Durasi Baca: 8 Menit
Ikhtisar: Geely EX2 membuktikan city car listrik tetap bisa diajak road trip jauh, dengan kabin lega, lincah, dan pengisian cepat.
Balikpapan TV - Hai Ces! City car biasanya identik dengan perjalanan dalam kota. Ukurannya kecil, gampang parkir, dan lincah saat harus bermanuver di jalan sempit.Tapi bagaimana kalau city car listrik diajak perjalanan jauh dari Jakarta menuju Surabaya?
Dalam video ini, Geely EX2 diuji langsung untuk perjalanan lintas kota. Bukan cuma soal jarak tempuh, tetapi juga kenyamanan, kapasitas kabin, bagasi, fitur ADAS, kemampuan fast charging, sampai strategi mencari SPKLU.
Menariknya, perjalanan ini juga menghadirkan beberapa kejadian tidak terduga, termasuk kondisi baterai yang hampir habis saat perjalanan menuju Surabaya.
Lantas, apakah Geely EX2 benar-benar proper untuk road trip?
Dari Rencana Touring Motor Berubah Jadi Road Trip Mobil Listrik
Perjalanan awalnya direncanakan menggunakan motor menuju Surabaya.
Namun karena rencana touring motor tidak mendapatkan izin, perjalanan akhirnya dilakukan menggunakan mobil.
Pilihan yang digunakan adalah Geely EX2.
Ukuran mobil yang kecil sempat membuat muncul keraguan apakah mobil ini cocok digunakan untuk perjalanan luar kota.
Namun, perjalanan kali ini justru digunakan untuk membuktikan kemampuan Geely EX2 sebagai city car listrik yang diajak road trip.
Rute perjalanan juga tidak langsung menuju Surabaya karena mereka berencana berhenti terlebih dahulu di Solo.
City Car Kecil yang Bisa Diajak Keluar Kota
Geely EX2 disebut sebagai mobil listrik berukuran kecil yang secara tampilan memang terlihat cocok digunakan di dalam kota.
Namun, mobil ini ternyata mempunyai beberapa hal yang mendukung perjalanan jauh.
Salah satunya adalah kapasitas penyimpanan.
Selain bagasi belakang, mobil ini juga mempunyai bagasi depan.
Karena motor listriknya berada di bagian belakang dan menggunakan penggerak roda belakang, bagian depan memiliki ruang tambahan untuk penyimpanan.
Baca Juga: GWM Wey G9 High4, MPV Premium Plug-in Hybrid 442 PS dengan Baterai 44 kWh
Bagasi Depan-Belakang dan Kabin yang Lega
Dengan adanya bagasi depan dan belakang, barang bawaan bisa dibagi ke dua area.
Jika bagasi belakang sudah penuh oleh-oleh atau barang keluarga, masih ada ruang penyimpanan tambahan di bagian depan.
Kabin juga dinilai cukup lega untuk ukuran mobil kecil.
Penumpang depan dan belakang masih mendapatkan ruang kaki yang dianggap pantas untuk perjalanan luar kota.
Bahkan membawa anak kecil atau orang tua disebut masih memungkinkan karena ruang kaki di belakang cukup lega.
Posisi Duduk untuk Pengemudi Tinggi 172–178 Cm
Untuk penumpang depan, ruang kaki disebut masih lega meski jok sudah dimundurkan cukup jauh.
Pengujian dilakukan dengan tinggi badan sekitar 172 cm dan 178 cm.
Keduanya masih mendapatkan ruang kaki dan kepala yang dianggap aman.
Posisi mengemudi juga masih terasa pas.
Hal ini menjadi salah satu poin penting karena ukuran bodi Geely EX2 tergolong kecil.
ADAS dan Adaptive Cruise Control untuk Perjalanan Jauh
Geely EX2 varian Max dalam video memiliki fitur ADAS.
Saat perjalanan, adaptive cruise control digunakan pada kecepatan sekitar 100 km/jam.
Fitur tersebut membantu menjaga kecepatan dan jarak dengan kendaraan di depan sehingga pengemudi tidak harus terus-menerus mengatur pedal gas.
