Mercedes-AMG GT 63 Pro: V8 4.000 cc dengan 612 HP dan Rem Carbon Ceramic

Riafandi • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 08:20 WIB
Mercedes-AMG GT 63 Pro membawa mesin V8 4.000 cc, tenaga 612 HP, dan desain sport car berkarakter performa (BTV/AI)
Mercedes-AMG GT 63 Pro membawa mesin V8 4.000 cc, tenaga 612 HP, dan desain sport car berkarakter performa (BTV/AI)

Durasi Baca: 8 Menit

Ikhtisar: Mercedes-AMG GT 63 Pro menawarkan mesin V8 4.000 cc, 612 HP, karbon seramik, dan karakter sport car berorientasi performa.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Uys, kalau ikam mulai bosan dengan mobil listrik yang belakangan makin sering muncul, kali ini ada sesuatu yang berbeda.

Mercedes-AMG GT 63 Pro Edition hadir sebagai sport car bermesin V8 4.000 cc dengan karakter yang kental dengan performa. Mulai dari desain, sistem pengereman, interior, fitur berkendara, sampai suara mesinnya, semuanya mendapat perhatian.

Berikut detailnya berdasarkan materi video.

Desain Depan Mercedes-AMG GT 63 Pro

Pembahasan dimulai dari desain generasi terbaru Mercedes-AMG GT 63 Pro.

Bagian belakang dan keseluruhan bodinya disebut memiliki desain yang lebih smooth dibanding generasi sebelumnya. Meski begitu, karakter khas AMG GT tetap terasa, terutama dari bagian depan.

Lampu depannya memiliki karakter Mercedes modern dengan dua projector light dan tiga aksen LED DRL.

Lampu tersebut juga disebut sudah menggunakan teknologi Digital Light yang memungkinkan pencahayaan dengan resolusi tinggi.

Pada trim Pro, bagian front diffuser menggunakan material karbon yang disebut sebagai karbon asli. Bagian depan juga dihiasi logo AMG, emblem Mercedes berukuran besar, serta grille khas AMG.

Baca Juga: BMW M4 Competition LCI Punya 523 HP, Apa Saja yang Berubah?

AWD, Ban Michelin dan Rem Karbon Keramik

Masuk ke bagian kaki-kaki, Mercedes-AMG GT 63 Pro menggunakan sistem penggerak 4MATIC+ all-wheel drive.

Mobil ini menggunakan ban Michelin Pilot Sport S dengan ukuran besar.

Sistem pengeremannya juga menjadi salah satu bagian penting. Video menyebut mobil sudah menggunakan carbon ceramic brake dengan ukuran cakram yang sangat besar.

Ukuran ban depan dan belakang dibuat berbeda. Bagian depan menggunakan ukuran 295/30, sedangkan belakang 305/30. Keduanya menggunakan pelek ring 21.

Detail Eksterior dan Kebutuhan BBM

Detail eksterior lainnya mencakup spion berbahan karbon serta door handle model flush yang dapat keluar ketika digunakan dan kembali rata dengan bodi.

Bagian tutup bahan bakar juga mendapat perhatian karena menggunakan desain dengan identitas AMG.

Untuk bahan bakar, video menyebut mobil ini membutuhkan RON 95 atau RON 98, sehingga bukan kendaraan yang ditujukan untuk bahan bakar beroktan rendah.

Bagian Belakang dan Empat Knalpot

Bagian belakang kembali menggunakan karakter pencahayaan yang mirip dengan lampu depan.

Aksen tiga elemen pada lampu belakang disebut memiliki kemiripan dengan DRL bagian depan.

Sebagai varian Pro Edition, terdapat racing flag serta sejumlah elemen karbon pada diffuser belakang.

Mobil ini juga menggunakan empat knalpot yang menjadi salah satu ciri visual sekaligus pendukung karakter performanya.

Spoiler belakang menggunakan material karbon, meskipun mekanismenya bukan elektrik.

