Durasi Baca: 5 menit
Ikhtisar: Mahulu mendorong ambulans terbang untuk mempercepat evakuasi pasien kritis karena akses darat dan sungai masih terkendala geografis.
Balikpapan TV – Hai Ces! Pembangunan RS Kelas C RSUD Gerbang Sehat Mahakam (GSM) menjadi langkah penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan di Mahakam Ulu.
Namun, rumah sakit saja belum sepenuhnya menjawab persoalan. Tantangan geografis dan konektivitas antarwilayah membuat kecepatan pasien mencapai fasilitas kesehatan masih menjadi persoalan serius.
Dalam kondisi darurat, waktu menjadi faktor penting. Terlebih bagi pasien yang membutuhkan rujukan segera ke fasilitas kesehatan dengan layanan lebih lengkap.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu mulai mendorong opsi ambulans terbang sebagai bagian dari sistem evakuasi medis darurat.
Ambulans Terbang Dibutuhkan Saat Jalur Darat dan Sungai Tak Bisa Dipakai
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan menyampaikan kebutuhan tersebut saat meninjau pembangunan RS Kelas C GSM di Ujoh Bilang.
Menurutnya, transportasi udara dapat menjadi alternatif ketika jalur darat maupun sungai menghadapi kendala.
Kutipan Komentar: “Harapan saya di kemudian hari Mahakam Ulu bisa mendapatkan ambulans terbang yang bisa kita gunakan,” tutur Angela.
Mahulu memiliki wilayah yang luas dengan sejumlah kampung yang berada jauh dari pusat pelayanan kesehatan.
Dalam kondisi tertentu, perjalanan menuju fasilitas kesehatan bisa terhambat oleh kondisi alam maupun cuaca. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri ketika pasien membutuhkan pertolongan medis secepat mungkin.
Kutipan Komentar: “Karena akses darat maupun akses air yang biasanya kita gunakan saat ini dalam kondisi tertentu tidak bisa dipakai sama sekali,” ungkapnya.
Baca Juga: RS GSM Dibangun, Mahulu Sekaligus Benahi Akses Rujukan Pasien Pedalaman
Jalan Long Pakaq-Tiong Ohang Masih Dihantam Longsor
Pemkab Mahulu sebenarnya terus berupaya memperbaiki konektivitas antarwilayah. Salah satu akses yang sedang diupayakan adalah jalur darat dari Long Pakaq menuju Tiong Ohang.
Tetapi, pembenahan jalur tersebut masih menghadapi persoalan di lapangan.
Sejumlah titik mengalami kerusakan berat hingga terputus akibat longsor. Kondisi ini menunjukkan bahwa akses transportasi di pedalaman tidak selalu dapat mengandalkan jalur darat.
Kutipan Komentar: “Kami mengusahakan akses darat dari Long Pakaq hingga Tiong Ohang, tetapi memang ada beberapa spot yang saat ini sudah longsor berat,” jelas Angela.
Kondisi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penguatan layanan kesehatan harus berjalan beriringan dengan pembangunan konektivitas.
Rumah sakit yang semakin baik tetap membutuhkan sistem rujukan yang mampu membawa pasien dari wilayah terpencil menuju fasilitas kesehatan secara cepat.
Pasien Kritis Tak Bisa Menunggu Lama
Kebutuhan ambulans terbang menjadi semakin penting untuk kondisi yang membutuhkan penanganan segera.
Kelompok pasien berisiko tinggi, seperti ibu hamil dengan kondisi tertentu maupun masyarakat dengan penyakit menahun yang membutuhkan rujukan, membutuhkan akses transportasi yang dapat diandalkan.
Jika perjalanan darat atau sungai terhambat, keterlambatan menuju fasilitas kesehatan bisa menjadi persoalan serius.
Karena itu, keberadaan ambulans terbang bukan sekadar soal menambah moda transportasi. Sarana tersebut dapat menjadi bagian dari sistem evakuasi medis untuk wilayah yang sulit dijangkau.
Mahulu Minta Perhatian Khusus untuk Wilayah 3T
Angela juga meminta perhatian lebih bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menurutnya, kondisi geografis Mahulu membuat kebutuhan pelayanan dasar di daerah pedalaman membutuhkan pendekatan yang lebih khusus.
Kutipan Komentar: “Kebutuhan kami adalah apa yang telah dicanangkan oleh Bapak Presiden. Kami yang berada di pedalaman, di perbatasan, di 3T, harus mendapatkan perhatian lebih dan perhatian khusus,” kata Angela.
Harapannya, keterbatasan jarak dan akses tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pertolongan medis.
