Titik Rawan Laka Mahulu Kasat Lantas Soroti LPJU Minim dan Rambu Tertutup Pohon

Riafandi • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:45 WIB
Satlantas Polres Mahulu menyoroti minimnya LPJU dan rambu lalu lintas yang tertutup dahan pohon di sejumlah titik rawan kecelakaan. (BTV/AI)
Satlantas Polres Mahulu menyoroti minimnya LPJU dan rambu lalu lintas yang tertutup dahan pohon di sejumlah titik rawan kecelakaan. (BTV/AI)

Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mahakam Ulu (Mahulu) menyoroti masih minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) serta banyaknya rambu lalu lintas yang tertutup dahan pohon di sejumlah titik rawan kecelakaan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kondisi keselamatan berkendara di wilayah perbatasan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi perhatian serius jajaran kepolisian daerah setempat. Satuan Lalu Lintas Polres Mahulu menyoroti minimnya ketersediaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) serta kondisi rambu lalu lintas yang terhalang dahan dan rimbunan pohon di sepanjang jalur rawan.

Faktor visibilitas pengemudi yang terbatas, terutama saat malam hari atau ketika melintasi jalur berbelok dan terjal, dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Penanganan lintas instansi menjadi hal mendesak agar keselamatan para pengguna jalan dapat terjamin secara optimal.

Mengapa Ketersediaan LPJU Sangat Minim di Titik Rawan Mahulu?

Kondisi geografis Kabupaten Mahakam Ulu yang didominasi kawasan perbukitan, pemukiman terpencil, serta akses jalan antarkampung yang masih dalam tahap pembangunan menjadi salah satu penyebab utama belum meratanya penerangan jalan. Pada beberapa ruas jalan utama, kondisi jalan yang gelap gulita di malam hari memaksa pengemudi hanya mengandalkan lampu utama kendaraan.

Kasat Lantas Polres Mahulu menegaskan bahwa ketersediaan LPJU di titik-titik rawan seperti tikungan tajam, tanjakan terjal, dan area rawan longsor sangat krusial. Tanpa adanya lampu penerangan yang memadai, pengemudi kerap kesulitan mengantisipasi kondisi jalan yang berlubang atau adanya rintangan mendadak di depan.

Kondisi ini semakin diperparah apabila cuaca buruk atau hujan deras melanda. Jarak pandang pengemudi yang merosot tajam meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan tunggal maupun tabrakan antar-kendaraan di jalur darat Mahulu.

Baca Juga: Rumah Makin Berkelas! 6 Inspirasi Home Decor Glamor dengan Sentuhan Marmer dan Aksen Metalik

Bahaya Rambu Lalu Lintas yang Terhalang Rimbunan Pohon

Selain masalah kegelapan di malam hari, temuan di lapangan menunjukkan bahwa banyak papan petunjuk arah dan rambu peringatan lalu lintas di sepanjang jalur utama Mahulu yang tertutup oleh dahan serta daun pohon liar. Akibatnya, keberadaan rambu keselamatan tersebut tidak terlihat oleh para pengendara yang melintas.

Rambu peringatan seperti tanda tikungan tajam, jalur rawan longsor, atau batas kecepatan menjadi tidak berfungsi efektif jika tertutup vegetasi. Pengendara yang belum familiar dengan medan jalan Mahulu berisiko melaju tanpa menguraikan kecepatan sebelum memasuki area berbahaya.

Pihak Satlantas telah mendata sejumlah titik lokasinya dan mendorong dinas terkait untuk segera melakukan pemangkasan dahan pohon (tebas bayang) secara berkala agar fungsi rambu dapat kembali terlihat jelas oleh pengguna jalan.

Bagaimana Sinergi Satlantas dan Dinas Terkait untuk Solusi di Lapangan?

Guna mengatasi ancaman keselamatan berkendara tersebut, Satlantas Polres Mahulu berkoordinasi aktif dengan Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mahakam Ulu. Sinergi ini mencakup pengusulan penambahan unit LPJU baru di titik-titik prioritas kecelakaan.

Pembersihan vegetasi di bahu jalan juga memerlukan penanganan teknis berkelanjutan dari pihak pengelola jalan agar pandangan pengemudi di area tikungan tidak terhalang (blind spot). Penataan tata ruang jalan ini diharapkan mampu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di kawasan perbatasan secara signifikan.