Baca Juga: Suzuki Ertiga Cruise 2026: Harga, Mesin Hybrid, Fitur, dan Perubahannya

Bagasi Sport Car

Meski berstatus sport car, aspek kepraktisan tetap diperhatikan.

Video menunjukkan bagasi yang disebut cukup besar untuk ukuran sebuah mobil sport. Bahkan terdapat ruang yang disebut dapat digunakan untuk membawa satu tas golf.

Bagasi juga memiliki beberapa kompartemen dan dapat dilipat sesuai kebutuhan.

Interior AMG GT 63 Pro

Masuk ke kabin, interior AMG GT 63 Pro tampil dengan pendekatan yang lebih clean dibanding AMG GT generasi sebelumnya.

Jika generasi lama dikenal memiliki banyak tombol seperti kokpit, generasi terbaru mengandalkan layar besar di bagian tengah.

Sistem infotainment dapat diakses melalui layar maupun sejumlah shortcut.

Video menyoroti peningkatan resolusi dan responsivitas layar. Menu-menu juga disebut lebih terorganisasi dalam bentuk tab sehingga akses ke berbagai fitur terasa lebih terstruktur.

Trackpad di Setir Jadi Salah Satu Catatan

Bagian yang cukup banyak dibahas adalah kontrol pada setir.

Sebagian tombol masih menggunakan mekanisme mekanis, tetapi sejumlah fungsi layar dikendalikan melalui trackpad berukuran kecil.

Trackpad tersebut dapat digunakan untuk navigasi, termasuk tombol back dan home serta pengoperasian dengan gesture.

Dalam video, penggunaan trackpad disebut membutuhkan pembiasaan, terutama ketika mobil sedang dikendarai.

Karena AMG GT 63 Pro berorientasi pada performa dan penggunaan di trek, kontrol tersebut menjadi salah satu aspek yang disorot dari sisi kemudahan akses.

GWM Wey G9 High4 memiliki pintu geser elektrik dan jok baris ketiga yang fleksibel (BTV/AI)
GWM Wey G9 High4 memiliki pintu geser elektrik dan jok baris ketiga yang fleksibel (BTV/AI)

Memory Seat dan Fingerprint

Mercedes-AMG GT 63 Pro juga memiliki pengaturan kursi dengan memori.

Video menyoroti keberadaan fitur fingerprint yang dapat digunakan untuk menyimpan dan mengakses posisi duduk ideal.

Dengan fitur tersebut, posisi kursi yang sudah disimpan dapat dipanggil kembali melalui sistem fingerprint.

Drive Mode hingga Race

Berbagai mode berkendara tersedia di dalam mobil.

Pengemudi dapat memilih beberapa mode seperti Comfort, Individual, Sport, Sport Plus, hingga Race.

Pengaturan juga mencakup karakter suspensi, drivetrain, sasis, tingkat slip, serta karakter suara knalpot.

Saat berpindah ke mode Sport Plus dan Race, suara knalpot disebut berubah menjadi lebih agresif.

Kontrol mode berkendara juga dapat dilakukan melalui tombol khusus. Sejumlah pengaturan lain seperti AMG Dynamics, stability control, suspensi, hingga konfigurasi track-ready dapat diakses dari sistem tersebut.

Video juga menyoroti adanya tombol dengan LCD berbentuk bulat yang menjadi salah satu detail menarik di bagian kontrol.

Fitur Kabin dan Kenyamanan

Sejumlah pengaturan kendaraan tersedia dari area kontrol tengah, termasuk pengaturan untuk car wash, driving assist, head-up display, serta fungsi lainnya.

Masih terdapat tombol fisik untuk audio, sehingga volume dapat dinaikkan atau diturunkan secara langsung.

Bagian bawah konsol menyediakan wireless charging dan dua USB-C.

Terdapat pula cup holder yang dapat ditutup serta area untuk menopang siku.

