Dishub Mahulu Dorong Pelajar Jadi Duta Keselamatan Lalu Lintas

Ahla Najwa • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:38 WIB
Kadishub FX Lawing menyerahkan penghargaan Dishub Mahulu sebagai Pembina Terbaik 3 kepada Angela Idang Belawan (DOK. JODY KRISTIANTO/KP)
Kadishub FX Lawing menyerahkan penghargaan Dishub Mahulu sebagai Pembina Terbaik 3 kepada Angela Idang Belawan (DOK. JODY KRISTIANTO/KP)

Durasi Baca: 4 menit

Ikhtisar: Dishub Mahulu memperkuat edukasi keselamatan lalu lintas melalui program Pelajar Pelopor hingga PAUD dan TK.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Dinas Perhubungan Mahakam Ulu mendorong pelajar menjadi duta keselamatan lalu lintas melalui program Pelajar Pelopor yang digelar berjenjang hingga tingkat nasional.

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

Kepala Dishub Mahulu Fransiskus Xaverius Lawing mengatakan program Pelajar Pelopor dilaksanakan setiap tahun.

Tahapannya dimulai dari seleksi tingkat kabupaten, kemudian peserta terpilih mengikuti seleksi tingkat provinsi hingga berkesempatan melaju ke tingkat nasional.

Apa Itu Program Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas?

Program Pelajar Pelopor merupakan program pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar.

Materi yang diberikan tidak hanya berisi aturan berkendara dan berlalu lintas. Lebih dari itu, pelajar diarahkan memahami pentingnya membangun kesadaran serta jiwa keselamatan ketika beraktivitas di jalan.

Fransiskus Xaverius Lawing mengatakan pembentukan budaya keselamatan perlu dimulai sejak usia sekolah.

“Pelajar pelopor adalah program yang dibuat pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, sebagai salah satu edukasi bagi pelajar supaya mereka memahami pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Menurutnya, tingkat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Mahulu memang belum tergolong tinggi. Namun, kondisi tersebut bukan alasan untuk mengurangi edukasi keselamatan.

Justru, pencegahan sejak dini dinilai penting agar kesadaran tertib berlalu lintas terbentuk sebelum pelajar menghadapi risiko di jalan.

Baca Juga: Sungai Mahakam Surut, Pasokan BBM RS Nawacita Datah Dave Sempat Terkendala

Pelajar Terpilih Akan Jadi Duta Keselamatan

Dishub Mahulu tidak ingin program tersebut berhenti pada kegiatan seleksi atau kompetisi semata. Pelajar yang terpilih diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus menyampaikan kembali pengetahuan keselamatan kepada teman-temannya.

Mereka diposisikan sebagai duta keselamatan di lingkungan sekolah maupun dalam lingkup masyarakat.

“Pelajar yang dikirim itu akan dijadikan duta pelopor bagi teman-temannya di sekolah, di kabupaten, dan lainnya,” jelas Lawing.

Peran tersebut membuat peserta tidak hanya dituntut memahami materi keselamatan. Mereka juga diharapkan mampu mengajak teman sebaya membangun kebiasaan tertib ketika menggunakan jalan.

Pendekatan melalui teman sebaya dinilai dapat membantu pesan keselamatan lebih mudah diterima dalam lingkungan pelajar.

Dengan begitu, edukasi tidak hanya datang dari guru atau pemerintah, tetapi juga berkembang melalui interaksi antarpelajar.

Sepeda Listrik Juga Jadi Perhatian Dishub Mahulu

Perkembangan penggunaan sepeda listrik di kalangan pelajar turut menjadi perhatian Dishub Mahulu.

Menurut Lawing, pelajar perlu memahami aturan mengenai kawasan yang dapat digunakan untuk mengoperasikan sepeda listrik.

Pemahaman tersebut penting terutama ketika kendaraan digunakan di kawasan jalan raya yang memiliki lalu lintas kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi.

Pelajar perlu mengetahui lokasi yang aman serta kawasan yang tidak diperuntukkan bagi penggunaan sepeda listrik.

“Bagaimana mereka menggunakan sepeda listrik itu, daerah-daerah atau kawasan mana saja yang mereka tidak boleh untuk jalan raya yang untuk kendaraan yang laju,” ujarnya.

Edukasi mengenai sepeda listrik menjadi bagian dari tantangan keselamatan lalu lintas yang terus berkembang.

Karena itu, materi keselamatan tidak hanya berkaitan dengan sepeda motor atau kendaraan bermesin pembakaran.

Jenis kendaraan baru yang semakin mudah digunakan masyarakat juga membutuhkan pemahaman mengenai aturan dan aspek keselamatan.

Baca Juga: BBM Langka di Long Apari, Polisi Turun Amankan Antrean Warga

Dishub Mahulu Mulai Edukasi Keselamatan Sejak PAUD

Dishub Mahulu juga ingin memperluas edukasi keselamatan lalu lintas hingga anak-anak usia dini. Sosialisasi tidak hanya menyasar siswa sekolah dasar maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Anak-anak PAUD dan TK juga akan menjadi sasaran edukasi keselamatan lalu lintas. Lawing mengatakan program sosialisasi untuk PAUD segera dilaksanakan.

