Balikpapan TV - Hai Cess! Menjelang akhir 2025, Dinas PUPR Kaltim mempercepat pembangunan infrastruktur jalan.
Anggaran jumbo senilai Rp2 triliun dalam APBD Murni 2025 telah dialokasikan khusus untuk proyek ini. Namun, hingga kini penyerapan anggaran baru mencapai 35 persen atau sekitar Rp700 miliar, khususnya untuk sektor perbaikan dan semenisasi jalan.
Proyek pembangunan infrastruktur jalan di Kalimantan Timur ini sempat tersendat akibat pergeseran anggaran di semester kedua, tapi seluruh proyek strategis ini dipastikan tetap berjalan.
Aksi Ngebut di Sisa Waktu: Target Fisik Masih On Track
Kepala Dinas PUPR Kaltim, Fitra Firnanda, memastikan semua tetap berjalan sesuai rencana.
“Pergeseran anggaran dan penyesuaian terhadap visi-misi Gubernur turut memengaruhi proses lelang. Namun, kami pastikan dalam tiga bulan ke depan, seluruh proyek strategis terutama yang menghubungkan kabupaten dan kota akan dikebut,” tegasnya.
Meski serapan anggaran rendah, Fitra menyebut realisasi fisik proyek jalan tidak keluar dari jalur perencanaan. Timeline sejak awal tahun masih jadi acuan utama, jadi tidak ada pekerjaan yang ditunda terlalu jauh, Cess!
Ia menambahkan, keyakinan bahwa pekerjaan bisa rampung tepat waktu bukan tanpa dasar. “Target pengerjaan masih on track. Kami tetap optimistis realisasi fisik dan keuangan bisa dikejar hingga Desember,” ujarnya menegaskan.
Rp2 Triliun untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan Strategis
Dalam APBD Murni 2025, anggaran sebesar Rp2 triliun sudah disiapkan khusus membenahi ruas jalan strategis. Ini bukan proyek kecil, melainkan program vital yang menyambungkan antarwilayah.
Dengan jalan mulus, mobilitas orang maupun distribusi barang bisa melesat tanpa hambatan. Efek domino juga terasa, mulai dari ekonomi daerah yang hidup hingga waktu tempuh antarwilayah yang makin singkat.
Dampak Langsung bagi Konektivitas Daerah
Jalan strategis ibarat urat nadi. Kalau lancar, arus logistik juga deras. Kondisi ini penting banget buat Kalimantan Timur yang wilayahnya luas dan bergantung pada konektivitas darat.
Bukan hanya memperlancar arus barang, perbaikan jalan juga membantu menekan biaya distribusi. Efeknya? Harga bahan pokok lebih stabil di pasar karena pasokan lancar, masyarakat pun lebih tenang.
Komitmen PUPR Kaltim untuk Optimalkan Anggaran
Dengan waktu tinggal tiga bulan menuju tutup tahun, PUPR Kaltim all out mengerahkan sumber daya. Vendor didorong mengebut pekerjaan agar progres bisa dipantau ketat dan tidak ada yang molor.
Langkah percepatan ini bukan sekadar janji manis. PUPR Kaltim ingin membuktikan bahwa kerja nyata lebih penting ketimbang wacana. Hasil akhirnya nanti akan dirasakan langsung oleh warga lewat konektivitas yang lebih baik.
Pembangunan jalan bukan cuma urusan aspal mulus, tapi juga masa depan pergerakan ekonomi dan konektivitas Kalimantan Timur. Yuk, share artikel ini biar makin banyak orang yang tau progres penting ini, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"