Untuk perjalanan panjang, fitur seperti ini dinilai membantu mengurangi beban pengemudi.
Namun, fitur keselamatan tetap hanya menjadi bantuan.
Pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi jalan dan beristirahat ketika mengantuk.
Baterai 40 kWh dan Klaim Jarak 395 Km
Perjalanan dimulai dengan kondisi baterai sekitar 80 persen.
Dalam video disebutkan kapasitas baterai berada di kisaran 40–41 kWh.
Sementara jarak tempuh berdasarkan standar NEDC disebut mencapai 395 km.
Saat perjalanan sudah menempuh sekitar 214–215 km, mereka mulai mempertimbangkan untuk melakukan pengisian ulang di rest area.
Hal tersebut dilakukan untuk menjaga cadangan daya selama perjalanan.
Fast Charging hingga 70 kW
Geely EX2 disebut mendukung fast charging hingga 70 kW.
Pengujian dilakukan untuk membuktikan klaim pengisian dari sekitar 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 25–30 menit.
Ketika tiba di lokasi pengisian, baterai berada di sekitar 32 persen.
Mereka kemudian meninggalkan mobil untuk mengisi daya sambil beristirahat dan minum kopi.
32 Persen ke 100 Persen dalam Sekitar 32 Menit
Saat kembali, baterai disebut sudah penuh.
Waktu pengisian dari 32 persen hingga 100 persen disebut sekitar 32 menit.
Sementara untuk rentang sekitar 30 persen ke 80 persen, pengisian disebut bahkan lebih cepat dari perkiraan.
Dari pengecekan waktu, sekitar pukul 12.03–12.04 baterai sudah mencapai sekitar 85 persen.
Artinya, menurut pengujian dalam video, proses pengisian berlangsung cukup cepat.
Setelah baterai penuh, perjalanan dilanjutkan dengan pengemudi bergantian.
Suspensi Nyaman dan Kabin Tidak Berisik
Memasuki wilayah Brebes, pembahasan beralih ke rasa berkendara.
Walaupun Geely EX2 merupakan city car, suspensinya dinilai cukup nyaman ketika melewati jalan bergelombang dan tambalan.
Redamannya tidak dianggap terlalu memantul atau menghentak.
Kondisi jalan di sekitar Cipali menuju Brebes yang memiliki banyak tambalan juga masih dapat dilewati dengan nyaman.
Peredaman kabin turut mendapat perhatian.
Penumpang masih dapat berbicara tanpa harus berteriak dan musik masih terdengar dengan baik.
Android Auto, Apple CarPlay dan 36 Tempat Penyimpanan
Sistem multimedia Geely EX2 sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay.
Selain itu, mobil ini memiliki banyak tempat penyimpanan.
Dalam video disebutkan totalnya mencapai 36 tempat penyimpanan, termasuk glove box, center console, dan berbagai kantong di kabin.
Untuk sebuah mobil kecil, jumlah tersebut dinilai menjadi salah satu kepraktisan utama.
Bagasi depan juga kembali terbukti berguna karena mampu menampung tas berukuran cukup besar.
Bisa Menampung Barang untuk Perjalanan Beberapa Hari
Menurut pembahasan dalam video, untuk perjalanan luar kota selama tiga sampai empat hari, barang bawaan masih dapat diakomodasi.
Kabin terasa lebih lega berkat beberapa detail desain.
Setir berdiameter kecil memberikan ruang lebih untuk kaki dan tangan pengemudi.
Lingkar kemudi yang lebih kecil juga membantu ketika melakukan manuver.
Setir dibalut material kulit dengan jahitan.
Baca Juga: Keeway Road Falcon 250 Resmi Jadi Cruiser Rp57 Jutaan, Desainnya Bikin Ingat Honda Rebel
RWD dan Suspensi Belakang Independen
Geely EX2 menggunakan penggerak roda belakang.
Hal tersebut disebut membuat roda depan memiliki ruang gerak lebih besar saat berbelok.
Suspensi belakang juga disebut sudah menggunakan sistem independen.
