Durasi Baca: 5 menit
Ikhtisar: Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan mendampingi lima taruna asal Mahulu dalam kegiatan Penyerahan Taruna Jalur Kerja Sama Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2026/2027 di Sleman, Yogyakarta. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Mahulu menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pertanahan, terutama karena Mahulu hingga kini belum memiliki Kantor Pertanahan sendiri.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pertanahan. Upaya tersebut dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan di Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional atau STPN.
Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan secara langsung mendampingi lima taruna asal Mahulu dalam kegiatan Penyerahan Taruna Jalur Kerja Sama Politeknik Agraria STPN Tahun Akademik 2026/2027 di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.
Lima Taruna Asal Mahulu Mulai Menempuh Pendidikan
Lima taruna tersebut terdiri atas dua laki-laki dan tiga perempuan. Mereka menjadi bagian dari 345 mahasiswa baru Politeknik Agraria STPN untuk tahun akademik 2026/2027.
Kelima taruna sebelumnya telah melewati proses seleksi dan ujian sebelum mendapatkan kesempatan mengikuti pendidikan melalui jalur kerja sama.
Bagi Pemerintah Kabupaten Mahulu, keberadaan lima taruna tersebut bukan sekadar kesempatan untuk memperoleh pendidikan tinggi. Mereka dipersiapkan menjadi bagian dari sumber daya manusia yang nantinya dapat mendukung kebutuhan daerah, khususnya dalam bidang pertanahan.
Baca Juga: Sah KUA-PPAS APBD 2027 Mahulu Rp 1,4 Triliun Prioritaskan Layanan Publik dan Infrastruktur
Bupati Tekankan Tanggung Jawab Bawa Nama Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Angela memberikan apresiasi kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional serta Politeknik Agraria STPN yang telah membuka kesempatan bagi putra-putri Mahulu untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur kerja sama.
Angela juga mengingatkan kelima taruna agar tidak melihat kesempatan tersebut hanya sebagai keberhasilan pribadi.
Menurutnya, pendidikan yang mereka jalani juga membawa tanggung jawab untuk menjaga nama baik keluarga dan Kabupaten Mahakam Ulu.
Karena itu, para taruna diminta belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan, serta memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik mungkin.
Mahulu Belum Memiliki Kantor Pertanahan Sendiri
Kebutuhan SDM pertanahan dinilai penting bagi Mahakam Ulu karena hingga saat ini kabupaten tersebut belum memiliki Kantor Pertanahan sendiri.
Pelayanan pertanahan di Mahulu masih bergantung pada Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Barat. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Pemkab Mahulu berharap ke depan daerah tersebut dapat memiliki Kantor Pertanahan sendiri sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan lebih dekat, mudah, dan cepat.
Pendidikan Jadi Investasi SDM Daerah
Pengiriman putra-putri Mahulu untuk menempuh pendidikan di bidang pertanahan menjadi salah satu bentuk investasi sumber daya manusia.
Dalam pertemuan bersama pihak Politeknik Agraria STPN, Pemkab Mahulu juga membahas kebutuhan tenaga aparatur di bidang pertanahan.
Penyiapan tenaga yang memiliki kompetensi di bidang tersebut diharapkan dapat membantu daerah meningkatkan kapasitas pelayanan pertanahan pada masa mendatang.
Dengan begitu, pendidikan kelima taruna tidak hanya dipandang sebagai program pendidikan, tetapi juga bagian dari persiapan kebutuhan aparatur daerah.
Kelima Taruna Dititipkan untuk Dibina
Bupati Angela juga menitipkan kelima taruna kepada pimpinan dan jajaran Politeknik Agraria STPN.
Ia berharap mereka mendapatkan pendidikan, pembinaan, dan pendampingan yang baik selama menjalani perkuliahan.
Para taruna diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga menjadi tenaga yang kompeten, berintegritas, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian ketika nantinya kembali ke daerah.
Angela bahkan menyampaikan keyakinannya bahwa kelima putra-putri Mahulu tersebut mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali memberikan kontribusi untuk daerah.
Baca Juga: Operasi Pasar Murah Mahulu Digelar, Pasokan Sembako 97 Ton Tembus 4 Kecamatan
Pemkab Berharap Mereka Kembali ke Mahulu
Harapan agar para taruna kembali ke Mahulu menjadi bagian penting dari program tersebut.
Dengan bekal pendidikan di bidang pertanahan, mereka diharapkan dapat berkontribusi terhadap kebutuhan daerah ketika telah menyelesaikan pendidikan.
Terlebih, kebutuhan pelayanan pertanahan di Mahulu masih menjadi tantangan karena daerah tersebut belum memiliki Kantor Pertanahan sendiri.
Penyiapan SDM sejak sekarang diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kapasitas daerah di bidang tersebut.
Poin Penting
- Bupati Mahulu Angela Idang Belawan mendampingi lima taruna asal Mahulu di Politeknik Agraria STPN.
- Kegiatan berlangsung di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 21 Agustus 2026.
- Lima taruna terdiri atas dua laki-laki dan tiga perempuan.
- Mereka merupakan bagian dari 345 mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
- Mahulu belum memiliki Kantor Pertanahan sendiri.
- Pelayanan pertanahan Mahulu masih bergantung pada Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Barat.
- Pemkab Mahulu menilai SDM pertanahan penting untuk mendukung pelayanan di masa depan.
- Bupati meminta para taruna belajar disiplin dan menjaga nama baik daerah.
Insight Redaksi
Program pendidikan bagi lima taruna asal Mahulu menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia.
Kebutuhan tenaga yang memahami bidang pertanahan menjadi semakin penting bagi Mahulu, terutama dengan kondisi pelayanan pertanahan yang saat ini masih bergantung pada daerah lain.
Karena itu, investasi pendidikan seperti ini dapat menjadi langkah jangka panjang. Para taruna tidak hanya diharapkan menyelesaikan pendidikan, tetapi juga membawa kompetensi tersebut kembali untuk mendukung pelayanan dan pembangunan di Mahakam Ulu.
FAQ
1. Siapa yang mendampingi lima taruna asal Mahulu?
Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan mendampingi kelima taruna dalam kegiatan penyerahan taruna di Politeknik Agraria STPN.
2. Di mana kelima taruna tersebut menempuh pendidikan?
Mereka menempuh pendidikan di Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional atau STPN di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
3. Berapa jumlah taruna asal Mahulu?
Ada lima taruna asal Mahulu, terdiri atas dua laki-laki dan tiga perempuan.
4. Mengapa Mahulu membutuhkan SDM di bidang pertanahan?
Mahulu hingga kini belum memiliki Kantor Pertanahan sendiri sehingga pelayanan pertanahan masih bergantung pada Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Barat.
5. Apa harapan Pemkab Mahulu terhadap para taruna?
Pemkab berharap mereka menyelesaikan pendidikan dengan baik, memiliki kompetensi dan integritas, kemudian dapat kembali serta berkontribusi bagi Kabupaten Mahakam Ulu.
Sumber Informasi: Media Kaltim Post, artikel "Siapkan SDM Pertanahan, Bupati Mahulu Dampingi Lima Taruna Asal Mahulu di Politeknik Agraria STPN" karya ADV, kemudian disusun ulang secara orisinal dengan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.
Sumber : Kaltim Post