Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Pembangunan Bendungan Lawe Lawe Senilai Rp200 Miliar Kembali Diusulkan untuk Kebutuhan Air Bersih di PPU dan Dukungan Infrastruktur IKN

Rizkiyan Akbar • Rabu, 1 Oktober 2025 | 08:22 WIB

Asisten II Sekretariat Daerah PPU, Sodikin, saat diwawancarai di ruang kerjanya terkait usulan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe.
Asisten II Sekretariat Daerah PPU, Sodikin, saat diwawancarai di ruang kerjanya terkait usulan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe.

Balikpapan TV - Hai Cess! Rencana pembangunan Bendungan Lawe Lawe di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya kembali masuk daftar usulan ke pemerintah pusat.

Proyek strategis yang sempat terhenti ini diharapkan bisa terealisasi tahun depan dengan kebutuhan dana sekitar Rp200 miliar.

Bendungan yang sempat mencapai 85 persen progres fisik pada 2017 ini digadang-gadang bakal jadi penopang kebutuhan air bersih di PPU sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Cess!

Harapan Besar untuk Air Bersih dan Ketahanan Daerah

Pemerintah daerah menegaskan kembali urgensi proyek Bendungan Lawe-Lawe. Infrastruktur ini dirancang untuk memasok air bersih dengan kapasitas aliran mencapai 500 liter per detik, jumlah yang vital untuk masyarakat dan kawasan berkembang.

“Kita sudah mengusulkan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe agar dapat dilanjutkan, dan saat ini masih menunggu realisasi dari pemerintah pusat,” ungkap Asisten II Sekretariat Daerah PPU, Sodikin. Harapannya, pemerintah pusat dapat mengakomodasi kebutuhan ini pada tahun anggaran 2026.

Baca Juga: Pembangunan Jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN Tersendat, Lahan 11 Hektare Jadi Fokus Pemerintah

Progres Terhenti, Kini Waktunya Bangkit Lagi

Bendungan ini sejatinya bukan proyek baru. Pada 2017, konstruksinya sudah hampir rampung, mencapai 85 persen. Sayangnya, keterbatasan anggaran bikin pembangunan terpaksa dihentikan di tengah jalan, Cess!

Kini, usulan kembali diajukan dengan optimisme baru. Pemerintah daerah menilai momentum ini penting, karena kebutuhan air bersih makin mendesak seiring pertumbuhan penduduk dan persiapan IKN.

Kunci Strategis untuk PPU dan IKN

Selain untuk kebutuhan domestik masyarakat, Bendungan Lawe-Lawe memiliki peran strategis mendukung pembangunan kawasan IKN. Air bersih menjadi tulang punggung peradaban baru, dan bendungan ini bisa menjadi solusi jangka panjang.

“Kami berharap tahun depan pembangunan ini bisa dimulai kembali, karena sangat vital untuk kebutuhan air bersih masyarakat dan mendukung pembangunan IKN,” lanjut Sodikin.

Menatap 2026, Infrastruktur Vital yang Ditunggu

Jika terealisasi pada 2026, bendungan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol ketahanan air di PPU. Dampaknya bisa dirasakan langsung oleh warga, dari rumah tangga hingga aktivitas ekonomi.

Dengan dukungan air bersih yang stabil, wilayah PPU diproyeksikan mampu berkembang lebih cepat, sekaligus memberikan kontribusi nyata pada infrastruktur penunjang Ibu Kota Nusantara. Harapan itu kini tinggal menunggu lampu hijau dari pusat.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#Pembangunan Bendungan Lawe Lawe #kebutuhan air bersih #infrastruktur #ppu #IKN