Subaru Outback 2026 Berubah Total, Kini Jadi SUV dengan Ground Clearance 220 mm

Riafandi • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:12 WIB
Subaru Outback generasi ketujuh berubah menjadi crossover SUV dengan bodi lebih tinggi dan kokoh (BTV/AI)
Subaru Outback generasi ketujuh berubah menjadi crossover SUV dengan bodi lebih tinggi dan kokoh (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Subaru Outback generasi ketujuh meninggalkan bentuk station wagon dan hadir sebagai crossover SUV dengan kabin lebih lega, fitur safety, serta mesin boxer.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Subaru Outback selama ini dikenal sebagai mobil yang berada di antara station wagon dan crossover. Namun, memasuki generasi ketujuh, Subaru akhirnya melakukan perubahan besar.

All New Subaru Outback 2026 kini benar-benar meninggalkan siluet station wagon dan tampil sebagai crossover SUV. Bentuknya lebih boks, dimensi lebih besar, ground clearance meningkat, serta fitur keselamatan dan kenyamanan ikut diperbarui.

Dalam impresi pertama yang dibahas, perubahan tersebut terlihat mulai dari eksterior sampai ke ruang kabin.

Dari Wagon Menjadi Crossover SUV

Subaru Outback pertama kali hadir pada 1994. Awalnya, model ini berasal dari Subaru Legacy yang diubah menjadi wagon, kemudian mendapatkan overfender dan peningkatan ground clearance.

Konsep tersebut membuat Outback punya karakter berbeda dari wagon biasa.

Namun setelah 32 tahun, generasi ketujuh mengambil arah baru. Subaru Outback tidak lagi membawa nama Legacy dan tidak mempertahankan bentuk station wagon seperti generasi sebelumnya.

Kini Outback berdiri sebagai crossover SUV dengan bodi yang lebih tinggi dan terlihat lebih kokoh.

Baca Juga: Hyundai Stargazer X Setelah Setahun: Begini Rasa Berkendaranya

Desain Eksterior Makin Tegas

Dari sisi dimensi, Outback generasi terbaru dibuat lebih besar. Pilar-pilar yang lebih tinggi juga membuat ruang interior terasa lebih lega.

Unit yang dibahas menggunakan warna Emerald Pearl, yang disebut sebagai hero color untuk pasar Indonesia.

Bagian depan mendapatkan desain lampu yang lebih modern. DRL ditempatkan di bagian atas, sementara lampu proyektor berada di bawahnya. Foglamp proyektor juga ditempatkan di bagian luar untuk membantu jangkauan pencahayaan.

Lampunya juga memiliki fungsi yang dapat mengikuti arah setir ketika kendaraan berbelok.

Secara keseluruhan, wajah Outback generasi ketujuh terlihat lebih tangguh dan mengarah ke karakter SUV.

Ground Clearance 220 mm

Pada bagian samping, perubahan bentuk menjadi SUV semakin terlihat.

Outback generasi ketujuh menggunakan ban Bridgestone berukuran 225/60 dengan pelek 18 inci dual-tone.

Roof rail juga menjadi bagian penting dari desain sekaligus fungsionalitas. Dalam materi sumber disebutkan roof rail mampu membawa beban hingga 100 kilogram.

Jika menggunakan crossbar, kapasitas beban yang disebut dapat mencapai 336 kilogram.

Ground clearance juga meningkat 7 milimeter menjadi 220 milimeter.

Subaru juga memberikan underbody cover untuk membantu karakter aerodinamika kendaraan.

Detail Kecil Sampai Bagasi Diperhatikan

Bagian belakang tetap mempertahankan kesan kokoh. Lampu belakang memiliki desain DRL yang menyerupai garis penggaris.

Logo Subaru berukuran besar ditempatkan di bagian belakang dengan warna hitam sehingga tidak terlalu mencolok.

Ada pula sejumlah detail kecil pada bagian atap yang menggambarkan karakter Outback sebagai kendaraan yang bisa membawa berbagai perlengkapan untuk aktivitas luar ruang.

