Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

BYD Atto 1 2026 Bikin Heboh, Jarak 505 KM dan LiDAR Hadir di Harga Rp166 Jutaan

Bayu Actaviansyah Ramadhani • Senin, 18 Mei 2026 | 22:17 WIB
BYD Atto 1 terbaru tampil modern dengan teknologi LiDAR dan jarak tempuh 505 km yang ramai dibahas pasar otomotif. (BTV/Ai)
BYD Atto 1 terbaru tampil modern dengan teknologi LiDAR dan jarak tempuh 505 km yang ramai dibahas pasar otomotif. (BTV/Ai)

Topik: BYD Atto 1 2026 hadir bawa LiDAR dan jarak 505 km di harga mengejutkan
Durasi Baca: 5 menit

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Pasar mobil listrik kembali panas setelah BYD memperkenalkan BYD Atto 1 terbaru dengan harga mulai sekitar Rp166 jutaan di China. Yang bikin publik melongo, city car listrik ini kada cuma murah, tapi juga dibekali jarak tempuh sampai 505 km dan teknologi LiDAR semi-otonom yang biasanya nongol di mobil premium harga ratusan juta lebih tinggi.

Mobil mungil yang awalnya dianggap cuma cocok buat wara-wiri dalam kota, kini malah mulai digadang jadi ancaman serius buat mobil bensin dan hybrid. Penasaran kenapa mobil ini ramai dibahas bubuhan otomotif global? Simak sampai habis Ces!

Baca Juga: Jaecoo J5 2026 Harga Rp309 Jutaan Masuk Indonesia, Fitur SUV Listriknya Ramai Dibahas

Apa yang bikin BYD Atto 1 terbaru langsung jadi sorotan?

BYD memainkan strategi harga yang agresif. Varian terbaru Atto 1 dibuka mulai 65.000 Yuan atau setara Rp166 jutaan. Angka ini terasa nyeleneh kalau dibanding versi short range sebelumnya yang masih ada di kisaran Rp180 sampai Rp195 juta.

Yang bikin ramai, fitur yang dibawa malah naik kelas. Mobil ini hadir dengan peningkatan efisiensi motor listrik menjadi 60 kW sehingga sanggup melaju hingga 505 km dalam sekali pengisian daya penuh. Buat ukuran mobil kompak perkotaan, angka itu jelas bikin banyak orang angkat alis, kada biasa pang Ces!

Kenapa jarak tempuh 505 km terasa penting buat mobil listrik kompak?

Selama ini city car listrik sering dianggap cuma aman buat perjalanan dekat. Banyak orang masih dihantui rasa waswas soal baterai habis di tengah jalan. Nah, BYD seperti sengaja menabrak stigma itu lewat Atto 1 terbaru.

Kenaikan jarak tempuh dari sebelumnya 380 sampai 405 km menjadi 505 km membuat mobil ini mulai dilihat sebagai kendaraan yang siap dipakai keluar kota. Bukan sekadar mobil harian buat ngantor atau belanja. Dengan angka sejauh itu, pengguna punya ruang gerak yang jauh lebih lega tanpa terlalu sering cari tempat pengisian daya, nah itu sudah!

Benarkah mobil Rp160 jutaan ini sudah pakai teknologi LiDAR?

Ini bagian yang paling bikin heboh. BYD Atto 1 terbaru disebut menjadi mobil kompak pertama di kelas harga bawah 100.000 Yuan yang memakai teknologi LiDAR dan sistem pintar “Eye of the Gods” atau Di-Pilot.

Teknologi tersebut bekerja menggunakan pulsa laser untuk membaca kondisi sekitar kendaraan secara real-time dan membuat pemetaan 3D presisi. Hasilnya, mobil mampu menjalankan fitur semi-otonom. Biasanya teknologi begini cuma muncul di mobil listrik mahal. Sekarang malah nongol di mobil harga setara LCGC. Kadada yang nyangka pang Ces!

