Durasi Baca: 8 Menit
Topik: Mengenal Wuling Aira EV sebagai mobil listrik terbaru dengan harga terjangkau dan fitur yang semakin lengkap.
Ikhtisar: Artikel ini membahas kehadiran Wuling Aira EV di GIIAS 2026, perubahan desain, peningkatan fitur, spesifikasi, hingga alasan mobil listrik ini menarik bagi masyarakat yang mencari kendaraan perkotaan.
Balikpapan TV - Hai Ces! Wuling kembali menarik perhatian pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 melalui kehadiran Aira EV. Mobil listrik mungil ini diposisikan sebagai model baru yang menawarkan harga terjangkau sekaligus membawa berbagai pembaruan dibanding Air EV yang sudah lebih dulu dikenal di Indonesia.
Bukan hanya soal harga. Aira EV hadir dengan desain baru, konfigurasi empat pintu, teknologi pengisian daya cepat, serta kabin yang dibuat lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari. Penasaran apa saja yang berubah? Simak sampai selesai, Ces!
Mengapa Wuling Aira EV Menjadi Sorotan di GIIAS 2026?
GIIAS 2026 menghadirkan banyak mobil baru dari berbagai pabrikan. Namun, salah satu model yang paling banyak menarik perhatian adalah Wuling Aira EV karena dibanderol dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding sebagian besar mobil listrik yang dipasarkan saat ini.
Dalam ulasan yang menjadi sumber artikel ini, reviewer menyebut Aira EV sebagai mobil listrik termurah yang dipamerkan pada ajang GIIAS 2026. Harga awalnya berada di kisaran Rp155 jutaan hingga sekitar Rp175 jutaan untuk varian tertinggi.
Posisi harga tersebut membuat Aira EV berada pada segmen yang sebelumnya didominasi mobil bermesin bensin berkapasitas kecil. Hal itu membuka peluang bagi masyarakat yang ingin mulai beralih ke kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.
Selain harga, Wuling juga mencoba menawarkan pengalaman berkendara yang lebih praktis melalui sejumlah penyempurnaan dibanding Air EV generasi sebelumnya.
Baca Juga: Van Listrik Farizon V8e Resmi Meluncur, Kapasitas Kargo 7,9 m³ Bikin Usaha Makin Cuan!
Apa Perbedaan Wuling Aira EV dengan Air EV?
Perubahan paling mudah dikenali terlihat dari desain bodinya.
Jika Air EV dikenal sebagai mobil listrik dua pintu dengan akses kursi belakang yang terbatas, Aira EV kini hadir menggunakan empat pintu sehingga keluar masuk penumpang menjadi jauh lebih mudah.
Meski mendapat tambahan pintu belakang, dimensi mobil ternyata tetap kompak.
Berdasarkan penjelasan dalam video, panjang bodi meningkat menjadi sekitar 3.268 mm, sementara lebarnya sekitar 1.550 mm. Tingginya justru sedikit lebih rendah dibanding Air EV sehingga proporsinya terlihat lebih modern.
Wheelbase juga hanya bertambah sedikit sehingga karakter mobil sebagai city car mungil tetap dipertahankan.
Konsep tersebut membuat Aira EV masih nyaman digunakan di jalan perkotaan yang padat maupun area parkir dengan ruang terbatas.
Fast Charging Menjadi Peningkatan yang Paling Ditunggu
Salah satu kekurangan Air EV menurut banyak pengguna adalah belum tersedianya fitur fast charging.
Melalui Aira EV, Wuling akhirnya menghadirkan konektor CCS yang mendukung pengisian daya cepat.
Dalam video dijelaskan bahwa proses pengisian dari 30 persen hingga 80 persen membutuhkan waktu sekitar 35 menit.
Kecepatan tersebut memang belum termasuk kategori tercepat di kelas kendaraan listrik global, tetapi sudah menjadi peningkatan signifikan dibanding Air EV sebelumnya.
Bagi pengguna yang mengandalkan mobil sebagai kendaraan harian, waktu pengisian yang lebih singkat tentu memberikan fleksibilitas lebih ketika melakukan perjalanan.
Reviewer juga menjelaskan kapasitas baterainya masih berada di bawah 30 kWh sehingga pengisian menggunakan listrik rumah pada malam hari tetap memungkinkan tanpa harus selalu menggunakan wall charger khusus.
Desain Eksterior Dibuat Lebih Modern tetapi Tetap Sederhana
Bagian depan Aira EV menampilkan tampilan baru yang dinilai mengingatkan pada generasi awal Toyota Sienta.
Lampu depan dibuat membulat dengan garis desain sederhana. Area bumper juga dirancang minimalis tanpa banyak ornamen.
Reviewer bahkan menilai masih terdapat ruang kosong di bagian depan yang sebenarnya dapat dimanfaatkan menjadi kompartemen penyimpanan tambahan apabila dikembangkan melalui aksesori aftermarket.
Bagian belakang juga mengalami perubahan.
Kini tersedia bagasi yang lebih fungsional dibanding Air EV, meskipun kapasitasnya tetap disesuaikan dengan ukuran kendaraan.