Meski merupakan sport car, penumpang tetap mendapatkan sejumlah fitur kenyamanan. Kursi sudah full electric dan memiliki memory seat, sementara fitur pemanas kursi juga tersedia.

Untuk sistem audio, video menyebut penggunaan Burmester.

Mesin V8 4.000 cc, 612 HP dan 850 Nm

Bagian paling penting dari AMG GT 63 Pro tentu saja mesinnya.

Mobil ini menggunakan V8 4.000 cc dengan tenaga yang disebut mencapai 612 HP dan torsi 850 Nm.

Tenaga tersebut dipadukan dengan transmisi 9-percepatan.

Video juga menyebut mesin AMG ini memiliki tanda tangan perakit sebagai bagian dari konsep handcrafted AMG.

Suara mesin dan knalpot menjadi salah satu daya tarik utama. Karakternya dapat berubah mengikuti mode berkendara, terutama ketika berpindah ke Sport Plus dan Race.

Kesimpulan AMG GT 63 Pro

Pada bagian akhir, AMG GT 63 Pro disebut tetap mempertahankan elemen klasik Mercedes-AMG GT generasi pertama, tetapi membawa pendekatan modern.

Varian Pro mendapatkan sejumlah komponen berorientasi performa seperti carbon ceramic brake, elemen karbon, dan spoiler karbon.

Video menyebut harga mobil ini konon sudah menembus dua digit miliar rupiah.

Pertanyaan terakhir yang dilemparkan adalah apakah AMG GT 63 Pro berpotensi menjadi future classic dan apakah mobil tersebut layak masuk daftar mobil idaman.

Poin Penting

Insight Redaksi

Mercedes-AMG GT 63 Pro memperlihatkan bagaimana sebuah sport car performa tinggi tetap mempertahankan kombinasi antara karakter berkendara dan fitur modern.

Dari sisi eksterior, material karbon, rem carbon ceramic, ban berukuran besar, serta empat knalpot memperkuat orientasi performanya. Sementara di dalam kabin, Mercedes menggabungkan layar besar dengan sejumlah kontrol fisik dan digital.

Mesin V8 4.000 cc dengan angka 612 HP dan 850 Nm menjadi bagian utama yang membuat mobil ini berbeda dari tren kendaraan yang semakin banyak menggunakan tenaga listrik.

Di sisi lain, video juga menyoroti aspek penggunaan sehari-hari seperti bagasi, kursi elektrik, memory seat, wireless charging, hingga sistem audio.

Jadi, AMG GT 63 Pro bukan hanya soal angka performa, tetapi juga perpaduan antara teknologi, kenyamanan, dan karakter sport car.

Ikuti info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Mesin apa yang digunakan Mercedes-AMG GT 63 Pro?

Menurut video, AMG GT 63 Pro menggunakan mesin V8 4.000 cc.

2. Berapa tenaga AMG GT 63 Pro?

Video menyebut tenaga mobil ini mencapai 612 HP dengan torsi 850 Nm.

3. Apakah AMG GT 63 Pro menggunakan penggerak AWD?

Ya. Video menyebut sistem 4MATIC+ yang memungkinkan keempat roda dikendalikan sebagai sistem all-wheel drive.

4. Berapa ukuran pelek AMG GT 63 Pro?

Video menyebut bagian depan dan belakang menggunakan pelek ring 21.

5. Apakah AMG GT 63 Pro menggunakan rem karbon keramik?

Ya. Sistem pengereman disebut menggunakan carbon ceramic brake.

6. Berapa ukuran ban yang disebut dalam video?

Bagian depan menggunakan 295/30, sedangkan bagian belakang 305/30, dengan keduanya menggunakan ring 21.

7. Apakah AMG GT 63 Pro memiliki mode Race?

Ya. Video menyebut beberapa mode seperti Comfort, Individual, Sport, Sport Plus, dan Race.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Mercedes-Benz AMG Sport Car otomotif