Urap Pakis atau Paku, Olahan Daun Hutan yang Segar dengan Kelapa Berbumbu

Nasya Syafira • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 12:36 WIB
Urap pakis dengan pucuk daun muda, kelapa berbumbu, dan tauge tersaji dalam piring tradisional
Urap pakis dengan pucuk daun muda, kelapa berbumbu, dan tauge tersaji dalam piring tradisional

Durasi Baca: 5 menit

Ikhtisar: Urap pakis memadukan pucuk daun pakis muda dengan kelapa berbumbu, menciptakan sajian sederhana yang segar dan gurih.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Urap pakis atau paku merupakan olahan sayuran yang memanfaatkan pucuk pakis muda dengan kelapa berbumbu, termasuk sajian yang dikenal di sejumlah daerah Kalimantan.

Daun pakis yang masih muda memberi tekstur khas, sedangkan kelapa berbumbu membuat rasanya lebih gurih dan aromatik. Dari bahan sederhana, sepiring sayur bisa terasa lebih berkarakter.

Pucuk Pakis Bukan Sekadar Sayuran Biasa

Pakis atau paku merupakan sebutan yang digunakan untuk sayuran dari tumbuhan paku di sejumlah wilayah. Di Kalimantan, pucuknya telah dimanfaatkan dalam berbagai olahan rumahan.

Pengolahannya cukup beragam. Pakis dapat dimasak sebagai tumisan, gulai, sayur bersantan, hingga dicampurkan dengan kelapa berbumbu seperti urap.

Urap sendiri menarik karena sayuran tidak menjadi satu-satunya sumber rasa. Kelapa parut berbumbu menjadi pasangan utama yang memberikan gurih, pedas, dan aroma rempah.

Baca Juga: Pisang Gapit Khas Kalimantan Timur, Camilan Legit yang Sederhana tapi Bikin Nagih

Resep Urap Pakis yang Sederhana

Untuk versi rumahan, bahan yang digunakan dapat disesuaikan dengan ketersediaan di dapur. Salah satu resep urap pakis dari Kotabaru menggunakan pakis, tauge pendek, kelapa parut, bawang, kencur, daun jeruk, gula merah, dan cabai.

Bahan:

Cara membuat:

  1. Bersihkan pucuk pakis dan tauge, lalu tiriskan.

  2. Rebus pakis dan tauge sebentar dalam air mendidih.

  3. Angkat dan tiriskan sampai airnya berkurang.

  4. Haluskan bawang, kencur, cabai, garam, dan gula merah.

  5. Campurkan bumbu dengan kelapa parut dan daun jeruk.

  6. Masak sebentar campuran kelapa berbumbu hingga matang.

  7. Campurkan kelapa berbumbu dengan pakis dan tauge saat akan disajikan.

Teknik Memasak Pakis Menentukan Teksturnya

Pucuk pakis sebaiknya dipilih yang masih muda karena bagian tersebut lebih sesuai untuk olahan sayur. Teknik perebusan juga berpengaruh terhadap tekstur akhir.

Untuk urap, pakis cukup direbus sebentar kemudian ditiriskan. Cara ini membantu mempertahankan tekstur sayuran sehingga tidak terlalu lembek ketika bercampur dengan kelapa berbumbu.

Kelapa berbumbu juga dapat dimasak sebentar sebelum dicampurkan. Pada salah satu resep urap pakis, kelapa yang telah diberi bumbu disangrai singkat agar lebih tahan sebelum disajikan.

Gurih Kelapa Bertemu Segarnya Pakis

Rasa urap pakis bertumpu pada keseimbangan antara sayuran dan bumbu kelapa. Pakis memberikan karakter sayuran, sementara kelapa membawa rasa gurih dan aroma rempah.

Kencur menjadi salah satu unsur yang membuat bumbu terasa lebih khas. Cabai dapat disesuaikan sehingga rasa pedas tidak menutupi karakter pakis.

Tauge juga bisa ditambahkan untuk memberikan tekstur berbeda. Namun, pakis tetap menjadi bahan utama yang membedakan sajian ini dari urap sayuran pada umumnya.

Baca Juga: Lapis Salju Pontianak, Perpaduan Lapis Legit dan Lapisan Lembut yang Cocok Jadi Oleh-Oleh

Urap Pakis Bisa Disajikan dengan Apa?

Urap pakis cocok ditempatkan sebagai sayuran pendamping nasi bersama lauk sederhana. Tekstur sayurnya membuat hidangan terasa lebih lengkap tanpa membutuhkan banyak bahan tambahan.

Dalam tradisi kuliner berbasis bahan lokal, pemanfaatan tumbuhan yang tersedia di sekitar tempat tinggal juga menjadi bagian dari pengetahuan pangan masyarakat. Kajian WWF Indonesia mengenai pangan dan keanekaragaman hayati di Kalimantan menunjukkan bagaimana bahan dari hutan, ladang, dan lingkungan sekitar dimanfaatkan dalam kuliner masyarakat.

Karena itu, urap pakis menarik bukan hanya dari rasa. Sajian ini memperlihatkan bagaimana bahan yang sederhana dapat masuk ke dalam kebiasaan makan sehari-hari.

Poin Penting

Insight Redaksi

Urap pakis memperlihatkan satu hal sederhana: bahan yang tumbuh di sekitar lingkungan bisa menjadi bagian dari identitas meja makan. Di Kalimantan, olahan pakis hadir dalam banyak bentuk. Jadi, kalau ada pucuk paku muda, jangan buru-buru dianggap cuma daun liar—bisa jadi lauk yang pas di rumah.

Kalau ingin mencoba, sajikan urap pakis bersama nasi hangat dan lauk sederhana supaya rasa kelapa berbumbu tetap menjadi pendamping, bukan sekadar tambahan.

Kalau artikel ini berguna, bagikan ke keluarga atau kawan yang suka mencoba olahan sayuran tradisional dari Kalimantan.

Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa, terus temani cerita kuliner lokal yang dekat dengan keseharian.

FAQ

1. Apa itu urap pakis atau paku?

Urap pakis adalah olahan pucuk pakis muda yang dicampur dengan kelapa parut berbumbu.

2. Bagian pakis mana yang digunakan?

Umumnya bagian pucuk atau daun pakis yang masih muda digunakan sebagai sayuran.

3. Apakah urap pakis harus menggunakan tauge?

Tidak. Tauge merupakan bahan tambahan yang dapat digunakan untuk memberikan tekstur berbeda.

4. Mengapa pakis direbus terlebih dahulu?

Perebusan membantu melunakkan sayuran sebelum dicampurkan dengan bumbu kelapa.

5. Apa bumbu yang membuat urap pakis terasa khas?

Kencur, bawang, cabai, gula, garam, dan kelapa parut menjadi kombinasi utama dalam salah satu resep urap pakis dari Kotabaru.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Kuliner Kalimantan urap pakis sayur paku Kuliner Tradisional