Interior dan pilihan warna BYD Atto 1 terbaru menarik perhatian generasi muda pecinta mobil listrik, Ces! (BTV/Ai)
Interior dan pilihan warna BYD Atto 1 terbaru menarik perhatian generasi muda pecinta mobil listrik, Ces! (BTV/Ai)

Bagaimana desain dan pilihan variannya sekarang?

BYD juga memberi sentuhan baru pada tampilan luar dan interior Atto 1. Mobil ini hadir dengan lima pilihan warna yang dibuat lebih segar dan dekat dengan selera generasi muda seperti Warm White, Sprout Green, sampai Peach Pink.

Detail kecil pun ikut disentuh. Salah satunya penggunaan dual wiper baru yang diklaim mampu menyapu kaca lebih bersih saat hujan deras. Untuk varian, BYD menyiapkan empat tipe yaitu Vitality, Freedom, SE Gold, dan Flying. Menariknya lagi, fitur LiDAR bisa ditambahkan dengan biaya opsional yang relatif terjangkau sekitar Rp13 jutaan. Cukup bikin penasaran sih, Ces.

Apakah BYD Atto 1 punya tantangan yang wajib dipikirkan?

Di balik semua keunggulannya, ada satu catatan yang tetap jadi perhatian banyak calon pengguna mobil listrik. Nilai depresiasi harga bekas masih tergolong tinggi pada tahun pertama dan kedua pemakaian.

Artinya, harga jual kembali kendaraan listrik saat ini masih cenderung turun cukup cepat dibanding mobil konvensional. Jadi walaupun biaya operasional dan perawatan terasa lebih hemat, konsumen tetap perlu menghitung sisi jangka panjangnya. Kadapapa pang suka teknologi baru, tapi hitung-hitungan tetap penting nah.

Baca Juga: Motor Listrik Uwinfly T3 Pro 50 Kilometer Sekali Cas, Ini Catatan Pemakaian Hariannya

Poin Penting:

  1. BYD Atto 1 terbaru dijual mulai sekitar Rp166 jutaan di China.

  2. Jarak tempuh naik drastis menjadi 505 km dalam sekali cas.

  3. Mobil ini memakai teknologi LiDAR dan semi-otonom “Eye of the Gods”.

  4. Hadir dalam empat varian dengan lima pilihan warna baru.

  5. Depresiasi harga bekas masih jadi tantangan mobil listrik saat ini.

Insight: BYD Atto 1 terasa seperti alarm keras buat industri otomotif global. Ketika mobil murah mulai membawa fitur premium, pola pikir pasar ikut berubah. Orang kada cuma lihat merek atau mesin, tapi mulai menghitung efisiensi dan teknologi yang didapat. Buat warga perkotaan yang mobilitasnya padat, paket seperti ini jelas menggoda. Tapi tetap, urusan harga bekas jangan dianggap angin lalu pang. Hitung matang sebelum gas pilih kendaraan listrik, Ces.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam yang lagi mantau tren mobil listrik supaya makin paham perkembangan pasar otomotif terbaru.

Mau update otomotif yang lagi ramai dibahas anak muda sampai pecinta teknologi? Pantau terus Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ:

  1. Berapa harga BYD Atto 1 terbaru di China?
    Mobil ini dikabarkan mulai dijual sekitar 65.000 Yuan atau setara Rp166 jutaan.

  2. Apa keunggulan utama BYD Atto 1 versi 2026?
    Jarak tempuh hingga 505 km dan teknologi LiDAR semi-otonom jadi daya tarik utamanya.

  3. Apa fungsi teknologi LiDAR di BYD Atto 1?
    LiDAR membantu kendaraan membaca kondisi sekitar dengan pemetaan 3D untuk mendukung fitur semi-otonom.

  4. Apa tantangan membeli mobil listrik saat ini?
    Salah satu tantangan terbesar adalah depresiasi harga bekas yang masih cukup tinggi pada awal masa pemakaian.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Teknologi LiDAR #mobil listrik 505 km #BYD Atto 1