iCAR V27 REEV Siap Debut di GIIAS 2026, SUV Listrik Berjarak Tempuh 1.200 Km

AdminBTV • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 05:34 WIB
Tampilan iCAR V27 REEV bergaya boxy saat diperkenalkan menjelang GIIAS 2026 dengan teknologi Range Extender. (BTV/AI)
Tampilan iCAR V27 REEV bergaya boxy saat diperkenalkan menjelang GIIAS 2026 dengan teknologi Range Extender. (BTV/AI)

Durasi Baca: 7 Menit

Topik: Peluncuran SUV listrik range extender iCAR V27 dengan teknologi dan kemampuan jelajah tinggi

Ikhtisar: Artikel ini membahas keunggulan iCAR V27 REEV, teknologi penggeraknya, fitur kabin, kemampuan lintas medan, serta alasan kehadirannya menarik perhatian menjelang GIIAS 2026.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! iCAR V27 REEV dipastikan menjadi salah satu SUV baru yang akan meluncur pada GIIAS 2026. Kendaraan bergaya boxy ini hadir membawa teknologi Range Extender Electric Vehicle (REEV), menawarkan kombinasi performa tinggi dan jarak tempuh hingga 1.200 kilometer sehingga menjadi salah satu model yang paling dinantikan di pasar Indonesia.

Mobil ini datang dengan konsep berbeda. Menarik untuk disimak sampai akhir karena ada sejumlah fitur yang membuatnya menonjol di kelas SUV petualang modern. Ikuti terus ulasannya, Ces!

Baca Juga: Suzuki Landy 2026 Punya Captain Seat dan ADAS Lengkap, Layakkah Masuk Indonesia?

Mengapa iCAR V27 REEV menjadi perhatian menjelang GIIAS 2026?

Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin ramai. Namun, iCAR memilih pendekatan yang sedikit berbeda melalui teknologi REEV atau Range Extender Electric Vehicle.

Unit yang diperlihatkan dalam ulasan AutonetMagz masih menggunakan konfigurasi setir kiri sebagai model global. Artinya, versi resmi untuk Indonesia berpotensi mengalami beberapa penyesuaian ketika mulai dipasarkan.

SUV ini merupakan "kakak" dari iCAR V23 dengan dimensi jauh lebih besar. Panjang bodinya mendekati lima meter sehingga menawarkan ruang kabin yang lapang sekaligus tampilan yang gagah.

Menurut Bagus Satrio, presenter sekaligus reviewer AutonetMagz, filosofi desain yang digunakan adalah "Classic Never Fade", menghasilkan karakter serba kotak mulai dari bagian depan, samping hingga buritan.

"Dia tetap pakai spare tire konde di bagasi belakang full size... karena iCAR sendiri menginginkan kalau mobil ini tuh dipakai buat overland, buat dipakai jarak jauh sekaligus, jadi enggak cuma buat dipakai dalam kota aja."

Karakter tersebut diperkuat dengan ban cadangan full-size di pintu bagasi belakang yang menjadi identitas SUV petualang.

Bagian Dalam Mesin iCAR V27 REEV. (BTV/AI)
Bagian Dalam Mesin iCAR V27 REEV. (BTV/AI)

Baca Juga: Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Lama, Detail Perubahannya Ternyata Jauh Lebih Banyak

Apa yang membuat teknologi REEV pada iCAR V27 berbeda?

Keunggulan terbesar mobil ini terletak pada sistem penggeraknya.

Berbeda dari mobil hybrid konvensional, mesin bensin 1.500 cc turbo pada iCAR V27 tidak terhubung langsung ke roda. Mesin hanya bertugas menghasilkan listrik untuk mengisi baterai.

Seluruh roda digerakkan oleh tiga motor listrik yang menghasilkan tenaga maksimum 448 HP serta torsi mencapai 505 Nm.

Bagus Satrio menjelaskan:

"Menggendong mesin sebesar 1.500 cc Turbo tapi tidak menggerakkan roda sama sekali. Roda digerakkan dengan tiga motor listrik di depan dan belakang yang dapat mengeluarkan tenaga sebesar 448 horsepower dengan torsi sampai 505 Nm... Range jarak tempuhnya itu sampai 1.200 km kalau udah full tank bensin sama full charge."

Dengan bobot sekitar 2,3 ton, akselerasi 0-100 km/jam diklaim hanya membutuhkan waktu 5,9 detik.

Nilai lain yang menarik ialah kemampuan menjelajah hingga sekitar 1.200 kilometer ketika tangki bensin 60 liter dan baterai berada dalam kondisi penuh.

Untuk pengisian daya, DC Fast Charging diklaim mampu mengisi baterai dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Fitur apa saja yang ditawarkan pada eksterior dan interior?

