Durasi Baca: 8 Menit
Ikhtisar: Lexus RX300 2019 menawarkan kemewahan, kenyamanan, mesin turbo, dan durability, dengan sejumlah fitur yang mulai terasa lawas.
Balikpapan TV - Hai Ces! Kalau BMW punya X5 dan Mercedes-Benz punya GLE, Lexus punya RX300 sebagai SUV yang berada di kelas serupa.Dalam video ini, Lexus RX300 tahun 2019 dibahas dari berbagai sisi, mulai dari desain, mesin, interior, kenyamanan, fitur, hingga biaya perawatan.
Unit yang dibahas merupakan mobil dengan riwayat perawatan resmi Lexus dan sudah menempuh sekitar 103 ribu kilometer menurut informasi dalam video.
Menariknya, meski sudah berusia beberapa tahun, RX300 masih menawarkan kesan mewah sekaligus kenyamanan yang menjadi karakter Lexus.
Lantas, seperti apa pengalaman menggunakannya?
Lexus RX300 dan Posisi di Kelasnya
Lexus RX300 disebut sebagai salah satu SUV Lexus di Indonesia yang memiliki posisi berbeda dibandingkan model BMW dan Mercedes-Benz.
Jika BMW dan Mercedes-Benz memiliki model yang lebih kecil seperti X1 atau GLA, Lexus justru disebut banyak diminati pada model yang sekelas dengan BMW X5 dan Mercedes-Benz GLE.
Unit yang dibahas adalah Lexus RX300 tahun 2019 dengan pelat L Surabaya.
Dari pembahasan harga bekas, RX300 disebut masih memiliki harga yang relatif bertahan dan berada di sekitar kelas Mercedes-Benz GLE.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah durability.
Lexus disebut memiliki karakter ketahanan seperti Toyota, karena Lexus pada dasarnya merupakan Toyota yang dibuat dalam versi lebih mewah.
Namun, RX300 sudah lebih kompleks dibandingkan RX270 generasi sebelumnya.
Mesin 2.0 Turbo dan Spesifikasi
Lexus RX270 sebelumnya menggunakan mesin 4-silinder 2.700 cc bensin.
Sementara RX300 dalam video menggunakan mesin 2.000 cc turbo.
Mesin tersebut disebut menghasilkan tenaga 235 horsepower dan torsi 350 Nm.
Puncak tenaga berada pada 4.800 hingga 5.500 rpm.
Transmisinya menggunakan 6-speed automatic dan penggeraknya adalah front-wheel drive.
Dengan mesin turbo dan konstruksi yang lebih kompleks, ada sejumlah komponen yang perlu diperhatikan.
Namun, unit yang dibahas memiliki riwayat perawatan resmi Lexus sehingga kondisi perawatannya dinilai menjadi salah satu nilai tambah.
Baca Juga: SUV Turbo Rp377 Juta Hadir Dengan Mesin Bensin Konvensional di Tengah Tren Mobil Listrik
Lampu, Desain, dan Pelek 20 Inci
RX300 pada generasi ini tidak lagi menggunakan AFS.
Lampunya digantikan dengan cornering lamp yang akan menyala ketika mobil berbelok atau lampu sein digunakan.
Dari sisi desain, RX300 masih dinilai menarik dan belum terlihat terlalu kuno.
Peleknya menggunakan ukuran besar dengan ban 235/55 R20.
Ban pada unit tersebut sudah diganti menggunakan Pirelli Scorpion.
Kaliper rem juga terlihat berukuran besar.
PPF dan Bagasi
Unit ini sebenarnya memiliki warna dasar hitam, tetapi pemilik memasang PPF dengan tampilan berbeda.
Dalam video disebutkan biaya PPF tersebut sekitar Rp45 juta dan memiliki fitur self-healing.
Bagian belakang menggunakan lampu LED dengan lampu sein sequential.
Fitur sequential yang dahulu dianggap menarik kini sudah banyak digunakan pada mobil lain.
Bagasi RX300 tidak terlalu besar karena desain bagian belakangnya cukup landai.
Namun, salah satu keunikannya adalah penggunaan ban serep full-size.
Ban serep tersebut menggunakan pelek yang sama seperti roda utama, bukan pelek kaleng.
Konsekuensinya, bagian lantai bagasi memiliki sedikit tonjolan.
Detail Bagasi dan Kemewahan Lexus
Kesan mewah sudah terasa bahkan di area bagasi.
Karpet bagasi disebut tebal dan lembut.
Beberapa bagian juga mendapatkan lapisan dan material yang memberikan kesan premium.
Unit ini masih memiliki Lexus Car Care Kit.
