Messi Menangis, Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ferran Torres Hancurkan Mimpi Lionel Messi

Arya Kusuma • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 09:55 WIB
ionel Messi tertunduk usai Argentina kalah pada final Piala Dunia 2026.
ionel Messi tertunduk usai Argentina kalah pada final Piala Dunia 2026.(BTV/Ai)

Durasi: 8 menit

Topik: Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina pada partai final

Ikhtisar: Spanyol memastikan gelar juara dunia lewat kemenangan dramatis atas Argentina. Artikel ini mengulas jalannya laga, kunci sukses La Roja, hingga masa depan Lionel Messi.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu, Minggu (19/7). Gelar ini menjadi trofi Piala Dunia kedua dalam sejarah La Roja sekaligus mengakhiri harapan Lionel Messi menutup karier internasional dengan status juara dunia.

Final berlangsung ketat hingga detik terakhir. Namun satu momen mengubah semuanya. Jangan berhenti membaca, sebab banyak fakta menarik di balik dominasi Spanyol yang layak disimak, Ces!

Mengapa Spanyol layak menjadi juara dunia?

Spanyol datang ke turnamen sebagai salah satu favorit, tetapi cara mereka meraih gelar justru di luar dugaan banyak pengamat.

La Roja tampil nyaris sempurna sepanjang kompetisi. Mereka hanya kebobolan satu gol selama turnamen dan menutup final dengan kemenangan berkat gol Ferran Torres pada awal babak kedua perpanjangan waktu.

Gol tersebut tercipta hanya 37 detik setelah babak tambahan kedua dimulai. Argentina yang bertahan disiplin sepanjang pertandingan akhirnya gagal membendung tekanan tanpa henti dari Spanyol.

Dominasi statistik juga memperlihatkan perbedaan kualitas permainan kedua tim.

Spanyol melepaskan 20 tembakan berbanding dua milik Argentina. Mereka juga menguasai permainan melalui 845 operan sukses, jauh di atas Argentina yang hanya mencatatkan 433 operan.

Ferran Torres mengakui keberadaan Lionel Messi tetap menjadi ancaman besar.

"When you have Messi on the other side, well, you are nervous. At the end of the day, we always depended on us. We always come up with our football, and we showed it again."

Baca Juga: Spanyol juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina lewat extra time. Simak fakta menarik final dramatis ini, Ces!

Apa rahasia kekuatan Spanyol sepanjang turnamen?

Keberhasilan Spanyol ternyata bukan hanya karena para pemain depan.

Lini pertahanan menjadi fondasi utama. Bek muda Pau Cubarsi tampil luar biasa sepanjang turnamen hingga dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik.

Pada laga final, pemain berusia 19 tahun itu menjadi pemain dengan kontribusi bertahan terbanyak.

Ia mencatat delapan aksi defensif penting, melakukan 139 sentuhan bola, serta menyelesaikan 121 dari 126 operan tanpa melakukan satu pelanggaran pun meski pertandingan berlangsung keras.

Di belakangnya, kiper Unai Simon juga menjadi sosok krusial.

Sepanjang turnamen ia hanya sekali dipaksa memungut bola dari gawangnya.

Meski beberapa kali keluar jauh meninggalkan kotak penalti sebagai sweeper keeper, Simon tetap mampu menjaga keseimbangan permainan Spanyol.

Menariknya, Simon bahkan belum sepenuhnya mengamankan posisi sebagai penjaga gawang utama sebelum turnamen dimulai.

David Raya sempat menjadi pilihan utama setelah tampil impresif bersama Arsenal.

Namun keputusan pelatih Luis de la Fuente terbukti tepat.

Simon mengatakan suasana harmonis di dalam skuad menjadi salah satu kekuatan terbesar Spanyol.

"It's really important to keep the group together, to keep that feeling among everyone."

Baca Juga: Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Tembus Rp204 Juta, Ini Penyebabnya

Bagaimana Luis de la Fuente membangun tim juara?

Kesuksesan Spanyol juga tidak lepas dari tangan dingin Luis de la Fuente.

Pelatih tersebut sebelumnya telah membawa generasi pemain yang sama meraih berbagai gelar sejak level usia muda hingga Piala Eropa.

Di final, Spanyol tetap konsisten memainkan identitas sepak bolanya meski Argentina terus menunggu kesempatan melalui serangan balik.

De la Fuente mengungkapkan pesan sederhana kepada para pemain sebelum laga.

"Gentlemen, we have a date with history."

Pesan itu terus diingat skuadnya hingga babak tambahan waktu.