Kursi belakang dapat dilipat secara terpisah sehingga memberikan fleksibilitas saat membawa barang berukuran lebih panjang.
Velg masih menggunakan model baja dengan dop plastik untuk menjaga harga tetap kompetitif.
Namun secara keseluruhan tampilannya dinilai tetap proporsional sebagai kendaraan listrik perkotaan.
Kabin Lebih Praktis Meski Material Dibuat Lebih Sederhana
Masuk ke dalam kabin, perubahan langsung terlihat pada desain dashboard.
Material soft touch yang sebelumnya ditemukan pada beberapa bagian Air EV kini diganti menggunakan plastik keras hampir di seluruh permukaan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menekan biaya produksi sehingga harga jual kendaraan tetap kompetitif.
Walaupun demikian, tata letak interior justru terasa lebih modern.
Head unit berukuran sekitar 10 inci menjadi pusat pengaturan berbagai fungsi kendaraan, mulai dari sistem hiburan hingga pengaturan pendingin udara.
Antarmuka digital yang digunakan juga mendapat perhatian khusus dari reviewer karena tampil lebih menarik dengan ikon berwarna serta animasi yang mudah dipahami.
Pada layar tersebut tersedia berbagai mode berkendara seperti Eco, Normal, dan Sport.
Selain itu terdapat pula fitur Pet Mode, yaitu pengaturan yang memungkinkan pendingin kabin tetap bekerja ketika kendaraan diparkir sehingga suhu di dalam mobil tetap nyaman dalam kondisi tertentu.
Bagaimana Kenyamanan Berkendara Wuling Aira EV?
Selain membawa perubahan pada desain, reviewer juga menyoroti posisi mengemudi yang dinilai lebih baik dibanding Air EV.
Posisi setir terasa lebih natural sehingga pengemudi memperoleh pandangan yang lebih jelas ke arah panel instrumen. Walaupun demikian, setir belum dilengkapi pengaturan tilt maupun telescopic sehingga posisinya bersifat tetap.
Kursi depan juga mendapat sedikit peningkatan dari sisi ergonomi. Dudukan terasa lebih nyaman untuk penggunaan harian, meski sandaran kursi masih cenderung datar sehingga perjalanan jauh mungkin membutuhkan tambahan bantalan agar tubuh tidak cepat lelah.
Panel instrumen menggunakan layar digital sederhana yang tetap mampu menampilkan informasi penting seperti kecepatan kendaraan, sisa daya baterai, hingga mode berkendara yang sedang digunakan.
Reviewer menilai tampilannya memang lebih sederhana dibanding Air EV, tetapi masih cukup informatif untuk kebutuhan sehari-hari.
Ruang penyimpanan di dalam kabin juga dibuat cukup banyak.
Tersedia cup holder, tempat meletakkan telepon genggam, kompartemen kecil di dashboard, serta beberapa ruang penyimpanan pada door trim yang memudahkan pengguna menyimpan barang-barang kecil.
Fitur Apa Saja yang Ditawarkan Wuling Aira EV?
Meski diposisikan sebagai mobil listrik dengan harga terjangkau, Wuling tetap menyematkan sejumlah fitur yang cukup lengkap.
Sistem infotainment mendukung berbagai pengaturan kendaraan melalui layar sentuh. Pengemudi dapat mengatur pendingin udara, sistem audio, hingga memilih mode berkendara langsung dari layar utama.
Reviewer juga memperlihatkan antarmuka sistem yang memiliki tampilan modern dengan ikon berwarna sehingga mudah dipahami.
Fitur Electronic Parking Brake dan Auto Hold tersedia pada varian yang lebih tinggi sehingga memberikan kenyamanan ketika berkendara di kemacetan.
Selain itu terdapat Pet Mode, fitur yang memungkinkan AC tetap bekerja saat kendaraan ditinggalkan dalam kondisi tertentu. Fitur ini membantu menjaga suhu kabin tetap sejuk ketika membawa hewan peliharaan atau saat berhenti sejenak.
Untuk konektivitas, mobil ini juga mendukung aplikasi Wuling yang memungkinkan beberapa fungsi kendaraan diakses melalui telepon pintar.
Bagaimana Fitur Keselamatan yang Ditawarkan?
Keselamatan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam pengembangan Aira EV.
Dalam presentasi yang diperlihatkan pada video, struktur bodi kendaraan diklaim menggunakan sekitar 60 persen baja berkekuatan tinggi atau high-strength steel.
Material tersebut digunakan pada beberapa titik penting guna meningkatkan perlindungan ketika terjadi benturan dari samping maupun depan.
Selain struktur bodi, mobil ini juga telah dilengkapi sejumlah fitur keselamatan aktif seperti:
- Electronic Stability Control (ESC).
- Traction Control System (TCS).
- Hill Hold Control.
- Dua buah airbag.
- ISOFIX untuk pemasangan kursi bayi.
Reviewer juga menyoroti keberadaan sandaran kepala belakang yang menurutnya masih perlu ditingkatkan agar memberikan perlindungan lebih baik saat terjadi benturan dari belakang.