Kutipan Komentar: “Sehingga tidak ada ibu hamil yang berisiko meninggal dunia maupun masyarakat dengan penyakit menahun yang membutuhkan rujukan segera tidak bisa mendapatkan pelayanan dengan baik,” pungkasnya.
Baca Juga: Beras 62 Ton untuk Mahulu, Pemprov Kaltim Siapkan Solusi Gudang hingga Cetak Sawah
RS GSM, Jalan, dan Ambulans Terbang Harus Terhubung
Pembangunan RS Kelas C GSM menjadi fondasi penting bagi peningkatan layanan kesehatan Mahulu. Namun, manfaat rumah sakit akan lebih maksimal jika dibarengi dengan sistem transportasi dan rujukan yang kuat.
Perbaikan jalan tetap diperlukan untuk memperlancar mobilitas masyarakat. Jalur sungai juga masih menjadi bagian penting dari konektivitas wilayah.
Sementara itu, ambulans terbang dapat menjadi opsi untuk kondisi darurat ketika kedua jalur tersebut tidak memungkinkan digunakan.
Bagi daerah dengan tantangan geografis seperti Mahulu, penguatan layanan kesehatan akhirnya bukan hanya soal membangun fasilitas medis, tetapi juga memastikan pasien bisa sampai ke fasilitas tersebut tepat waktu.
Poin Penting
-
Pemkab Mahulu mendorong penyediaan ambulans terbang.
-
Sarana tersebut ditujukan untuk mempercepat evakuasi medis darurat.
-
Jalur darat dan sungai masih menghadapi kendala geografis dan cuaca.
-
Akses Long Pakaq-Tiong Ohang masih memiliki sejumlah titik yang terdampak longsor.
-
RS Kelas C GSM perlu didukung sistem rujukan dan transportasi yang kuat.
-
Pemkab meminta perhatian khusus pemerintah pusat untuk wilayah 3T.
-
Pasien kritis, ibu hamil berisiko, dan penderita penyakit menahun menjadi kelompok yang membutuhkan rujukan cepat.
Insight Redaksi
Pembangunan rumah sakit di daerah pedalaman tidak berhenti pada gedung dan fasilitas medis. Akses menuju rumah sakit merupakan bagian dari keselamatan pasien.
Untuk Mahulu, ambulans terbang dapat menjadi salah satu opsi menghadapi kondisi ketika jalur darat dan sungai tidak dapat digunakan. Namun, solusi tersebut idealnya berjalan bersama perbaikan jalan, penguatan sistem rujukan, kesiapan tenaga medis, serta koordinasi antarfasilitas kesehatan.
Dengan begitu, pembangunan RS GSM bukan hanya menghadirkan rumah sakit baru, tetapi juga membentuk sistem pelayanan kesehatan yang lebih terhubung dari kampung hingga fasilitas rujukan.
Bagikan informasi ini ke keluarga dan bubuhan yang perlu tahu perkembangan layanan kesehatan Mahulu.
Ikuti info terbaru seputar Mahakam Ulu dan Kalimantan Timur hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa yang didorong Pemkab Mahulu?
Pemkab Mahulu mendorong tersedianya ambulans terbang untuk membantu evakuasi medis darurat.
2. Mengapa ambulans terbang dibutuhkan?
Karena kondisi tertentu dapat membuat akses darat maupun sungai tidak dapat digunakan, sementara pasien kritis membutuhkan penanganan cepat.
3. Bagaimana kondisi akses Long Pakaq-Tiong Ohang?
Pemkab sedang mengupayakan akses tersebut, tetapi terdapat sejumlah titik yang mengalami longsor berat.
4. Apakah pembangunan RS GSM sudah cukup mengatasi masalah kesehatan Mahulu?
Belum sepenuhnya. Rumah sakit perlu didukung konektivitas dan sistem rujukan agar masyarakat dari wilayah terpencil dapat mencapai fasilitas kesehatan.
5. Siapa yang membutuhkan evakuasi medis cepat?
Di antaranya pasien kritis, ibu hamil berisiko, serta masyarakat dengan penyakit menahun yang membutuhkan rujukan segera.
6. Apa tantangan utama layanan kesehatan di Mahulu?
Salah satunya adalah kondisi geografis dan keterbatasan akses transportasi antarwilayah.
Sumber Informasi: Media Kaltim Post, artikel "Tarung Nyawa di Pedalaman Kaltim, Mahulu Butuh Ambulans Terbang demi Pasien Kritis" karya Jody Kristianto, kemudian disusun ulang secara orisinal dengan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.
Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post