Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Honda e:N2 Debut di Thailand 2026, SUV Listrik Sporty Jepang Ini Mulai Disorot

Bayu Actaviansyah Ramadhani • Senin, 11 Mei 2026 | 19:18 WIB
Honda e:N2 tampil futuristik di BIMS 2026 dengan desain sporty dan logo menyala (BTV/Ai)
Honda e:N2 tampil futuristik di BIMS 2026 dengan desain sporty dan logo menyala (BTV/Ai)

Topik: Honda e:N2 Hadir Bawa Aura Sporty EV Jepang di Tengah Gempuran Mobil Listrik China

Durasi Baca: 5 Menit

 

Baca Ringkas 30 Detik: Honda e:N2 muncul membawa pendekatan berbeda di pasar mobil listrik global. Crossover SUV ini mengandalkan rasa berkendara khas Honda, desain futuristik, serta fitur keselamatan center airbag yang masih jarang ditemukan. Di tengah dominasi merek China, Honda mencoba memberi pilihan baru bagi pencinta EV yang mencari sensasi berkendara natural dengan tampilan modern dan kabin ergonomis. Scroll Lanjut Baca Selengkapnya, Ces!...

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Honda akhirnya ikut gaspol di persaingan mobil listrik lewat kemunculan Honda e:N2 di Bangkok International Motor Show 2026. Mobil ini langsung masuk radar karena tampilannya kada kaleng-kaleng pang. Siluet rendah, lampu tajam, sampai logo Honda menyala bikin SUV listrik ini terasa beda dari karakter Honda yang biasanya kalem.

Menariknya lagi, e:N2 kada cuma jual tampang. Honda juga menaruh fokus besar di rasa berkendara, posisi duduk ergonomis, sampai fitur keselamatan yang jarang disentuh rival lain. Nah, penasaran kenapa mobil ini mulai ramai dibahas bubuhan pecinta otomotif Asia? Simak sampai habis Cess!

Baca Juga: Xpeng X9 vs G6 Pro 2026, Ini Perbandingan Lengkapnya

Kenapa Honda e:N2 Disebut Serangan Balik EV Jepang?

Honda e:N2 muncul saat pasar kendaraan listrik sedang dipenuhi merek China dengan desain agresif dan fitur melimpah. Tapi Honda datang dengan pendekatan berbeda. Mobil ini dibangun lewat kolaborasi Honda dan Dongfeng dari China, lalu memakai platform e:N Architecture F dengan sistem penggerak roda depan.

Yang bikin menarik, Honda tetap mempertahankan karakter handling natural khas mereka. Jadi kada cuma fokus akselerasi atau layar besar di dashboard. Sensasi setir dan kontrol mobil tetap jadi perhatian utama.

Secara global, e:N2 juga disebut-sebut bakal menjadi penerus lini Honda Insight generasi terbaru dalam format full electric. Itu sebabnya aura mobil ini terasa modern, tapi masih punya DNA Honda yang familiar bagi penggemar lama.

Di tengah tren EV yang makin mirip satu sama lain, Honda coba bikin identitas sendiri. Nah itu sudah, di situ letak menariknya.

Tampilan depan Honda e:N2 memperlihatkan identitas baru EV Jepang modern (BTV/Ai)
Tampilan depan Honda e:N2 memperlihatkan identitas baru EV Jepang modern (BTV/Ai)

Seberapa Futuristik Desain Honda e:N2 Ini?

Bagian luar Honda e:N2 langsung mencuri perhatian sejak pertama dilihat. Mobil ini punya bentuk crossover dengan siluet rendah alias “gepeng”, tapi ukuran aslinya ternyata hampir 4,8 meter. Jadi kesannya padat sekaligus sporty.

Lampu depan LED dibuat tajam dan membentuk pola menyerupai huruf “H”. Di bagian tengah, logo Honda juga bisa menyala. Detail kecil ini bikin tampilannya terasa futuristik tanpa terlihat berlebihan.

Samping mobil juga cukup unik. Honda memakai flush door handle di pintu depan dan hidden handle di pilar C untuk pintu belakang. Efek visualnya mirip coupe dua pintu. Simpel, tapi elegan.

Velg 18 inci dipadukan ban Continental Ultra Contact UC6 membuat kaki-kakinya terlihat proporsional. Empat roda juga sudah memakai disc brake penuh.

Buat bubuhan yang suka desain mobil anti-pasaran, e:N2 jelas punya karakter kuat.

Baca Juga: VinFast Viper, Velis, dan Evo Siap Ramaikan Motor Listrik Indonesia, Ini Bedanya

Bagaimana Performa dan Jarak Tempuh Honda e:N2?

Di sektor tenaga, Honda e:N2 memakai motor listrik bertenaga 204 PS dengan torsi 310 Nm. Angka itu membuatnya cukup kompetitif di kelas SUV listrik segmen-C.

Baterainya menggunakan tipe NMC berkapasitas 68,8 kWh buatan CATL. Honda mengklaim mobil ini bisa berjalan sampai 530 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.