Kursi belakang juga dapat direbahkan melalui mekanisme dari area bagasi.
Detail-detail tersebut menjadi bagian dari pendekatan Lexus terhadap kenyamanan dan kemewahan.
Kursi Belakang dan Kenyamanan
Kursi belakang RX300 dinilai nyaman.
Posisi duduk dibuat cukup pas, dengan bagian depan kursi sedikit terangkat sehingga kaki bisa masuk ke kolong.
Sandaran kursi juga dinilai tidak terlalu rebah maupun terlalu tegak.
Pengaturan posisi kursi dapat dilakukan secara elektrik.
Mobil ini memiliki fitur easy entry dan easy exit yang membuat posisi kursi dapat bergerak untuk memberikan ruang lebih ketika penumpang keluar atau masuk.
Pilihan warna interior yang disebut tersedia antara lain putih, cokelat, dan hitam.
Unit yang dibahas menggunakan warna cokelat gelap yang memberikan kesan seperti material tas premium.
Kekurangan Layar Belakang dan Fitur Penumpang
Salah satu bagian yang kurang disukai dalam video adalah layar hiburan belakang.
Layar tersebut disebut bukan bawaan dari Lexus Jepang dan terasa kurang premium ketika digunakan.
Bahkan muncul bunyi ketika bagian tersebut disentuh.
Di sisi lain, kursi belakang sudah memiliki pemanas untuk sisi kiri dan kanan.
Tersedia pula AC di bagian tengah.
Karena merupakan mobil tahun 2019, konektivitas charging masih mengandalkan USB dan soket 12 volt.
Tersedia juga armrest besar yang dapat dibuka.
Interior dan Kelengkapan Dokumen
Ketika masuk ke kabin depan, setir dan kursi bergerak mengikuti pengaturan memory seat.
Unit yang dibahas juga masih menyimpan kelengkapan buku dan dokumen kendaraan.
Manual pemilik berbahasa Indonesia masih tersedia.
Bahkan beberapa bagian buku masih dalam kondisi sangat baik.
Warranty service record, quick guide, dan kelengkapan lainnya juga disebut masih tersedia.
Hal tersebut memperlihatkan bahwa riwayat perawatan unit masih terdokumentasi.
Build Quality dan Sistem Infotainment
Interior Lexus dinilai tidak selalu menjadi yang paling menarik jika dibandingkan dengan BMW atau Mercedes-Benz.
Namun, keunggulannya disebut terletak pada material dan build quality.
Material interior terasa premium dan panel-panelnya memiliki gap yang rapi.
Dalam video, hal ini menjadi salah satu perbedaan besar antara Toyota dan Lexus.
Meski disebut sebagai Toyota yang dimewahkan, kualitas pengerjaan Lexus dianggap berada di level yang berbeda.
Pada jarak tempuh sekitar 103 ribu kilometer, mesin masih terasa halus dengan getaran yang relatif kecil.
Sistem infotainment menggunakan layar besar yang posisinya cukup jauh karena belum menggunakan touchscreen.
Pengoperasian dilakukan melalui controller di konsol tengah.
Sistem tersebut membutuhkan adaptasi dan menurut pengujian terasa lebih kuno dibandingkan sistem touchscreen pada mobil modern.
Tombol Fisik dan Mark Levinson
Meski layar infotainment terasa lawas, keberadaan tombol fisik justru menjadi salah satu hal yang disukai.
Pengaturan AC masih memiliki tombol fisik sehingga pengoperasiannya tidak harus melalui layar.
Audio juga mempunyai tombol-tombol fisik.
Sistem audio menggunakan Mark Levinson dan dalam video dinilai menghasilkan suara yang sangat baik.
Namun, RX300 tahun 2019 belum memiliki Apple CarPlay maupun Android Auto.
Konektivitas masih mengandalkan Bluetooth.
Navigasi bawaan tetap tersedia, meskipun data peta disebut sudah tidak terlalu mengikuti perkembangan jalan terbaru.
Fitur Berkendara dan Panoramic Sunroof
Konsol tengah memiliki berbagai tombol untuk pengaturan kursi ventilated seat dan pemanas.
Electronic parking brake dan auto hold juga tersedia.
Ada wireless charging, tetapi dalam video disarankan tidak terlalu sering digunakan karena dapat membuat ponsel panas.
Mode berkendara terdiri dari beberapa pilihan, termasuk Normal dan Sport.
Tersedia pula tombol untuk stability control dan auto start-stop.
Bagian penyimpanan mendapatkan material dan lampu yang menambah kesan premium.
RX300 juga memiliki panoramic sunroof yang membentang hingga bagian belakang.
