Balikpapan TV - Hai Cess! Pemkab PPU terus mengebut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar. Anggaran sebesar Rp12 miliar sudah digelontorkan demi memastikan anak-anak sekolah tetap dapat makanan sehat.
Sayangnya, layanan yang ada sekarang masih terbatas, hanya ada tiga dapur umum yang menopang sekitar 35 ribu siswa di wilayah PPU. Nah, kondisi ini bikin distribusi makan sehat belum merata, Cess!
Pemerintah pun kini tengah menyiapkan strategi baru agar program vital ini bisa menjangkau seluruh pelajar, terutama dengan target mendukung tumbuh kembang anak dan menurunkan angka stunting.
Pemerintah Mencari Solusi untuk Keterbatasan Dapur Umum
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Sodikin, menjelaskan bahwa tiga dapur umum jelas tidak sebanding dengan kebutuhan puluhan ribu siswa. Kapasitasnya terbatas, dan jangkauan distribusi makanan bergizi jadi kurang maksimal.
“Dengan hanya tiga dapur umum, jelas ini belum cukup untuk menjangkau seluruh siswa. Kita sedang mencari solusi terbaik agar pelaksanaan program MBG tetap berjalan efektif dan merata,” ujar Sodikin.
Sekolah Jadi Tumpuan Baru Pelaksanaan MBG
Salah satu ide yang mengemuka adalah pelaksanaan MBG langsung di sekolah. Dengan begitu, siswa bisa mendapatkan asupan gizi tanpa harus bergantung penuh pada dapur umum terpusat yang daya jangkaunya terbatas.
“Kami mengusulkan agar ke depan, pelaksanaan makan bergizi ini bisa dilakukan langsung oleh sekolah masing-masing, dengan tetap mengacu pada standar gizi dan pengawasan yang ketat,” tambah Sodikin.
Anggaran Rp12 Miliar Jadi Pondasi Program Gizi Anak
Untuk tahun ini aja, dana sebesar Rp12 miliar sudah digelontorkan demi memastikan anak-anak sekolah tetap dapat makanan sehat. Anggaran ini ditujukan untuk menopang program MBG, baik dari sisi logistik maupun standar gizi.
Program MBG juga diharapkan memberi dampak lebih luas. Tak hanya soal makanan sehat, tapi juga sebagai penopang proses belajar yang lebih fokus karena perut anak-anak terisi dengan asupan bergizi.
Harapan Besar, Generasi Sehat Menyongsong IKN
Program makan bergizi ini bukan sekadar proyek formalitas. Ada misi besar di baliknya, yakni membentuk generasi sehat yang siap menyambut perkembangan kawasan, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dengan distribusi yang lebih fleksibel dan sistematis, MBG diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas hidup anak-anak PPU. Ketika nutrisi tercukupi, mereka bisa belajar lebih optimal, berprestasi, dan jadi bagian dari generasi emas Nusantara.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'