Saat pertandingan memasuki extra time, pelatih hanya meminta anak asuhnya tetap percaya terhadap permainan yang sudah mereka tampilkan selama 90 menit.

Hasilnya terbukti efektif.

Spanyol terus menguasai bola dan membatasi sentuhan Lionel Messi sepanjang pertandingan.

Bek kanan Pedro Porro juga menjadi salah satu penemuan penting.

Selain aktif membantu serangan bersama Lamine Yamal, ia juga disiplin menjaga keseimbangan pertahanan.

Porro bahkan mengaku masih sulit mempercayai keberhasilan negaranya.

"I still don't believe it."

Baca Juga: Viral Isu FIFA Bakal Beri Cincin Juara Piala Dunia 2026, Benarkah? Ini Fakta yang Perlu Diketahui

Mengapa Lionel Messi kesulitan sepanjang final?

Semua perhatian memang tertuju kepada Lionel Messi.

Mayoritas dari 80.663 penonton di MetLife Stadium berharap sang megabintang kembali mengangkat trofi Piala Dunia.

Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Messi hanya mencatat 15 sentuhan pada babak pertama dan total 54 sentuhan sepanjang pertandingan.

Ia hampir tidak pernah menerima bola di area berbahaya.

Upaya mengirim umpan kepada rekan setim pun berkali-kali dipatahkan lini pertahanan Spanyol.

Luis de la Fuente mengakui bahwa menghentikan Messi merupakan prioritas utama timnya.

"The first idea was to keep Messi at bay."

Usai peluit panjang berbunyi, sejumlah pemain Spanyol menghampiri Messi untuk memberikan pelukan sebagai bentuk penghormatan.

Sementara itu, pelatih Argentina Lionel Scaloni tetap memberikan apresiasi tinggi kepada kaptennya.

"I hope that everyone feels proud of him, of what he's achieved because he's the best football player ever stepping foot on a pitch."

Hingga pertandingan berakhir, belum ada kepastian apakah laga tersebut menjadi penampilan terakhir Messi bersama Argentina.

Scaloni mengaku belum sempat membahas masa depan pemain berusia 39 tahun itu.

Baca Juga: inggris Vs Argentina: Comeback Dramatis, Lionel Messi Cs Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Apa arti gelar ini bagi sepak bola dunia?

Keberhasilan Spanyol memiliki makna besar.

La Roja kini menjadi negara pertama yang secara bersamaan memegang gelar juara dunia sepak bola putra dan putri.

Generasi muda seperti Pau Cubarsi, Lamine Yamal, Pedro Porro hingga Ferran Torres memperlihatkan bahwa regenerasi Spanyol berjalan sangat baik.

Sebaliknya, Argentina harus menerima kenyataan gagal mempertahankan gelar yang mereka raih pada edisi sebelumnya.

Meski kalah, pencapaian Messi tetap luar biasa.

Ia menjadi pemain pertama yang tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia serta menutup turnamen dengan total 125 gol internasional bersama Argentina.

Warisan kariernya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola dunia.

Poin Penting:

Insight Redaksi: Gelar Spanyol memperlihatkan bahwa sepak bola modern semakin ditentukan oleh kekuatan kolektif dibanding ketergantungan pada satu bintang. Argentina memiliki Lionel Messi, tetapi Spanyol menghadirkan organisasi permainan yang nyaris tanpa celah. Itu menjadi pelajaran menarik bagi pembinaan sepak bola, termasuk di daerah. Kada cukup mengandalkan talenta besar. Sistem tetap menjadi pondasi utama, Ces.

Nikmati pertandingan dengan melihat proses permainan, kada hanya hasil akhirnya. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang memahami cerita di balik gelar Spanyol.

Final ini membuktikan satu momen mampu mengubah sejarah sepak bola dunia. Ikuti terus perkembangan olahraga internasional hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa juara Piala Dunia 2026?
Spanyol menjadi juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 di final.

2. Siapa pencetak gol kemenangan Spanyol?
Ferran Torres mencetak gol pada babak tambahan waktu.

3. Berapa skor akhir final Piala Dunia 2026?
Spanyol menang 1-0 atas Argentina.

4. Siapa Pemain Muda Terbaik turnamen?
Bek Spanyol, Pau Cubarsi, meraih penghargaan tersebut.

5. Apakah Lionel Messi sudah pensiun dari tim nasional?
Belum ada keputusan resmi setelah final berakhir.

Sumber Informasi: Artikel ini mengacu pada hasil liputan langsung mengenai final Piala Dunia 2026 dan konferensi pers pascapertandingan. Artikel disusun ulang secara orisinal dengan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Lionel Messi MetLife Stadium piala dunia 2026