Menurut pembahasan dalam video, konfigurasi tersebut membantu menghasilkan bantingan yang lebih nyaman dibandingkan beberapa mobil sekelas yang masih menggunakan torsion beam.
Saat melewati jalan dengan banyak tambalan dan jembatan pada kecepatan sekitar 100 km/jam, mobil disebut masih terasa stabil.
Ban yang cukup tebal juga dianggap membantu kenyamanan.
Baterai Turun di Jalan Tol, Isi Daya Sebelum Solo
Sebelum sampai Solo, mereka kembali melakukan pengisian.
Perjalanan dengan kecepatan tinggi membuat konsumsi baterai meningkat.
Saat tiba di SPKLU, baterai tersisa kurang dari 10 persen.
Mobil kemudian langsung diisi daya sambil mereka makan, minum, dan ke toilet.
Pengisian dari kondisi hampir habis hingga penuh disebut membutuhkan waktu kurang dari satu jam.
Biayanya sekitar Rp110 ribu.
Sampai Solo dan Slow Charging Semalaman
Setelah tiba di Solo, mobil kembali diisi daya.
Kali ini mereka menggunakan slow charging karena tidak sedang terburu-buru.
Mobil dibiarkan mengisi daya semalaman saat mereka beristirahat.
Dengan begitu, keesokan paginya baterai sudah siap digunakan untuk melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.
Hari Kedua Menuju Surabaya
Hari kedua perjalanan dimulai dari Solo.
Setelah beristirahat dan makan, perjalanan dilanjutkan menuju Surabaya melalui tol Trans Jawa.
Sebelumnya, mobil sudah dua kali melakukan pengisian selama perjalanan menuju Solo.
Mereka juga melakukan pengisian overnight di Solo.
Jarak menuju Surabaya disebut sekitar 242 km dan berdasarkan kondisi baterai, mereka memperkirakan bisa mencapai tujuan tanpa melakukan pengisian lagi.
Namun, konsumsi energi sangat dipengaruhi gaya berkendara.
Kecepatan yang lebih tinggi dan penggunaan mobil secara terus-menerus membuat baterai lebih cepat terkuras.
Konsumsi Efisien dan Pengaruh Muatan Bagasi Depan
Saat kecepatan dibuat lebih konstan sekitar 80 km/jam, konsumsi energi disebut terasa lebih efisien.
Pembahasan kemudian beralih ke pertanyaan penonton mengenai bagasi depan.
Bagasi depan disebut tidak memberikan pengaruh besar terhadap kestabilan mobil ketika diisi barang dalam konteks penggunaan mereka.
Namun, tetap ada kapasitas maksimal beban yang perlu diperhatikan.
Dari sisi suspensi, karakter mobil kembali dinilai relatif stabil meski melewati jalan dengan banyak tambalan.
Kapasitas Penumpang: Empat Dewasa dan Satu Anak
Ketika ditanya soal kapasitas lima orang, video menyebut lima penumpang dewasa akan terasa cukup pas.
Namun, konfigurasi empat orang dewasa dan satu anak disebut lebih nyaman.
Dengan konfigurasi tersebut, kapasitas kabin dianggap lebih ideal untuk perjalanan bersama keluarga.
Lincah di Kota dan Mudah Bermanuver
Walaupun mampu digunakan untuk perjalanan jauh, karakter Geely EX2 tetap terasa sebagai city car.
Saat digunakan berkeliling Kota Solo untuk mencari tempat makan dan melakukan parkir, mobil terasa lincah.
Radius dan kemampuan manuver menjadi salah satu keunggulannya.
Penggerak roda belakang membuat roda depan dapat berbelok lebih jauh karena tidak dibatasi komponen penggerak di roda depan.
Hasilnya, putar balik dan bermanuver di ruang sempit terasa lebih mudah.
Bahkan saat mengikuti navigasi dan masuk ke gang-gang kecil di Solo, mobil disebut tidak mengalami masalah berarti.
Drama Baterai: Tersisa 1 Persen di Mojokerto
Perjalanan menuju Surabaya kemudian menghadirkan situasi tidak terduga.