Secara tampilan luar, iCAR V27 menggabungkan gaya klasik dan modern.

Mobil ini menggunakan pelek dual-tone berukuran 21 inci dengan ban profil 265/45, dilengkapi roof rail, footstep samping, hingga berbagai perangkat keselamatan aktif.

Fitur ADAS yang dibawa menggunakan sistem Chery Falcon, mencakup:

Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa melalui kombinasi material kulit dan denim.

Pengemudi memperoleh kursi elektrik lengkap dengan pengaturan setir tilt serta telescopic sehingga posisi berkendara dapat disesuaikan dengan mudah.

Fitur kenyamanan lain juga cukup lengkap, antara lain:

Menariknya, pengaturan pendingin udara masih menggunakan tombol fisik sehingga pengoperasiannya tetap praktis saat berkendara.

SUV ini juga menyediakan sembilan mode berkendara yang dipisahkan untuk kebutuhan jalan raya maupun lintasan off-road.

Atap split moonroof tiga lapis diklaim mampu menahan hingga 99,9 persen paparan sinar ultraviolet sehingga membantu menjaga kenyamanan kabin.

Baca Juga: MG 4X Siap Menggoda Pasar Indonesia, SUV Listrik Rp240 Jutaan dengan Jarak Tempuh Hingga 610 Km

Seberapa siap iCAR V27 digunakan untuk perjalanan jauh dan medan berat?

Selain menawarkan performa tinggi, iCAR V27 juga dirancang sebagai kendaraan petualang.

Bagasinya memiliki kapasitas 715 liter dan dapat diperluas menjadi lebih dari 1.000 liter ketika kursi baris kedua dilipat rata lantai.

Area tersebut bahkan disebut cukup luas hingga menyerupai ukuran kasur king size sehingga cocok dimanfaatkan saat aktivitas berkemah.

Kemampuan lintas medannya juga menjadi salah satu nilai jual utama.

Menurut Bagus Satrio, iCAR V27 menjadi satu-satunya SUV monocoque yang berhasil melewati jalur ekstrem Gurun Taklamakan melalui rute N39.

"Ini monocoque SUV... yang sudah melewati Gurun Taklamakan jalur N39, satu-satunya SUV monocoque yang berhasil melewati jalur berbahaya tersebut. Titik terpanasnya itu 45 derajat, titik suhu terendahnya itu sampai -20 derajat."

Rentang suhu operasional yang diklaim mampu ditangani berada di kisaran -20 derajat Celsius hingga 45 derajat Celsius.

Bagi pasar Indonesia yang memiliki beragam karakter jalan, klaim tersebut menunjukkan bahwa iCAR memang ingin menghadirkan SUV yang tidak hanya nyaman digunakan di perkotaan, tetapi juga siap menemani perjalanan lintas daerah.

Baca Juga: Bawa Deepal S05 REV Berburu Kuliner Legendaris Bogor, Begini Rasanya SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 1.100 Km

Poin Penting:

Insight Redaksi: Kehadiran iCAR V27 menunjukkan arah baru kendaraan elektrifikasi yang mencoba menjawab kekhawatiran soal jarak tempuh tanpa meninggalkan karakter SUV petualang. Pendekatan REEV bisa menjadi pilihan menarik bagi wilayah dengan infrastruktur pengisian daya yang belum merata. Ini layak dicermati. Kada sekadar tampil gagah, tapi membawa konsep yang relevan bagi kebutuhan perjalanan jarak jauh di Indonesia.

Kalau sedang mempertimbangkan SUV elektrifikasi, pantau terus perkembangan spesifikasi versi Indonesia supaya pilihan benar-benar sesuai kebutuhan harian ikam.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang mengenal teknologi REEV sebelum GIIAS 2026 dimulai.

Selalu ikuti perkembangan otomotif terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan iCAR V27 REEV diluncurkan di Indonesia?
Mobil ini dijadwalkan meluncur pada ajang GIIAS 2026.

2. Berapa jarak tempuh iCAR V27 REEV?
Dengan baterai penuh dan tangki bensin penuh, jarak tempuh diklaim mencapai sekitar 1.200 kilometer.

3. Apa fungsi mesin bensin pada iCAR V27 REEV?
Mesin 1.500 cc turbo hanya berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai dan tidak menggerakkan roda secara langsung.

4. Berapa tenaga yang dihasilkan iCAR V27 REEV?
SUV ini menghasilkan tenaga maksimum 448 HP dan torsi 505 Nm melalui tiga motor listrik.

Sumber Informasi: Informasi ini sudah tayang sebelumnya di Media YouTube @AutonetMagz, dengan judul "Siap menggoyang cumi darat, iCAR V27 REEV akan meluncur di GIIAS 2026". Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
GIIAS 2026 iCAR V27 REEV Bagus Satrio