“Sejak dini, dari mereka TK, kita ada sosialisasinya. Tidak lama lagi kami akan melakukan program sosialisasi untuk PAUD,” katanya.

Pendekatan sejak usia dini diharapkan membuat anak mengenal konsep dasar keselamatan ketika berada di jalan.

Misalnya, memahami pentingnya berhati-hati ketika menyeberang, mengenali lingkungan jalan, serta mengikuti arahan orang dewasa.

Pembiasaan tersebut dapat menjadi fondasi sebelum anak nantinya tumbuh menjadi pengguna jalan yang lebih aktif.

Apa Prestasi Pelajar Pelopor Mahulu Tahun Ini?

Keikutsertaan tahun ini menjadi momentum khusus bagi Mahulu karena merupakan kali pertama daerah tersebut mengikuti program Pelajar Pelopor.

Meski berasal dari wilayah perbatasan dengan berbagai keterbatasan, pelajar Mahulu mampu menunjukkan kemampuan untuk bersaing. Lawing mengaku bangga melihat keberanian dan inovasi yang ditunjukkan para pelajar.

Ia meminta para peserta tidak minder hanya karena berasal dari daerah.

“Saya selalu mengatakan kepada para pelajar, jangan pernah berkecil hati kita dari daerah, dari perbatasan atau daerah yang belum maju,” katanya.

Capaian tersebut semakin membanggakan setelah salah satu pelajar Mahulu berhasil terpilih dalam kategori inspirasi pada ajang tersebut.

Prestasi itu menunjukkan bahwa keterbatasan wilayah tidak menjadi penghalang bagi pelajar untuk berprestasi.

Bagi Dishub Mahulu, pencapaian tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat pembinaan keselamatan lalu lintas di daerah.

Dishub Mahulu Masuk Tiga Terbaik Tingkat Provinsi

Tidak hanya pelajarnya, Dishub Mahulu juga mencatat capaian dalam kategori dinas pembinaan. Dalam keikutsertaan pertamanya, Dishub Mahulu berhasil masuk tiga terbaik tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus mengembangkan program keselamatan lalu lintas. Dishub tidak ingin kegiatan hanya menghasilkan prestasi sesaat.

Program tersebut diarahkan menjadi bagian dari edukasi berkelanjutan yang menjangkau berbagai kelompok usia.

Mulai dari anak usia dini, pelajar sekolah, hingga masyarakat umum.

“Intinya adalah bagaimana menyuarakan tentang keselamatan berlalu lintas, baik dari sisi anak usia dini, sekolah, bahkan masyarakat,” pungkas Lawing.

Baca Juga: Mahulu Dorong Kerukunan Umat untuk Menjaga Stabilitas Pembangunan Wilayah Perbatasan

Poin Penting:

Insight Redaksi

Keselamatan lalu lintas tidak cukup hanya mengandalkan aturan dan pengawasan ketika pelanggaran sudah terjadi. Mahulu memilih pendekatan edukatif dengan menjadikan pelajar sebagai bagian dari gerakan keselamatan. Langkah ini menarik karena pesan keselamatan dapat bergerak dari sekolah menuju keluarga dan lingkungan masyarakat. Ketika pelajar memahami risikonya sejak dini, budaya tertib berlalu lintas berpeluang tumbuh lebih kuat dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelajar bukan hanya generasi pengguna jalan berikutnya, Ces. Mereka juga bisa menjadi pengingat keselamatan bagi keluarga dan teman-temannya mulai dari lingkungan sekolah.

Bagikan informasi ini kepada bubuhan ikam agar semakin banyak pelajar memahami pentingnya tertib dan aman saat berlalu lintas.

FAQ

1. Apa tujuan program Pelajar Pelopor Mahulu?

Program tersebut bertujuan memberikan edukasi keselamatan lalu lintas sekaligus membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.

2. Siapa yang menjadi duta keselamatan?

Pelajar yang terpilih dalam program Pelajar Pelopor diharapkan menjadi duta yang menyampaikan edukasi keselamatan kepada teman sebaya dan lingkungan sekolah.

3. Apakah sepeda listrik masuk materi edukasi?

Ya. Dishub Mahulu memberikan pemahaman mengenai penggunaan sepeda listrik, termasuk kawasan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan untuk penggunaannya.

4. Apakah edukasi hanya untuk pelajar sekolah?

Tidak. Dishub Mahulu juga menyiapkan sosialisasi keselamatan lalu lintas untuk anak usia dini, termasuk PAUD dan TK.

5. Apa prestasi Mahulu dalam program tahun ini?

Salah satu pelajar Mahulu berhasil terpilih dalam kategori inspirasi. Sementara Dishub Mahulu masuk tiga terbaik tingkat provinsi dalam kategori dinas pembinaan.

Sumber Informasi

Artikel ini disusun berdasarkan laporan KALTIMPOST.ID berjudul “Dishub Mahulu Cetak Duta Keselamatan, Pelajar Pelopor Siap Edukasi Teman Sebaya” yang ditulis oleh Jody Kristianto.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Pelajar Pelopor Mahulu Dishub Mahulu keselamatan lalu lintas