Saat masuk rest area, sisa jarak tempuh baterai disebut hanya sekitar 26 km.
Masalahnya, SPKLU di rest area sedang antre.
Akhirnya mereka memutuskan keluar dari tol dan menuju SPKLU di Mojokerto.
Mobil kemudian dikendarai dengan lebih pelan.
Setelah sampai di lokasi pengisian, baterai tersisa sekitar 1 persen.
Pengisian langsung dilakukan agar perjalanan dapat dilanjutkan.
Mengejar Waktu Membuat Baterai Lebih Cepat Terkuras
Setelah dari Mojokerto, mereka kembali melanjutkan perjalanan.
Pengemudi mengakui bahwa kecepatan berkendara cukup tinggi karena mengejar waktu.
Hal tersebut kembali membuat baterai lebih cepat terkuras.
Mereka juga sempat menemukan SPKLU yang bermasalah dan lokasi lain dengan hanya satu charger sehingga harus mengantre.
Daripada mengambil risiko terlalu lama menunggu, mereka memutuskan keluar menuju Mojokerto.
Perjalanan dari titik tersebut dilakukan dengan strategi penghematan daya.
Strategi Saat Baterai Menipis
Saat sisa jarak dan jarak menuju SPKLU hanya terpaut beberapa kilometer, mode berkendara diubah ke Eco.
AC juga dimatikan untuk membantu menghemat energi.
Akhirnya mobil berhasil tiba di lokasi pengisian dengan baterai tersisa sekitar 1 persen.
Dari pengalaman tersebut, mereka menyimpulkan bahwa mobil listrik tetap proper digunakan untuk perjalanan jauh, tetapi pengisian membutuhkan strategi.
Pengemudi perlu mengetahui lokasi SPKLU berikutnya dan mempertimbangkan antrean.
Menurut pembahasan, mengisi daya ketika baterai masih sekitar 60 persen dapat menjadi pilihan ketika sedang berhenti makan atau beristirahat, daripada menunggu sampai baterai benar-benar hampir habis.
Akhirnya Sampai Surabaya
Setelah melewati berbagai kondisi perjalanan, mereka akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.
Geely EX2 berhasil sampai di Surabaya setelah perjalanan panjang dari Jakarta.
Di lokasi tujuan, mereka juga melihat Geely EX2 dengan warna baru serta model Geely lainnya.
Perjalanan tersebut sekaligus menjadi pengujian langsung terhadap kemampuan city car listrik untuk digunakan dalam perjalanan antarkota.
Kesimpulan: City Car Listrik yang Bisa Road Trip
Dari perjalanan Jakarta–Surabaya, video menyimpulkan bahwa Geely EX2 sebagai city car listrik tetap dapat digunakan untuk perjalanan jauh.
Kenyamanan menjadi salah satu poin yang menonjol.
Performa dianggap cukup, kabin terasa lega, ruang penyimpanan banyak, dan kemampuan bermanuver tetap menjadi keunggulan ketika digunakan di dalam kota.
Jarak tempuh maksimal yang disebut dalam video mencapai 395 km berdasarkan standar NEDC.
Namun, perjalanan jauh dengan mobil listrik membutuhkan strategi pengisian daya.
Pengguna harus mengetahui lokasi SPKLU, mempertimbangkan kondisi antrean, serta tidak menunggu baterai sampai benar-benar kritis sebelum mencari tempat pengisian.
Di sisi lain, karakter city car tetap terasa ketika digunakan di perkotaan karena ukurannya kecil dan mudah bermanuver.
Poin Penting
-
Geely EX2 digunakan untuk perjalanan Jakarta–Surabaya.
-
Mobil tetap menunjukkan karakter city car meski digunakan untuk road trip.
-
Tersedia bagasi depan dan belakang.
-
Kabin disebut cukup lega untuk ukuran mobil kecil.
-
Posisi duduk depan masih nyaman untuk tinggi sekitar 172–178 cm menurut pengujian video.
-
Varian Max memiliki fitur ADAS.
-
Adaptive cruise control digunakan dalam perjalanan.
