Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

Pemkab PPU Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian Jadi Perkebunan Sawit, Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Rizkiyan Akbar • Senin, 6 Oktober 2025 | 14:14 WIB
Foto hamparan sawah produktif di Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (3 Oktober 2025).
Foto hamparan sawah produktif di Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (3 Oktober 2025).

Balikpapan TV - Hai Cess! Maraknya alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bikin was-was. Sawah produktif yang seharusnya jadi penopang pangan malah makin sering beralih jadi perkebunan sawit.

Kondisi ini bikin Pemkab PPU langsung pasang kuda-kuda dengan langkah preventif, yaitu dengan meminta desa dan kelurahan untuk aktif mengimbau warganya agar tidak mengalihkan lahan pertanian produktif ke non-pertanian.

Baca Juga: Perumda AMDT PPU Siapkan Program SR Gratis: Akses Air Bersih Tanpa Biaya Awal untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Alih Fungsi Lahan Jadi Alarm Keras untuk Pertanian PPU

Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, diwawancarai terkait ancaman alih fungsi lahan pertanian di ruang kerjanya, Jumat (3 Oktober 2025).
Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, diwawancarai terkait ancaman alih fungsi lahan pertanian di ruang kerjanya, Jumat (3 Oktober 2025).

Kepala Dinas Pertanian PPU, Andi Trasodiharto, menegaskan bahwa masalah ini serius dan butuh respons cepat.

"Konversi lahan pertanian ke lahan sawit terus meningkat, ini sangat memprihatinkan. Kami minta pemerintah desa dan kelurahan ikut berperan aktif memberi himbauan dan edukasi kepada masyarakat," ujarnya, Jumat (3 Oktober 2025).

Data Dinas Pertanian mencatat, hingga saat ini ada tiga kecamatan utama di PPU mengalami kehilangan lahan pertanian yang cukup besar akibat alih fungsi:

1. Kecamatan Penajam: sekitar 310 hektar

2. Kecamatan Waru: sekitar 238 hektar

3. Kecamatan Babulu: sekitar 400 hektar.

Jika laju ini terus dibiarkan, jelas akan mengguncang ketahanan pangan daerah. Bayangin aja, sawah yang seharusnya menghasilkan beras kini berubah wajah jadi kebun sawit.

Efek domino dari masalah ini bukan hanya ke sektor pertanian, tapi juga ke dapur rumah tangga kita, Cess!

Suara Petani Jadi Ujung Tombak Ketahanan Pangan

Selain imbauan pemerintah desa, Andi juga menekankan pentingnya suara petani sendiri. Menurutnya, jangan sampai para petani hanya diam menghadapi perubahan ini.

“Petani jangan diam. Suarakan apa yang dibutuhkan—baik bantuan alat, pupuk, maupun akses pasar—agar kami bisa bantu mencarikan solusinya. Pertanian ini ujung tombak ketahanan pangan PPU,” tegasnya.

Kalau petani berani bersuara, pemerintah pun bisa lebih tepat sasaran dalam menyiapkan kebijakan. Ini bukan soal satu-dua orang, tapi keberlangsungan pangan ribuan kepala keluarga di PPU!

Ketahanan Pangan Butuh Sinergi Semua Pihak

Pemkab PPU sadar betul bahwa menjaga sawah sama artinya menjaga masa depan pangan. Karena itu, langkah strategis terus disiapkan untuk menahan laju konversi lahan.

Bukan cuma imbauan, tapi juga dorongan agar ada kebijakan yang pro-petani dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Harapannya, desa dan kelurahan bisa jadi garda terdepan dalam memberi edukasi. Dengan begitu, masyarakat makin paham kalau mempertahankan sawah jauh lebih penting daripada tergiur hasil jangka pendek dari sawit.

Baca Juga: DLH PPU Siapkan Reward Rp3 Juta untuk Petugas Kebersihan dan Pegawai Pemkab, Komitmen Demi Raih Penghargaan Adipura 2025

Menjaga Lahan Sawah Sama dengan Menjaga Masa Depan

Kalau mau jujur, ancaman terbesar dari alih fungsi lahan adalah hilangnya kemandirian pangan.

Ketika sawah makin berkurang, kita mau makan apa nanti? Bukan rahasia lagi kalau pangan itu soal hidup-mati bangsa. Itulah kenapa langkah Pemkab PPU ini penting banget untuk dipahami bersama.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, desa, kelurahan, dan masyarakat, laju alih fungsi lahan bisa ditekan. Petani tetap produktif, masyarakat tetap dapat pasokan pangan lokal, dan daerah tetap tangguh menghadapi tantangan pangan global.

Sawah bukan sekadar hamparan hijau, tapi juga sumber kehidupan. Yuk, dukung langkah ini dengan terus menjaga lahan produktif tetap berfungsi sebagaimana mestinya. Jangan sampai generasi depan hanya bisa melihat sawah dalam foto.

Bagikan artikel ini biar makin banyak orang yang paham pentingnya menjaga sawah dari ancaman alih fungsi lahan, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#perkebunan sawit #pemkab ppu #petani #alih fungsi lahan pertanian #ketahanan pangan