Bagasi menggunakan power tailgate dan memiliki ruang yang besar.

Di bawah area bagasi tersedia ban cadangan berukuran lebih kecil dibandingkan ban utama. Ban cadangan tersebut menggunakan ukuran 215/60 R17 dan merek Yokohama, sedangkan ban utama menggunakan Bridgestone.

Menariknya, Subaru juga memberikan detail berupa panduan ukuran anjing yang dapat ditempatkan di area bagasi. Detail semacam ini menunjukkan perhatian Subaru terhadap penggunaan Outback untuk aktivitas bersama keluarga maupun hewan peliharaan.

Subaru Outback hadirkan interior modern, fitur keselamatan, layar digital, serta tombol fisik climate control (BTV/AI)
Subaru Outback hadirkan interior modern, fitur keselamatan, layar digital, serta tombol fisik climate control (BTV/AI)

Interior Tetap Bawa Karakter Subaru

Masuk ke kabin, karakter tangguh masih terasa.

Desain interior dibuat lebih modern dibandingkan generasi keenam, tetapi Subaru tetap mempertahankan banyak garis tegas pada door trim dan dashboard.

Kesan yang muncul bukan interior minimalis, melainkan kabin dengan banyak detail yang menonjolkan karakter kokoh.

Setir sudah memiliki pengaturan tilt dan teleskopik. Kursi pengemudi mendapatkan pengaturan elektrik lengkap dengan lumbar support empat arah.

Panel instrumen menggunakan layar digital berukuran 12,3 inci, sedangkan head unit berukuran sekitar 12,1 inci.

Head unit sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Navigasi juga dapat ditampilkan pada panel instrumen sehingga pengemudi tidak harus terus melihat layar tengah.

Fitur Safety Jadi Salah Satu Fokus Utama

Subaru memang dikenal dengan perhatian terhadap sektor keselamatan, dan generasi ketujuh Outback kembali membawa sejumlah teknologi keselamatan.

Dalam materi sumber disebutkan sistem keselamatan kendaraan dapat melakukan intervensi ketika pengemudi mengalami kondisi tertentu dan tidak lagi mampu mengendalikan kendaraan.

Sistem tersebut dapat memperlambat kendaraan, mengarahkannya ke sisi jalan, sekaligus melakukan intervensi kemudi untuk membantu menghindari rintangan atau potensi tabrakan.

Fitur ini menjadi salah satu bagian yang akan menarik untuk diuji lebih lanjut ketika kendaraan digunakan langsung di jalan Indonesia.

Kembali ke Tombol Fisik

Salah satu perubahan yang cukup menarik berada pada sistem climate control.

Jika generasi sebelumnya mengandalkan layar untuk pengaturan AC, Outback generasi ketujuh kembali menggunakan tombol fisik untuk climate control dual zone.

Dengan tombol fisik, pengemudi dapat mengatur suhu tanpa harus mengalihkan perhatian terlalu lama dari jalan.

Fitur ventilated seat dan heated seat juga dapat diakses melalui tombol tanpa perlu masuk ke menu layar.

Di konsol tengah tersedia wireless charger, konektor Type-C dan Type-E, tombol around view monitor, start-stop, auto vehicle hold, traction control off, serta electronic parking brake.

Kabin Belakang Lebih Lega

Perubahan dimensi turut terasa di baris kedua.

Headroom menjadi lebih tinggi dan ruang kaki juga cukup lega. Meski terdapat tunnel di bagian tengah lantai, area kaki penumpang masih cukup untuk bergerak.

Penumpang belakang mendapatkan konektor Type-C dan Type-E serta heated seat untuk sisi kiri dan kanan.

Seat belt tiga titik juga tersedia untuk penumpang tengah, lengkap dengan armrest di bagian tengah.

Untuk menunjang perjalanan jauh, Subaru memberikan sistem audio Harman Kardon 13 titik.

Interior tersedia dalam dua pilihan warna yang disebut dalam materi, yaitu hitam dan cokelat tua.

