasang di dalam kendaraan?

Tidak otomatis. Daya listrik, bobot perangkat, ventilasi, air bersih, pembuangan, dan sistem keselamatan perlu dihitung berdasarkan perangkat yang dipilih.

5. Berapa jarak tempuh Mitra EV 2026?

Long Range memiliki klaim hingga 300 km CLTC, sedangkan Premium Range hingga 400 km CLTC. 

Sumber Informasi

Wuling Motors, spesifikasi Wuling Mitra EV 2026; Wuling Motors, GIICOMVEC 2026; Wuling Motors, pengembangan karoseri Mitra EV 2025; ANTARA; GAIKINDO; Pemerintah Kota Balikpapan; Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Wuling Mitra EV Cafe Mobile Modifikasi Kendaraan kendaraan listrik