Di sisi lain, jajaran kepolisian juga menggencarkan patroli rutin di jam-jam rawan serta memberikan imbauan langsung kepada para sopir travel dan masyarakat lokal agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur yang minim penerangan.

Imbauan Keselamatan Bagi Pengendara yang Melintas di Mahulu

Menghadapi keterbatasan sarana prasarana jalan yang ada saat ini, Kasat Lantas Mahulu meminta seluruh masyarakat pengguna jalan untuk senantiasa memeriksa kondisi kelayakan kendaraan sebelum bepergian. Memastikan sistem pengereman dan penerangan utama kendaraan berfungsi sempurna adalah syarat mutlak.

Para pengendara diimbau untuk tidak memaksakan kecepatan tinggi saat melintasi jalur darat Mahulu, terutama pada sore hingga malam hari. Menjaga jarak aman antar-kendaraan serta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk menjadi langkah preventif yang sangat dianjurkan.

Kerjasama dan kesadaran dari para pengemudi menjadi benteng utama dalam menekan angka fatalitas kecelakaan selagi proses pembenahan infrastruktur penerangan dan rambu jalan terus diupayakan oleh pemerintah daerah.

Baca Juga: 6 Kesalahan Merawat Mesin Motor yang Sering Dilakukan Pemilik Tanpa Disadari

Poin Penting

Insight Redaksi

Peringatan dari Kasat Lantas Mahulu ini harus segera ditanggapi cepat oleh instansi terkait. Jalur darat Mahulu itu sudah terkenal lekukan dan tanjakannya ekstrem, lamun ditambah gelap dan rambunya tertutup pohon, risiko lakanya jelas makin tinggi. Tindakan tebas bayang pohon terhalang rambu dan pemasangan penerangan jalan mesti dikerjakan secepatnya demi keselamatan warga!

Bantu ingatkan kerabat ikam yang sering melintasi jalur darat Mahulu agar selalu waspada dan cek penerangan kendaraan!

Bagikan informasi ini ke grup kawalan ikam supaya makin banyak pengendara yang peduli keselamatan di jalan!

Biar perjalanan kita selalu aman dan selamat sampai tujuan, utamakan keselamatan berkendara dan pantau berita terupdate Kaltim hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa masalah utama lalu lintas yang disoroti oleh Kasat Lantas Polres Mahulu?

Masalah utamanya adalah minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di titik rawan serta banyaknya rambu lalu lintas yang tertutup oleh dahan dan rimbunan pohon.

2. Mengapa kondisi rambu yang tertutup pohon sangat berbahaya bagi pengemudi?

Rambu yang terhalang vegetasi membuat pengendara tidak dapat melihat peringatan jalan seperti tikungan tajam atau area rawan longsor, sehingga berpotensi memicu kecelakaan.

3. Apa langkah yang dilakukan Satlantas Mahulu untuk mengatasi masalah ini?

Satlantas melakukan pendataan titik rawan, berkoordinasi dengan Dishub dan PU untuk pemangkasan pohon serta pengusulan titik LPJU baru, serta menggencarkan patroli imbauan.

4. Daerah mana saja yang rentan mengalami kecelakaan akibat minimnya penerangan di Mahulu?

Area yang paling rentan meliputi jalur antarkampung, kawasan perbukitan dengan tikungan tajam, serta area tepi tebing yang minim lampu jalan.

5. Apa pesan keselamatan dari kepolisian untuk para pengendara yang melintas di Mahulu?

Pengendara diminta memastikan lampu kendaraan berfungsi baik, mengontrol kecepatan, tidak memaksakan diri saat mengantuk, serta ekstra hati-hati di area gelap.

Sumber Informasi: Media Kaltim Post, artikel "Kasat Lantas Mahulu Soroti Minimnya LPJU dan Rambu Tertutup Pohon di Titik Rawan" karya Jody Kristianto, kemudian disusun ulang secara orisinal dengan gaya jurnalistik Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Kaltim Post
Satlantas Mahulu LPJU Mahulu Mahakam Ulu kecelakaan lalu lintas Polres Mahulu