Balikpapan TV - Hai Cess! Pemkot Balikpapan menggelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Balai Kota, Rabu (1 Oktober 2025).
Wali Kota Rahmad Masud mengajak generasi muda untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Momen ini menjadi penting untuk mengenang pengorbanan para pahlawan demi mempertahankan kemerdekaan. Rahmad menekankan bahwa ideologi Pancasila bukan sekadar simbol, tapi alat pemersatu dari berbagai latar belakang.
Rabu pagi, halaman Balai Kota Balikpapan dipenuhi pegawai, pelajar, dan masyarakat yang hadir mengikuti upacara. Bendera merah putih berkibar dengan khidmat diiringi lagu-lagu perjuangan yang membangkitkan semangat nasionalisme.
Baca Juga: Pembangunan IKN 2026 Telan Rp10,2 Triliun: Fokus Infrastruktur Jalan Utama dan Gedung Administrasi
Makna Hari Kesaktian Pancasila bagi Generasi Muda
Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya seremonial belaka. Menurut Wali Kota Rahmad Masud, momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua, terutama generasi muda, tentang nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.
“Ini hari kesaktian merupakan hari momentum tentunya yang sangat bersejarah bagi perjalanan bangsa kita. Tentunya kita punya tanggung jawab moral sebagai generasi penerus bangsa, bagaimana ideologi Pancasila yang ditanamkan para pendahulu kita itu kita amalkan dan harus kita jalankan di seluruh aspek kehidupan kita,” ujarnya.
Mengamalkan Pancasila artinya membawa nilai-nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong ke dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda diharapkan menjadi agen perubahan yang menjaga persatuan dan keharmonisan sosial, Cess!
Pesan Moral Wali Kota: Pancasila Sebagai Alat Pemersatu
Rahmad Masud menekankan, Pancasila bukan sekadar teori, tapi panduan hidup yang harus dijalankan sehari-hari.
“Dengan ideologi Pancasila yang selama ini selalu kita tanamkan dalam kehidupan kita sehari-hari, itu menjadikan alat pemersatu kita dari berbagai latar belakang,” jelasnya.
Mengimplementasikan Pancasila juga berarti aktif dalam kegiatan sosial, menghormati perbedaan, dan menjaga lingkungan sekitar. Contohnya, berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan lingkungan atau gotong royong di komunitas lokal.
Generasi Muda, Garda Depan Persatuan Bangsa
Rahmad secara khusus mengajak generasi muda untuk tidak melupakan nilai-nilai luhur Pancasila.
“Nah, pesan kepada generasi muda tentunya dengan pengamalan Pancasila dan kita implementasikan di dalam kehidupan kita, mari kita jaga persatuan dan keutuhan bangsa kita,” ujarnya.
Pesan ini penting agar generasi muda menjadi agen pemersatu di tengah perbedaan. Keterlibatan aktif mereka dalam kegiatan sosial dan budaya akan memperkuat kohesi sosial dan memelihara keharmonisan masyarakat.
Selain itu, generasi muda memiliki energi dan kreativitas untuk mengembangkan ide-ide baru yang tetap selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini membuat mereka bukan hanya penerus bangsa, tapi juga penggerak perubahan positif di masyarakat.
Jangan lupa bagikan informasi ini ke teman-temanmu ya, Cess! Agar semangat persatuan dan pengamalan Pancasila terus hidup.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'