Kursi Lexus kembali mendapat perhatian karena dianggap nyaman.
Baca Juga: Bukan Sekadar Cantik, Begini Peran Material Ringan pada Pagani Utopia Roadster
Performa: Turbo Bukan Berarti Sporty
Masuk ke sektor performa, mesin 2.0 turbo RX300 memang memiliki tenaga yang lebih besar dibandingkan RX270.
Namun, karakter Lexus tetap lebih mengutamakan kenyamanan daripada performa sporty.
Akselerasi 0–100 km/jam dalam video disebut berada di sekitar 9 detik.
Artinya, RX300 bukan SUV yang difokuskan untuk mengejar akselerasi.
Karakter mobil lebih diarahkan untuk kenyamanan, kemewahan, dan penggunaan harian.
Hal yang Perlu Diperhatikan pada RX300 Bekas
Salah satu hal yang disebut perlu diperhatikan ketika membeli RX200T atau RX300 adalah kondisi transmisinya.
Transmisi harus terasa halus.
Perawatan juga menjadi faktor penting.
Jika servis dilakukan secara resmi dan menggunakan oli yang sesuai spesifikasi, sumber menyebut seharusnya tidak menjadi masalah besar.
Sebaliknya, perawatan di luar jaringan resmi dengan penggunaan oli yang tidak sesuai disebut dapat menimbulkan masalah seperti pada turbo atau kebocoran.
Generasi awal RX200T juga disebut pernah memiliki recall terkait fuel pump.
Untuk unit yang dibahas, masalah tersebut disebut sudah tidak ada.
Lexus Menjual Pengalaman dan Hospitality
Menurut pembahasan dalam video, Lexus tidak hanya menjual mobil, tetapi juga pengalaman pelayanan.
Pemilik Lexus disebut bisa mendapatkan pengalaman servis yang berbeda karena perhatian tidak hanya diberikan kepada kendaraan, tetapi juga pelanggan.
Lexus disebut mempunyai pendekatan hospitality yang menjadi salah satu bagian penting dari pengalaman kepemilikan.
Dalam pembahasan mengenai sejarah Lexus di Amerika Serikat, pelayanan purnajual disebut menjadi salah satu hal yang membantu membangun citra merek tersebut.
Harga Bekas dan Perbandingan dengan Mobil Baru
Harga unit yang dibahas diperkirakan berada di kisaran Rp700 jutaan hingga Rp800 jutaan berdasarkan percakapan dalam video.
Pada rentang harga tersebut, mobil-mobil baru dari merek lain, termasuk merek Cina, disebut menawarkan teknologi dan fitur yang lebih modern.
Namun, video juga membahas bahwa pengalaman pelayanan Lexus menjadi salah satu pembeda.
Artinya, calon pembeli RX300 bekas tidak hanya membandingkan tahun produksi atau fitur, tetapi juga karakter mobil dan pengalaman kepemilikannya.
Kondisi Kaki-Kaki dan Kenyamanan
Secara keseluruhan, kondisi unit yang diuji disebut masih baik.
Kaki-kaki masih senyap dan tidak terdengar bunyi yang mengganggu.
Steering disebut membutuhkan sedikit alignment karena posisi setir terasa kurang lurus.
Namun, suspensi dan kaki-kaki masih terasa kedap.
Mesin juga masih halus dan performanya masih dianggap memadai.
Dibandingkan RX270, RX300 disebut memiliki karakter suspensi yang sedikit lebih sporty dan agak lebih keras.
Namun, kenyamanan masih menjadi salah satu keunggulan utamanya.
Karakter Lexus: Nyaman dan Peace of Mind
RX300 disebut belum dapat dibandingkan langsung dengan BMW atau Mercedes-Benz dalam hal handling sporty.
Karakter Lexus memang lebih diarahkan kepada konsumen yang menginginkan kenyamanan dan peace of mind.
Konsepnya adalah ketangguhan Toyota dengan kemewahan Lexus.
Sistem audio Mark Levinson juga kembali menjadi salah satu daya tarik.
Meski akselerasi 0–100 km/jam sekitar 9 detik bukan angka yang sangat agresif, mesin 2.0 turbo masih mampu memberikan tenaga ketika mobil sudah melaju di atas 100 km/jam.
Untuk penggunaan di jalan tol, tenaga disebut masih terasa mengisi dan tidak terasa underpower.
Konsumsi BBM dan Maintenance
Dengan mesin 2.0 turbo dan bodi yang cukup besar serta berat, konsumsi bahan bakar tentu bukan menjadi keunggulan utama.
Dalam video, hal tersebut dianggap sebagai konsekuensi dari sebuah SUV mewah.
Begitu pula dengan biaya perawatan.
