Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Pemprov Kaltim dan Bank Indonesia Perkuat RIRU untuk Tarik Investor Asing dan Percepat Investasi Daerah

Rizkiyan Akbar • Kamis, 2 Oktober 2025 | 08:56 WIB
Suasana High Level Meeting RIRU di Hotel Mercure Samarinda, Senin (29 September 2025).
Suasana High Level Meeting RIRU di Hotel Mercure Samarinda, Senin (29 September 2025).

Balikpapan TV - Hai Cess! Pemprov Kaltim bareng Bank Indonesia Perwakilan Kaltim lagi serius ngebut strategi buat narik minat investor asing.

Caranya lewat penguatan Regional Investor Relations Unit (RIRU), wadah yang jadi jembatan komunikasi sekaligus promosi investasi daerah.

Fokusnya jelas: percepatan investasi daerah, terutama di sektor strategis seperti perdagangan, pariwisata, riset, hingga pengembangan energi hijau.

Gak main main, Realisasi investasi di Kaltim pada triwulan kedua 2025 sudah tembus Rp43,47 triliun! Angka ini sudah nyentuh 54 persen dari target tahunan Rp79,86 triliun. Dengan capaian ini, Kaltim ada di posisi 8 nasional, Cess!

High Level Meeting RIRU yang digelar Senin (29 September 2025) di Hotel Mercure Samarinda jadi ajang penting buat menyatukan visi Pemprov, BI, plus pemerintah kabupaten/kota di Kaltim.

Baca Juga: Stadion Gelora Kadrie Oening Samarinda Resmi Berbayar, Tarif Mulai Rp500 Ribu hingga Rp40 Juta

RIRU Jadi Senjata Andalan Kaltim Tarik Investor Asing

RIRU bukan barang baru, kolaborasi ini udah berjalan setahun terakhir.

Kaltim mencoba tampil lebih atraktif di mata dunia lewat koordinasi yang rapi antara Pemprov, BI, dan daerah. Targetnya, setiap sektor unggulan bisa dipetakan biar investor gampang lihat peluang, Cess!

Gubernur Kaltim Rudy Masud saat diwawancarai terkait strategi menarik investor asing usai High Level Meeting RIRU di Hotel Mercure Samarinda, Senin (29 September 2025).
Gubernur Kaltim Rudy Masud saat diwawancarai terkait strategi menarik investor asing usai High Level Meeting RIRU di Hotel Mercure Samarinda, Senin (29 September 2025).

Gubernur Kaltim Rudy Masud menegaskan pentingnya peran kabupaten/kota dalam mengidentifikasi potensi.

“Sektor kehutanan, energi, sumber daya mineral, pertanian hingga pariwisata harus diaktifkan kembali sebagai bagian dari penguatan struktur ekonomi daerah,” ujarnya.

Industri Hijau dan Energi Terbarukan Jadi Primadona

Nggak bisa dipungkiri, tren global lagi mengarah ke energi bersih. Kaltim pun nggak mau ketinggalan. Rudy menekankan perlunya kajian menyeluruh soal pengembangan industri hijau dan energi terbarukan.

Kalau berhasil, bukan cuma ekonomi daerah yang kuat, tapi juga membawa citra Kaltim sebagai pusat investasi berkelanjutan!

Pemetaan ini bakal jadi modal penting dalam negosiasi. Investor asing makin banyak yang cari proyek ramah lingkungan, dan Kaltim siap buka ruang besar buat itu. Ini langkah cerdas supaya daerah punya daya tawar lebih di level internasional.

Realisasi Investasi Kaltim Tembus Rp43,47 Triliun

Data terbaru nunjukkin optimisme bukan sekadar wacana. Realisasi investasi di Kaltim pada triwulan kedua 2025 tembus Rp43,47 triliun.

Angka tersebut sudah nyentuh 54 persen dari target tahunan Rp79,86 triliun. Keren kan? Dengan capaian ini, Kaltim ada di posisi 8 nasional, lho!

Kontributor utama datang dari sektor pertambangan, tanaman pangan, perkebunan dan peternakan, plus industri kertas dan percetakan. Kalau ditarik per wilayah, Berau dan Kutai Timur jadi magnet terkuat, disusul Kutai Kartanegara.

Sinergi Pemprov dan BI, Jalan Lapang untuk Investor

Kepala Perwakilan BI Kaltim, Budi Widihartanto, saat diwawancarai usai High Level Meeting RIRU di Hotel Mercure Samarinda, Senin (29 September 2025).
Kepala Perwakilan BI Kaltim, Budi Widihartanto, saat diwawancarai usai High Level Meeting RIRU di Hotel Mercure Samarinda, Senin (29 September 2025).

Kepala Perwakilan BI Kaltim, Budi Widihartanto, menekankan sinergi antarlembaga makin dimatangkan.

Caranya dengan membuka kanal komunikasi ke calon investor luar negeri, baik skala menengah maupun jangka panjang. Tujuannya simpel: bikin calon investor merasa aman dan percaya buat masukin modalnya, Cess!

Selain itu, Pemprov juga aktif menjalin komunikasi dengan pihak mancanegara. Dari forum resmi sampai pertemuan informal, semua dimanfaatkan biar nama Kaltim makin dikenal. Ujung-ujungnya, makin banyak investor tertarik dan menanamkan modalnya di sini, Cess!

Buat daerah lain yang mau belajar dari Kaltim: jangan ragu bangun tim komunikasi investasi yang solid. Investor suka transparansi, kepastian, dan proyeksi jelas. Itulah yang sekarang dicoba Kaltim lewat RIRU.

Kaltim bukan cuma jualan potensi alam, tapi juga semangat jadi pusat energi hijau dan ekonomi berkelanjutan. Kalau langkah ini konsisten, bisa jadi role model buat provinsi lain di Indonesia.

Dari energi hijau sampai pariwisata, semua dipetakan rapi buat narik minat global. Yuk, share artikel ini biar makin banyak orang yang tau potensi daerah kita!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#investasi daerah #bank indonesia #pemprov kaltim #RIRU #investor asing