Harry Kane merayakan golnya bersama timnas Inggris dalam laga Piala Dunia melawan Senegal. (BTV/Ai)Durasi: 6 Menit
Topik: Harry Kane membawa Inggris melaju setelah laga dramatis disertai insiden cedera Jordan Henderson.
Ikhtisar: Kemenangan Inggris atas Meksiko menghadirkan momen emosional, suara Harry Kane hilang akibat selebrasi, sementara Jordan Henderson mengalami cedera ketika merayakan hasil pertandingan.
Balikpapan TV - Hai Ces! Timnas Inggris memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menang dramatis 3-2 atas Meksiko pada babak 16 besar, Senin (6/7/2026). Di balik hasil itu, Harry Kane kehilangan suaranya akibat selebrasi bersama suporter, sedangkan Jordan Henderson justru mengalami cedera saat merayakan kemenangan.
Masih ada banyak cerita menarik dari laga penuh tensi tersebut. Ada euforia, kritik terhadap wasit, hingga kabar cedera yang membuat kubu Inggris harus waspada. Ikuti sampai akhir, Ces!
Apa yang membuat Harry Kane kehilangan suaranya setelah pertandingan?
Kemenangan yang diraih Inggris tidak hanya disambut meriah oleh para pemain, tetapi juga ribuan pendukung yang memadati Stadion Azteca. Seusai peluit panjang berbunyi, Harry Kane larut dalam suasana perayaan bersama suporter.
Kapten Inggris itu ikut menyanyikan lagu Wonderwall, lagu yang identik dengan perayaan sepak bola Inggris. Akibatnya, suara penyerang berusia 33 tahun tersebut mendadak serak saat menjalani wawancara usai pertandingan.
"Suara saya hilang," kata Kane sambil tertawa.
Meski kesulitan berbicara, ekspresi bahagia tetap terlihat dari wajah penyerang Bayern Munchen tersebut setelah membawa The Three Lions mengamankan tiket menuju babak delapan besar.
"Laga yang benar-benar gila. Kami harus berjuang dan menemukan cara untuk menang," ujar Kane kepada BBC.
Ia juga mengaku atmosfer pertandingan berlangsung sangat menekan.
"Saya baru saja bernyanyi, jadi sekarang benar-benar sulit berbicara. Atmosfer pertandingan, tim, semua terasa melawan kami, tetapi kami tetap menemukan jalan keluar."
Mengapa kemenangan Inggris atas Meksiko terasa begitu spesial?
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Meksiko memberikan perlawanan sengit sehingga Inggris harus bekerja keras sepanjang laga sebelum akhirnya menang dengan skor tipis 3-2.
Hasil tersebut memastikan Inggris lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 sekaligus mempertahankan peluang mereka mengejar gelar juara dunia.
Bagi Kane, kemenangan ini menunjukkan karakter tim yang mampu bangkit ketika menghadapi tekanan besar.
Selain kualitas permainan, kekuatan mental menjadi salah satu faktor yang menurutnya membuat Inggris mampu keluar sebagai pemenang dalam pertandingan penuh drama tersebut.
Tips menikmati pertandingan sepak bola dengan aman saat euforia kemenangan
-
Rayakan kemenangan tanpa tindakan berisiko, terutama saat berada di tribun maupun area lapangan.
-
Ikuti arahan petugas keamanan agar perayaan berlangsung tertib.
-
Tetap menjaga kondisi fisik, karena kelelahan setelah pertandingan bisa meningkatkan risiko cedera.
-
Hormati pemain dan suporter lawan agar suasana pertandingan tetap positif.
Baca Juga: Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil, Kekalahan dari Norwegia Tutup Perjalanan 16 Tahun
Mengapa Harry Kane mengkritik kepemimpinan wasit?
Meski berhasil menang, Kane mengaku beberapa keputusan wasit sepanjang pertandingan dinilainya merugikan Inggris.
Menurutnya, sejumlah keputusan yang diambil membuat timnya harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan keunggulan.
"Hari ini wasit banyak mengambil keputusan yang tidak menguntungkan kami. Namun pada akhirnya itu tidak berpengaruh. Saya sangat bahagia," tutur mantan striker Tottenham Hotspur tersebut.
Kane juga memberikan apresiasi besar kepada para pendukung Inggris yang terus memberikan semangat sepanjang pertandingan.
"Luar biasa. Dukungan mereka benar-benar tidak bisa dipercaya. Saya sampai kehabisan kata-kata," imbuh kapten Inggris itu.
Atmosfer Stadion Azteca yang dipenuhi sorakan dari kedua kubu menjadi salah satu warna tersendiri dalam pertandingan babak gugur tersebut.