-
Kapasitas baterai disebut sekitar 40–41 kWh.
-
Jarak tempuh maksimal disebut mencapai 395 km berdasarkan standar NEDC.
-
Fast charging disebut mencapai 70 kW.
-
Pengisian 32 persen ke 100 persen disebut sekitar 32 menit dalam pengujian.
-
Android Auto dan Apple CarPlay tersedia.
-
Terdapat sekitar 36 tempat penyimpanan di kabin menurut video.
-
Penggerak roda belakang atau RWD membantu kemampuan manuver.
-
Suspensi belakang disebut menggunakan sistem independen.
-
Lima orang dewasa disebut terasa cukup pas.
-
Empat dewasa dan satu anak disebut lebih nyaman.
-
Biaya pengisian dari hampir habis hingga penuh di salah satu titik disebut sekitar Rp110 ribu.
-
Perjalanan menuju Surabaya sempat menghadapi antrean dan kendala SPKLU.
-
Mobil berhasil tiba di SPKLU Mojokerto dengan sisa baterai sekitar 1 persen.
-
Strategi pengisian menjadi faktor penting untuk perjalanan jauh menggunakan mobil listrik.
Insight Redaksi
Pengujian perjalanan Jakarta–Surabaya dalam video menunjukkan bahwa ukuran kecil tidak otomatis membuat sebuah mobil listrik hanya cocok digunakan di dalam kota.
Geely EX2 justru mempunyai beberapa elemen yang mendukung perjalanan jauh, mulai dari kabin, ruang penyimpanan, ADAS, adaptive cruise control, hingga kemampuan fast charging.
Namun, pengalaman perjalanan juga memperlihatkan satu hal penting: road trip dengan mobil listrik membutuhkan perencanaan lebih matang.
Masalah bukan hanya soal kapasitas baterai, tetapi juga lokasi SPKLU, jumlah charger yang tersedia, antrean, kondisi charger, kecepatan berkendara, dan sisa jarak yang tersedia.
Kejadian ketika baterai hanya tersisa 1 persen di Mojokerto menjadi gambaran bahwa strategi pengisian tidak sebaiknya dilakukan terlalu mepet.
Sementara untuk penggunaan dalam kota, ukuran bodi dan kemampuan bermanuver menjadi karakter yang tetap relevan.
Saat City Car Diajak Jalan Jauh
Dari pengalaman perjalanan tersebut, Geely EX2 menunjukkan bahwa mobil listrik berukuran kecil tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk aktivitas perkotaan.
Kabin dan bagasi memberikan fleksibilitas untuk membawa penumpang serta barang, sedangkan fitur ADAS dan adaptive cruise control dapat membantu perjalanan panjang.
Tetapi, pengguna tetap perlu memahami karakter mobil listrik dan merencanakan titik pengisian sejak awal.
Nah, kalau ikam menggunakan mobil listrik untuk perjalanan jauh, jangan cuma menghitung jarak tempuh. Lokasi SPKLU dan kemungkinan antrean juga harus masuk perhitungan, ces.
Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Geely EX2 bisa dipakai perjalanan jauh?
Dalam video, Geely EX2 digunakan untuk perjalanan Jakarta menuju Surabaya.
2. Berapa jarak tempuh Geely EX2?
Video menyebut jarak tempuh maksimal hingga 395 km berdasarkan standar NEDC.
3. Berapa kapasitas baterai Geely EX2?
Dalam video disebut kapasitas baterainya sekitar 40–41 kWh.
4. Berapa kemampuan fast charging Geely EX2?
Video menyebut kemampuan fast charging hingga 70 kW.
5. Apakah Geely EX2 punya adaptive cruise control?
Ya. Varian Max yang digunakan dalam video disebut memiliki ADAS dan adaptive cruise control.
6. Apakah Geely EX2 punya Apple CarPlay?
Ya. Dalam video disebut sistem multimedia mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.
7. Apakah Geely EX2 punya bagasi depan?
Ya. Selain bagasi belakang, mobil ini juga memiliki ruang penyimpanan di bagian depan.
Editor : Arya Kusuma