Jarak itu sedikit unggul dibanding Honda e:N1 yang sebelumnya ada di angka 500 kilometer.

Untuk pengisian daya, e:N2 sudah mendukung CCS Type 2 fast charging. Artinya pengisian cepat sudah jadi standar di mobil ini.

Beberapa poin teknis yang jadi perhatian:

  1. Tenaga 204 PS untuk karakter berkendara responsif

  2. Torsi 310 Nm membuat akselerasi terasa instan

  3. Baterai NMC 68,8 kWh fokus pada efisiensi dan daya tahan

  4. Dukungan fast charging CCS Type 2

Jadi kada cuma gaya pang, performanya juga ikut diperhatikan Honda.

Interior minimalis Honda e:N2 hadir dengan hidden wireless charger dan audio Bose (BTV/Ai)
Interior minimalis Honda e:N2 hadir dengan hidden wireless charger dan audio Bose (BTV/Ai)

Apa yang Bikin Interior Honda e:N2 Terasa Berbeda?

Masuk ke kabin, nuansa Honda langsung terasa lewat posisi duduk yang ergonomis. Dashboard dibuat floating dengan desain horizontal minimalis dan material soft touch bermotif honeycomb.

Head unit besar menjadi pusat kontrol utama. Sistem ini sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Tapi ada perubahan yang mungkin bikin sebagian orang perlu adaptasi, yaitu pengaturan AC yang sepenuhnya lewat layar sentuh.

Honda juga menyisipkan detail unik seperti hidden cup holder dan wireless charger tersembunyi yang bisa ditutup rapi. Estetika kabin jadi terasa bersih.

Sistem audio Bose turut jadi nilai tambah. Speaker bahkan ditempatkan hingga area dekat headrest belakang supaya pengalaman audio terasa menyebar merata di kabin.

Meski modern, ada satu kekurangan kecil. Honda e:N2 kadada bagasi depan alias frunk. Handle pintu belakangnya juga tergolong kecil dan agak sempit saat digunakan.

Baca Juga: Motor Listrik Gampang Rusak di Indonesia? Ini Fakta Jalanan dan Baterai yang Jarang Dibahas

Kenapa Center Airbag Honda e:N2 Jadi Sorotan?

Fitur keselamatan jadi salah satu senjata utama Honda e:N2. Selain enam airbag standar, Honda menambahkan center airbag sebagai airbag ketujuh.

Posisinya berada di antara pengemudi dan penumpang depan. Saat terjadi benturan samping keras, airbag ini akan mengembang untuk mengurangi benturan kepala antar penumpang.

Fitur seperti ini masih jarang ditemukan di banyak mobil listrik lain.

Honda juga melengkapi e:N2 dengan paket Honda SENSING. Jadi pendekatan keselamatannya kada setengah-setengah pang.

Bagi kawalan otomotif yang memperhatikan faktor safety selain desain dan performa, fitur ini jelas menarik untuk diperhatikan lebih jauh.

Baca Juga: Polytron Fox 350 2026 Hadir dengan Jarak 130 Km dan Fitur Harian Modern

Poin Penting:

  1. Honda e:N2 debut di Bangkok International Motor Show 2026

  2. Menggunakan platform e:N Architecture F dengan penggerak roda depan

  3. Tenaga mencapai 204 PS dan torsi 310 Nm

  4. Jarak tempuh diklaim hingga 530 km NEDC

  5. Memiliki fitur keselamatan center airbag

  6. Kabin minimalis dengan hidden wireless charger dan audio Bose

  7. Desain coupe-style jadi identitas utama mobil ini

Insight: Honda e:N2 memperlihatkan cara Jepang membaca pasar EV dengan pendekatan berbeda. Kada sekadar mengejar layar besar atau desain heboh, tapi tetap menjaga rasa berkendara dan ergonomi yang selama ini jadi ciri Honda. Buat pasar Asia termasuk Indonesia, pendekatan seperti ini punya peluang menarik karena banyak pengguna masih mencari mobil listrik yang terasa “nyambung” dipakai harian. Apalagi desainnya sudah kada malu-malu tampil futuristik, nah itu sudah.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam yang lagi mantau perkembangan mobil listrik Asia, supaya makin paham arah persaingan EV terbaru Cess!

Ikuti terus kabar otomotif listrik terbaru cuma di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ:

  1. Apa itu Honda e:N2?
    Honda e:N2 adalah crossover SUV listrik segmen-C yang diperkenalkan Honda di Bangkok International Motor Show 2026.

  2. Berapa jarak tempuh Honda e:N2?
    Honda e:N2 diklaim mampu menempuh hingga 530 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.

  3. Apa fitur keselamatan unggulan Honda e:N2?
    Salah satu fitur uniknya adalah center airbag yang berada di antara pengemudi dan penumpang depan.

  4. Apakah Honda e:N2 sudah mendukung fast charging?
    Iya, mobil ini sudah mendukung CCS Type 2 untuk pengisian daya cepat.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Honda e:N2 #Bangkok International Motor Show 2026 #SUV listrik segmen-C #Center Airbag #Honda SENSING