Maintenance Lexus disebut lebih mahal dibandingkan Toyota, meskipun karakter durability-nya dinilai tetap menjadi salah satu keunggulan.
Unit dengan jarak tempuh sekitar 103 ribu kilometer yang dirawat dengan baik masih terasa nyaman ketika dikendarai.
20:24–21:08 — Fitur yang Mulai Terasa Lawas
Usia mobil mulai terasa pada beberapa fitur.
Kamera 360 derajat sudah tersedia, tetapi kualitas gambarnya disebut tidak terlalu jernih dan terlihat agak wash out.
RX300 juga belum memiliki adaptive cruise control dan lane keeping assist.
Namun, blind spot monitoring dan cross traffic alert sudah tersedia.
Cruise control yang digunakan masih berupa sistem konvensional.
Meski begitu, secara keseluruhan mobil tahun 2019 tersebut masih memberikan kesan mewah ketika digunakan.
Poin Penting
- Lexus RX300 yang dibahas merupakan unit tahun 2019.
- Unit memiliki jarak tempuh sekitar 103 ribu kilometer menurut video.
- Mesin menggunakan 2.0 turbo.
- Tenaga disebut mencapai 235 horsepower.
- Torsi mencapai 350 Nm.
- Transmisi menggunakan 6-speed automatic.
- Penggerak menggunakan front-wheel drive.
- Pelek berukuran 20 inci dengan ban 235/55 R20.
- Unit menggunakan Pirelli Scorpion.
- Bagasi menggunakan ban serep full-size.
- Interior menawarkan material premium dan build quality yang baik.
- Kursi belakang memiliki pengaturan elektrik dan pemanas.
- Audio menggunakan Mark Levinson.
- Apple CarPlay dan Android Auto belum tersedia pada unit yang dibahas.
- Panoramic sunroof tersedia.
- Akselerasi 0–100 km/jam disebut sekitar 9 detik.
- Kondisi kaki-kaki dan mesin dinilai masih baik dalam pengujian.
- Adaptive cruise control dan lane keeping assist belum tersedia.
- Blind spot monitoring dan cross traffic alert tersedia.
- Karakter RX300 lebih mengutamakan kenyamanan dibandingkan performa sporty.
Insight Redaksi
Lexus RX300 2019 memperlihatkan bagaimana sebuah SUV premium tetap dapat terasa mewah meski teknologi di dalam kabinnya mulai tertinggal dibandingkan mobil baru.
Di satu sisi, fitur seperti Apple CarPlay, Android Auto, adaptive cruise control, dan lane keeping assist belum tersedia pada unit yang dibahas.
Namun, material interior, build quality, kenyamanan kursi, sistem audio Mark Levinson, serta karakter berkendara tetap menjadi bagian penting dari pengalaman menggunakan RX300.
Hal lain yang cukup menarik adalah pendekatan Lexus terhadap durability dan pelayanan.
Bagi calon pembeli mobil bekas premium, kondisi unit dan riwayat perawatan menjadi bagian yang tidak kalah penting dibandingkan sekadar tahun produksi atau jumlah fitur.
Rekomendasi
Kalau ikam sedang melirik Lexus RX300 bekas, beberapa hal yang disebut dalam video layak menjadi perhatian, terutama kondisi transmisi, riwayat servis, penggunaan oli sesuai spesifikasi, kondisi turbo, kaki-kaki, serta kelengkapan service record.
Unit dengan riwayat perawatan resmi juga dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai bagaimana kendaraan tersebut dipelihara sebelumnya.
Sementara dari sisi karakter, RX300 lebih cocok dilihat sebagai SUV premium yang mengutamakan kenyamanan, kemewahan, dan ketenangan berkendara dibandingkan mengejar performa sporty.
Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Lexus RX300 yang dibahas tahun berapa?
Unit yang dibahas merupakan Lexus RX300 tahun 2019.
2. Berapa tenaga Lexus RX300?
Dalam video disebutkan mesin 2.0 turbo menghasilkan 235 horsepower dan torsi 350 Nm.
3. Apakah Lexus RX300 menggunakan turbo?
Ya. Unit yang dibahas menggunakan mesin 2.0 liter turbo.
4. Lexus RX300 menggunakan penggerak apa?
Dalam video disebutkan RX300 menggunakan penggerak roda depan atau front-wheel drive.
5. Berapa ukuran ban Lexus RX300?
Unit menggunakan ukuran 235/55 R20 dengan pelek 20 inci.
6. Apakah Lexus RX300 memiliki panoramic sunroof?
Ya, unit yang dibahas memiliki panoramic sunroof.
Editor : Arya Kusuma