Pilihan warna gelap tersebut berkaitan dengan karakter Outback yang juga diposisikan untuk aktivitas off-road sehingga lebih praktis menghadapi penggunaan yang berpotensi membuat kabin kotor.

Baca Juga: Bukan Cuma Gaya Retro, Yamaha Grand Filano Punya Fitur Pintar untuk Mobilitas Harian

Mesin Boxer 2.4 Liter Masih Dipertahankan

Di balik kap mesin, karakter khas Subaru tetap dipertahankan.

All New Subaru Outback menggunakan mesin berkode FB25 dengan kapasitas sekitar 2.400 cc. Mesin tersebut disebut menghasilkan tenaga 185 horsepower dan torsi 245 Nm.

Tenaga disalurkan melalui transmisi CVT yang memiliki mode manual dengan simulasi delapan percepatan.

Sistem penggeraknya juga tetap menggunakan Symmetrical All-Wheel Drive, sementara mesin boxer menjadi salah satu ciri khas Subaru yang dipertahankan pada generasi ini.

Impresi Pertama All New Subaru Outback 2026

Perubahan terbesar Outback generasi ketujuh bukan sekadar pembaruan desain.

Subaru benar-benar mengubah identitas visualnya dari station wagon yang ditinggikan menjadi crossover SUV dengan bodi lebih besar, ground clearance 220 mm, interior lebih lega, serta fitur keselamatan dan kenyamanan yang semakin lengkap.

Menariknya, Subaru tetap mempertahankan beberapa identitas penting seperti mesin boxer dan Symmetrical All-Wheel Drive.

Namun, impresi tersebut masih menjadi penilaian awal karena waktu melihat kendaraan dalam materi sumber hanya sekitar 30 menit. Pengujian langsung di jalan Indonesia masih menjadi tahap berikutnya untuk mengetahui bagaimana karakter berkendara Outback generasi ketujuh ini.

Poin Penting

Insight Redaksi

Generasi ketujuh menunjukkan bagaimana Subaru membawa Outback lebih jauh ke karakter SUV tanpa meninggalkan identitas utamanya. Perubahan bentuk, ground clearance 220 mm, kabin lebih lega, hingga fitur safety menjadi modal penting untuk kebutuhan perjalanan dan aktivitas luar ruang, termasuk bagi pengguna di Indonesia.

Kalau ikam mencari SUV buat perjalanan jauh dan aktivitas luar ruang, Outback ini menarik diamati dulu sampai ada kesempatan dites langsung di jalan Indonesia, nah.

Bubuhan yang penasaran dengan harga dan performanya bisa menunggu informasi resmi serta pengujian langsung sebelum menilai lebih jauh.

FAQ

1. Apa perubahan terbesar Subaru Outback generasi ketujuh?

Perubahan paling besar adalah bentuk bodinya. Outback tidak lagi menggunakan siluet station wagon dan kini tampil sebagai crossover SUV.

2. Berapa ground clearance Subaru Outback 2026?

Ground clearance disebut meningkat 7 mm menjadi 220 mm.

3. Berapa ukuran ban Subaru Outback 2026?

Ban utama yang disebut dalam materi berukuran 225/60 dengan pelek 18 inci.

4. Apa mesin yang digunakan Subaru Outback generasi ketujuh?

Materi sumber menyebut mesin boxer berkode FB25 dengan kapasitas sekitar 2.400 cc, tenaga 185 hp, dan torsi 245 Nm.

5. Apakah Subaru Outback masih menggunakan Symmetrical All-Wheel Drive?

Ya. Materi sumber menyebut sistem Symmetrical All-Wheel Drive tetap digunakan.

6. Apakah Subaru Outback memiliki Android Auto dan Apple CarPlay?

Ya. Head unit sekitar 12,1 inci disebut sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.

7. Apakah AC Subaru Outback masih menggunakan layar?

Pada generasi ketujuh yang dibahas, Subaru kembali menggunakan tombol fisik untuk pengaturan climate control dual zone.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Subaru Outback 2026 ​ Subaru Outback Subaru Mobil SUV otomotif