Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Gubernur Se Indonesia dan DPR RI Kompak Bahas Percepatan Pembangunan IKN di Kaltim

Rizkiyan Akbar • Selasa, 11 November 2025 | 11:05 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Deretan pejabat tinggi negara bersama seluruh gubernur se-Indonesia berkumpul di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 10–12 November 2025, dalam acara yang berlangsung di Multifunction Hall, Kemenko 3 IKN.

Mereka hadir untuk memenuhi agenda penting: Koordinasi dan monitoring capaian pembangunan IKN, konsinyering Komisi II DPR RI, serta pengukuhan pengurus APPSI. 

Kegiatan tiga hari ini jadi momen penting untuk menyatukan langkah pemerintah pusat, daerah, dan parlemen dalam percepatan pembangunan sekaligus menyiapkan tata kelola pemerintahan di ibu kota baru. yuk, lanjut baca sampai habis, Cess!

Apa Sih Tujuan Utama Pertemuan di IKN Kali Ini?

Pertemuan ini bukan sekadar kumpul pejabat. Tujuan utamanya adalah menyatukan arah kebijakan pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan IKN yang terus dikebut.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam sambutan pembukanya, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi semua pihak. Dukungan penuh ini bikin progres pembangunan IKN makin nyata,” ujar Basuki.

Selama tiga hari, para peserta membahas blueprint tata kelola pemerintahan baru, strategi migrasi ASN, dan arah pertumbuhan ekonomi sosial di kawasan IKN. Intinya, biar IKN bukan cuma keren di peta, tapi juga siap jadi pusat pemerintahan modern.

Baca Juga: Jalan Sehat Nusantara dan Penanaman Pohon Endemik Warnai IKN, Ini Tujuan Utamanya!

Bagaimana Komitmen DPR dalam Mengawal Pembangunan IKN?

Ketua Komisi II, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan kalau DPR siap mengawal penuh janji Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan IKN sebagai ibu kota politik Indonesia tahun 2028, sesuai Perpres Nomor 79 Tahun 2025.

“Percuma membangun infrastruktur megah kalau tidak ada blueprint yang jelas. IKN harus punya dasar kebijakan kuat dan tata kelola yang transparan,” tegas Rifqinizamy.

Menurutnya, pembangunan IKN bukan sekadar proyek fisik, tapi transformasi sistem pemerintahan. IKN harus tumbuh jadi kota hijau, bersih, modern, dan berkelas dunia — simbol kemajuan Indonesia.

Seperti Apa Suasana Ramah Tamah dan Kegiatan Hari Pertama?

Malam pembuka, Senin (10 November 2025), berlangsung penuh kehangatan. Acara ramah tamah diisi tausiah oleh Ustadz Abdul Muhadir Ritonga, lalu makan malam bersama diiringi obrolan ringan antar gubernur.

Para peserta juga menginap di Rusun ASN IKN — yang disebut Rifqinizamy “rasa apartemen” karena fasilitasnya yang modern dan nyaman.

Momen ini bukan cuma soal rapat atau dokumen. Ada suasana kekeluargaan yang kuat, seolah semua kepala daerah sedang menyatu untuk mimpi besar bersama: membangun ibu kota masa depan bangsa.

Apa Peran Gubernur Kaltim dan APPSI dalam Agenda Ini?

Sebagai tuan rumah wilayah, Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Masud hadir dengan peran penting — bukan hanya sebagai pemimpin daerah, tapi juga Ketua APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia).

Ia didampingi Sekda Kaltim Sri Wahyuni dan sejumlah kepala perangkat daerah seperti Fahmi Prima Laksana (DPMPTSP), Joko Istanto (Dishut), Muhammad Faisal (Diskominfo/Plt Kadispora), dan Siti Farisyah Yana (DPTPH).

Rapat para gubernur yang dijadwalkan sampai 12 November membahas sinergi pembangunan nasional, kesiapan IKN menuju pusat pemerintahan baru, serta langkah konkret kolaborasi antarprovinsi.

Baca Juga: Soeharto Resmi Dapat Gelar Pahlawan Nasional, Kini Tuai Kecaman Media Asing

Kenapa Pertemuan Ini Jadi Momen Bersejarah?

Karena baru kali ini, semua elemen strategis — pemerintah pusat, daerah, DPR, dan otorita — berkumpul langsung di jantung IKN untuk satu tujuan besar: memastikan pembangunan ibu kota negara baru berjalan sesuai arah visi nasional.

IKN bukan sekadar proyek beton dan baja. Ia simbol transisi menuju tata pemerintahan yang lebih efektif, hijau, dan manusiawi. Pertemuan ini menegaskan bahwa kolaborasi bukan jargon, tapi kenyataan yang sedang dibangun di tanah Kaltim.

Selama tiga hari di IKN, para pejabat negara, DPR, dan gubernur se-Indonesia duduk bersama membahas arah pembangunan ibu kota baru, termasuk tata kelola pemerintahan, blueprint kebijakan, dan sinergi antarwilayah. Semua pihak sepakat: IKN harus jadi kota modern, bersih, hijau, dan berkelas dunia.

Yuk, bagikan artikel ini biar makin banyak orang yang tau semangat kolaborasi bangsa di jantung Indonesia baru, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”

 

FAQ

1. Kapan acara Koordinasi dan Monitoring Pembangunan IKN berlangsung?

Acara berlangsung 10–12 November 2025 di Multifunction Hall, Kemenko 3 IKN.

2. Siapa saja yang hadir dalam kegiatan ini?

Hadir seluruh gubernur se-Indonesia, anggota Komisi II DPR RI, dan Kepala OIKN.

3. Apa hasil utama dari pertemuan ini?

Komitmen bersama mempercepat pembangunan IKN dan memperkuat tata kelola pemerintahan baru.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia. 

 

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono berbincang dengan Gubernur Kaltim Rudy Masud dan jajaran di Multifunction Hall Kemenko 3 IKN, Senin (10 November 2025).
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono berbincang dengan Gubernur Kaltim Rudy Masud dan jajaran di Multifunction Hall Kemenko 3 IKN, Senin (10 November 2025).

Editor : Arya Kusuma
#appsi #Komisi II DPR RI #gubernur #Pembangunan IKN #basuki hadimuljono