Bagaimana Jordan Henderson bisa mengalami cedera?
Di tengah kegembiraan para pemain Inggris, insiden tidak terduga menimpa Jordan Henderson.
Gelandang veteran berusia 36 tahun itu sebenarnya tidak tampil dalam pertandingan. Namun setelah laga usai, ia ikut mendatangi tribun untuk menyapa para pendukung Inggris.
Saat berusaha kembali ke lapangan dengan memanjat papan iklan, Henderson kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
Benturan tersebut membuat tim medis segera memberikan penanganan di lokasi sebelum akhirnya sang pemain dibawa menggunakan tandu.
Awalnya, Harry Kane mengira kondisi rekannya tidak terlalu mengkhawatirkan.
"Jordan tadi terjatuh. Sepertinya dia baik-baik saja, mungkin hanya ada masalah di lengannya," kata Kane.
Namun penilaian berbeda disampaikan pelatih Inggris, Thomas Tuchel.
"Tidak bagus, sama sekali tidak bagus. Sepertinya cukup serius. Dia mengalami cedera pada pergelangan tangan," ujar Tuchel.
Cedera tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi tim pelatih Inggris menjelang pertandingan berikutnya di babak perempat final.
Meski Henderson tidak bermain saat menghadapi Meksiko, pengalamannya tetap menjadi bagian penting di ruang ganti dan dalam membangun mental skuad.
Baca Juga: Neymar Resmi Pensiun dari Timnas Brasil, Kekalahan dari Norwegia Tutup Perjalanan 16 Tahun
Apa arti kemenangan ini bagi langkah Inggris di Piala Dunia 2026?
Keberhasilan melewati Meksiko memperlihatkan bahwa Inggris mampu bertahan dalam pertandingan dengan tekanan tinggi.
Selain kualitas individu pemain, kekompakan tim dan dukungan suporter menjadi modal penting menghadapi lawan berikutnya.
Di sisi lain, kondisi Henderson akan terus dipantau tim medis untuk mengetahui tingkat keparahan cedera serta peluangnya kembali bergabung bersama skuad selama turnamen masih berlangsung.
Bagi Harry Kane, malam di Stadion Azteca akan dikenang bukan hanya karena kemenangan dramatis, tetapi juga karena suaranya benar-benar hilang setelah bernyanyi bersama para pendukung Inggris.
Poin Penting:
-
Inggris mengalahkan Meksiko 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
-
Harry Kane kehilangan suara setelah ikut menyanyikan Wonderwall bersama suporter.
-
Kane mengkritik beberapa keputusan wasit yang dinilainya merugikan Inggris.
-
Kapten Inggris memuji dukungan luar biasa dari para pendukung di Stadion Azteca.
-
Jordan Henderson mengalami cedera pergelangan tangan saat merayakan kemenangan.
-
Thomas Tuchel menyebut kondisi Henderson terlihat cukup serius setelah pemeriksaan awal.
Insight Redaksi: Momen di Stadion Azteca menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga ikatan emosional antara pemain dan suporter. Euforia yang begitu besar mampu menciptakan kenangan indah sekaligus menghadirkan risiko yang sering luput diperhatikan, seperti insiden yang dialami Jordan Henderson. Buat bubuhan pencinta sepak bola di Balikpapan, semangat mendukung tim memang penting, tapi keselamatan tetap pang harus menjadi perhatian. Kada semua selebrasi berakhir manis, Ces.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam agar makin banyak yang mengikuti perkembangan Piala Dunia 2026 dengan informasi yang utuh dan menarik.
Update terus informasi olahraga dunia hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Mengapa Harry Kane kehilangan suaranya setelah pertandingan?
Karena ikut menyanyikan lagu Wonderwall bersama ribuan suporter Inggris setelah pertandingan berakhir.
2. Berapa skor Inggris melawan Meksiko?
Inggris menang dramatis dengan skor 3-2 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
3. Apa kritik Harry Kane terhadap pertandingan tersebut?
Ia menilai beberapa keputusan wasit merugikan Inggris, meski akhirnya tidak memengaruhi hasil akhir.
4. Cedera apa yang dialami Jordan Henderson?
Menurut pelatih Thomas Tuchel, Henderson mengalami cedera pada pergelangan tangan setelah terjatuh saat merayakan kemenangan.
-
Harry Kane Kehilangan Suara Usai Inggris Menang Dramatis, Henderson Alami Cedera
-
Inggris Lolos ke Perempat Final, Harry Kane Sampai Serak dan Henderson Ditandu
-
Euforia Inggris Berujung Dua Cerita Berbeda, Kane Kehabisan Suara Henderson Cedera
Editor : Arya Kusuma