Bagaimana Kapasitas Kabin Belakang?
Dengan tambahan dua pintu belakang, akses menuju baris kedua kini menjadi jauh lebih mudah dibanding Air EV.
Penumpang tidak lagi perlu melipat kursi depan untuk masuk ke belakang.
Untuk penumpang dengan tinggi sekitar 170 sentimeter, ruang kaki masih tergolong cukup selama kursi depan tidak digeser terlalu jauh ke belakang.
Ruang kepala juga masih menyisakan jarak sehingga tidak terasa sempit.
Namun, karena dimensi kendaraan tetap berada di kategori mobil listrik mungil, bangku belakang lebih ideal digunakan oleh dua orang dewasa atau dua orang dewasa bersama seorang anak.
Sandaran kursi belakang belum dapat diatur kemiringannya sehingga posisinya tetap tegak.
Apakah Varian Termurah Tetap Menarik?
Reviewer juga memperlihatkan varian paling terjangkau dari Wuling Aira EV.
Perbedaannya langsung terlihat pada beberapa fitur.
Varian dasar belum menggunakan head unit layar sentuh, sistem pendingin udara masih memakai pengaturan manual, rem parkir masih menggunakan model konvensional, serta kunci kendaraan belum menggunakan sistem keyless.
Meski demikian, beberapa fitur penting tetap dipertahankan.
Salah satunya adalah konektivitas melalui aplikasi Wuling yang memungkinkan kendaraan dipantau menggunakan telepon pintar.
Hal tersebut membuat varian dasar tetap menawarkan nilai yang cukup baik bagi konsumen yang lebih mengutamakan harga dibanding kelengkapan fitur.
Mengapa Wuling Aira EV Berpotensi Menjadi Pilihan Baru?
Kehadiran Wuling Aira EV menunjukkan bahwa persaingan mobil listrik di Indonesia semakin mengarah pada kendaraan dengan harga yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Melalui desain empat pintu, dukungan fast charging, kabin yang lebih praktis, serta fitur keselamatan yang cukup lengkap, Aira EV menawarkan peningkatan nyata dibanding Air EV.
Walaupun masih terdapat beberapa kompromi, seperti penggunaan material interior yang lebih sederhana dan beberapa fitur yang hanya tersedia pada varian tertinggi, peningkatan tersebut dinilai cukup sepadan dengan harga yang ditawarkan.
Bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan listrik untuk aktivitas harian di dalam kota, Aira EV menjadi salah satu alternatif yang layak dipertimbangkan karena menggabungkan efisiensi, kemudahan penggunaan, serta biaya kepemilikan yang relatif terjangkau.
Poin Penting
- Wuling Aira EV diperkenalkan sebagai mobil listrik termurah di GIIAS 2026.
- Menggunakan desain empat pintu yang lebih praktis dibanding Air EV.
- Sudah mendukung fast charging menggunakan konektor CCS.
- Tersedia fitur Electronic Parking Brake, Auto Hold, dan Pet Mode pada varian tertentu.
- Struktur bodi menggunakan baja berkekuatan tinggi serta dilengkapi ESC, TCS, Hill Hold Control, dua airbag, dan ISOFIX.
- Tetap mempertahankan dimensi kompak sehingga cocok digunakan di perkotaan.
Insight Redaksi: Hadirnya Wuling Aira EV menunjukkan pasar mobil listrik Indonesia mulai bergerak menuju fase yang lebih kompetitif. Fokusnya bukan lagi sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi membuat kendaraan listrik semakin mudah dijangkau berbagai kalangan. Bila tren ini terus berlanjut, pilihan masyarakat terhadap kendaraan listrik diperkirakan akan semakin beragam. Kada hanya soal harga, tetapi juga nilai yang ditawarkan untuk penggunaan harian.
FAQ
1. Berapa harga Wuling Aira EV di GIIAS 2026?
Berdasarkan informasi dalam video, harga dibuka mulai sekitar Rp155 jutaan hingga sekitar Rp175 jutaan tergantung varian.
2. Apa perbedaan utama Aira EV dengan Air EV?
Perbedaan terbesar terdapat pada desain empat pintu, dukungan fast charging, serta sejumlah penyempurnaan pada kabin dan fitur.
3. Apakah Wuling Aira EV sudah mendukung fast charging?
Ya. Mobil ini sudah menggunakan konektor CCS yang mendukung pengisian daya cepat.
4. Berapa jarak tempuh Wuling Aira EV?
Varian tertinggi disebut memiliki jarak tempuh hingga sekitar 300 kilometer, sedangkan varian standar sekitar 205 kilometer berdasarkan pengujian pabrikan.
5. Siapa yang cocok menggunakan Wuling Aira EV?
Mobil ini cocok bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan listrik kompak untuk aktivitas harian di kawasan perkotaan.
Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media YouTube @AutonetMagz, dengan judul "WULING AIRA EV JADI MOBIL TERMURAH DI GIIAS 2026!". Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel Balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma